Apa saja yang menyebabkan gigi berlubang ?

gigi_berlubang

(Hana Attaumi) #1

gigi berlubang

Gigi berlubang merupakan musuh utama dalamkesehatan gigi. Apa saja yang dapat menyebabkan gigi menjadi berlubang ?


(Ayana Nataniya) #2

Gigi berlubang merupakan penyakit yang sering diabaikan namun menjadi sangat mengganggu bila sudah sampai pada tahap yang parah, dimana rasa sakit yang ditimbulkan dapat menghambat aktivitas sehari-hari dan terkadang biaya perawatannya tidak murah. Penyakit karies gigi atau gigi berlubang,merupakan penyakit yang banyak dialami orang dari berbagai macam usia dan lapisan masyarakat. Dalam terjadinya proses kerusakan pada karies gigi ada 4 faktor yang saling berkaitan, apabila salah satu faktor tersebut tidak ada maka karies tidak dapat terjadi.

  • Beberapa hal pada gigi seperti bentuk, ukuran, struktur, lapisan email, kristalografis dan faktor kimia dihubungkan dengan gigi sebagai host yang merupakan salah satu faktor timbulnya proses karies. Gigi belakang mempunyai bagian kunyah yang memiliki lebih banyak lekukan (pit dan fissure) dibanding gigi depan sehingga gigi belakang mempunyai resiko lebih besar mengalami karies. Gigi susu lebih mudah terkena karies dibandingkan gigi tetap karena struktur emailnya yang terdiri dari lebih banyak bahan organik dan lebih sedikit bahan mineral.

  • Penyakit karies merupakan suatu penyakit yang bersifat kronis. Proses terjadinya lubang atau kavitas pada gigi memerlukan waktu dalam perkembangan dari suatu kerusakan lapisan gigi menjadi lubang cukup bervariasi kedalaman dan besarnya, waktu yang dibutuhkan berkisar dari beberapa bulan sampai tahun.

  • Bakteri merupakan mikroorganisme yang mempunyai peranan dalam terjadinya kerusakan lapisan gigi pada proses karies. Jenis bakterinya adalah Streptococcus Mutans dan streptococcus sobrinus. Bakteri berkumpul pada permukaan gigi dalam plak dan menghasilkan asam dari metabolismenya yang menimbulkan proses demineralisasi lapisan gigi.


(Arvind Zahair Akalanka) #3

Terdapat empat hal utama yang berpengaruh pada karies gigi atau gigi berlubang, yaitu : permukaan gigi, bakteri kariogenik (penyebab karies), karbohidrat yang difermentasikan, dan waktu (Soames, and Southam, 1993).

Untuk terbentuknya karies gigi dibutuhkan 4 faktor yang terjadi secara bersamaan. Keempat faktor tersebut adalah gigi sebagai tuan rumah (host), substrat seperti makanan, plak atau kuman dan waktu.

Gigi yang emailnya tidak kuat akan mudah terserang karies, makanan yang lengket dan manis juga memperbesar kemungkinan terjadinya karies. Plak yang tidak dibersihkan akan menjadi bahan makanan bagi kuman-kuman yang nantinya kuman-kuman tersebut akan menghasilkan asam. Asam inilah yang akan menyebabkan terjadinya demineralisasi gigi sehingga lama kelamaan email gigi akan hancur (Maulani, 2005). Selain itu menurut Kidd & Bechal (1992) bentuk morfologi gigi juga mempengaruhi terjadinya karies. Permukaan gigi yang mudah untuk perlekatan plak sangat memungkinkan untuk terjadinya karies.

Mikroorganisme

Mikroorganisme sangat berperan menyebabkan karies. Streptococcus mutcins dan Lactobacillus merupakan 2 dari 500 bakteri yang terdapat pada plak gigi dan merupakan bakteri utama penyebab terjadinya karies. Plak adalah suatu massa padat yang merupakan kumpulan bakteri yang tidak terkalsifikasi, melekat erat pada permukaan gigi, tahan terhadap pelepasan dengan berkumur atau gerakan fisiologis jaringan lunak.’ Plak akan terbentuk pada semua permukaan gigi dan tambalan, perkembangannya paling baik pada daerah yang sulit untuk dibersihkan, seperti daerah tepi gingival, pada permukaan proksimal, dan di dalam fisur.

Bakteri yang kariogenik tersebut akan memfermentasi sukrosa menjadi asam laktat yang sangat kuat sehingga mampu menyebabkan demineralisasi.

Gigi (Host)

Morfologi setiap gigi manusia berbeda-beda, permukaan oklusal gigi memiliki lekuk dan fisur yang bermacam-macam dengan kedalaman yang berbeda pula. Gigi dengan lekukan yang dalam merupakan daerah yang sulit dibersihkan dari sisa-sisa makanan yang melekat sehingga plak akan mudah berkembang dan dapat menyebabkan terjadinya karies gigi.

Karies gigi sering terjadi pada permukaan gigi yang spesifik baik pada gigi susu maupun gigi permanen. Gigi susu akan mudah mengalami karies pada permukaan yang halus sedangkan karies pada gigi permanen ditemukan dipermukaan pit dan fisur.

Makanan

Peran makanan dalam menyebabkan karies bersifat lokal, derajat kariogenik makanan tergantung dari komponennya. Sisa-sisa makanan dalam mulut (karbohidrat) merupakan substrat yag difermentasikan oleh bakteri untuk mendapatkan energi. Sukrosa dan gluosa di metabolismekan sedemikian rupa sehingga terbentuk polisakarida intrasel dan ekstrasel sehingga bakteri melekat pada permukaan gigi. Selain itu sukrosa juga menyediakan cadangan energi bagi metabolisme kariogenik.

Sukrosa oleh bakteri kariogenik dipecah menjadi glukosa dan fruktosa, lebih lanjut glukosa ini dimetabolismekan menjadi asam laktat, asam format, asam sitrat dan dekstran.

Waktu

Karies merupakan penyakit yang berkembangnya lambat dan keaktifannya berjalan bertahap serta merupakan proses dinamis yang ditandai oleh periode demineralisasi dan remineralisasi. Kecepatan karies anak-anak lebih tinggi dibandingkan dengan kecepatan kerusakan gigi orang dewasa.