Mengapa Penting Melakukan Penilaian pada Diri Sendiri atau Self-Assessment?

self assessment

Self assessment yang juga bisa disebut penilaian diri adalah sebuah teknik penilaian yang dilakukan oleh individu dalam menggali, menemukan dan mengemukakan tentang kelebihan dan kekurangan dirinya dalam berbagai hal, serta mampu untuk menyikapi dan memperbaiki atas segala kekurangan yang ada serta menguatkan dan mengembangkan lebih lanjut atas segala kelebihannya.

Self assessment merupakan suatu teknik penilaian di mana individu dapat menilai dirinya sendiri berkaitan dengan status, proses dan tingkat pencapaian kompetensi yang dipelajarinya (Mimin Hariyati, Jurnal Rohman, 2012: 2).

Teknik self assessment dapat digunakan untuk mengukur kompetensi kognitif, afektif dan psikomotor (Suwandi, 2010:114).

Alasan pentingnya melakukan penilaian yaitu individu dapat mengetahui cara mereka melakukan sesuatu ketika ada permasalahan yang dihadapi. Penekanan pada pertanyaan ini adalah teknik dan strategi yang digunakan dalam melakukan sesuatu. Setelah mengetahui cara melakukan sesuatu, individu dapat mengetahui apa yang membuat mereka benar-benar berpikir.

Dalam melakukan sesuatu, jika kita telah mengetahui objeknya maka pekerjaan kita akan lebih memberikan manfaat dan ada upaya untuk melakukannya dengan cara-cara terbaik. Tujuan pembelajaran dan kriteria penilaian merupakan dua hal yang menjadi tumpuan bagi seseorang agar dapat mengetahui kualitas pekerjaan mereka. Mereka akan dapat mengukur tingkat pencapaian terhadap tujuan pembelajaran, yang pada akhirnya mereka akan menjadi individu yang mandiri dan penuh tanggung jawab.

Melalui self assessment, individu belajar untuk menilai pekerjaan mereka sendiri dengan tujuan untuk memperbaikinya. Untuk menjadi penilai yang cakap atas pekerjaannya sendiri, peserta didik harus memiliki tujuan-tujuan yang jelas, kesempatan untuk membantu membuat definisi dari kerja yang berkualitas, tanggapan, dan kesempatan untuk memperbaiki pekerjaan sebelum mereka menjalankannya.

Setelah menyelesaikan proyek, para peserta didik harus merenungkan kekuatan dan kelemahan dari pekerjaannya, membuat rencana-rencana perbaikan, lalu membandingkan dengan pekerjaan sebelumnya dan mengambil kesimpulan dari perbandingan tersebut.

Hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk melakukan self assessment yaitu menentukan aspek yang akan dinilai, menentukan kriteria yang akan digunakan, merancang dan merumuskan format penilaian yang dapat berupa kriteria penilaian atau skala penilaian, dan selanjutnya dapat dilakukan penilaian diri oleh masing-masing individu menurut kriteria yang sudah ditentukan sebagai acuan penilaian diri.

Agar dapat dilakukan penilaian yang akurat maka individu harus jujur terhadap diri sendiri tentang kekurangan dan kelebihan apa yang ada dalam dirinya. Individu juga harus memiliki rasa tanggung jawab atas apa diakuinya sebagai kekurangan atau kelebihan individu tersebut.

Beberapa manfaat dari melakukan penilaian terhadap diri sendiri, antara lain :

  • Self assessment merupakan hal penting yang harus dilakukan oleh setiap individu agar dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan dirinya karena ketika melalukan penilaian diri sama seperti individu tersebut melakukan intropeksi diri.

  • Self assessment juga dapat membiasakan diri untuk jujur dan bertanggung jawab karena individu harus melakukan penilaian diri secara objektif. Dan itu semua akan menimbulkan rasa percaya diri pada individu karena mereka dapat memperbaiki diri.

  • Individu dapat termotivasi untuk memperbaiki diri atas kekurangannya, dan selanjutnya akan melakukan hal-hal yang lebih baik lagi kedepannya untuk menutupi kekurangan yang dimilikinya.

  • Individu yang sudah terbiasa melakukan self assessment tehadap pikiran, tindakan dan pekerjaan mereka akan mempunyai pola pikir yang sistematis dan strategis.

  • Dalam setiap tahap pekerjaan mereka akan terus menerus sadar akan proses berpikir mereka sendiri dan mengevaluasi keefektifan tindakan mereka.

Tujuan utama dari self assessment adalah dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan tanggung jawab pada diri individu karena penilai yang tahu persis tentang diri setiap individu adalah individu itu sendiri dan individu menjadi penilai yang terbaik atas hasil pekerjaannya sendiri.

Jika individu terus menjaga sikap ini dan melakukan self assessment maka akan berdampak positif pada pembangunan karakter individu karena self assessment dapat meningkatkan harga diri dan membuat individu menjadi lebih positif. Dan jika inti dari self assessment tercapai, individu dapat meningkatkan hasil pekerjaannya karena mereka menjadi lebih bebas dan termotivasi.

Smith merupakan salah satu tokoh yang menerapkan self assessment. Beliau berpendapat bahwa penilaian diri mendorong seseorang untuk mengenal kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya, individu mampu merefleksikan kompetensi yang sudah dicapai, memberikan motivasi diri dalam hal tanggung jawab terhadap apa yang dikerjakannya sehingga mereka dapat mandiri, juga melatih kejujuran individu. Senada dengan Smith, Kunandar (2007) mengemukakan penggunaan strategi self assessment dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan kepribadian seseorang terutama dalam kemandirian menyelesaiakan permasalahan yang terjadi ketika belajar.

Referensi :

  1. http://www.sekolahdasar.net/2015/02/membiasakan-menilai-kemampuan-diri.html
  2. http://adzjiodoem.blogspot.co.id/2013/12/self-assessment-penilaian-diri.html
  3. http://www.budhii.web.id/2015/12/pengertian-penilaian-diri-self-assessment.html
  4. http://maristadwirahmayantis.blogspot.co.id/2012/10/penilaian-diri-self-assesment-membantu.html
  5. http://mytugasmm.blogspot.co.id/2015/06/self-assessment.html
3 Likes

What is a self assessment? Apakah semacam tes?

Sebuah penilaian diri atau self assessment bukan merupakan sebuah tes. Tidak memiliki hasil yang diinginkan, misalnya, benar atau jawaban salah yang akan menunjukkan penguasaan subjek. Ini adalah cara untuk belajar tentang diri Anda dengan mengumpulkan data yang mencakup informasi tentang nilai pada diri Anda yang berhubungan dengan pekerjaan, minat, tipe, kepribadian, dan bakat.

Mengapa harus melakukan penilaian diri secara formal?

Seberapa banyak yang kita ketahui tentang diri kita? Jika kamu seperti kebanyakan orang, kamu mungkin harus berfikir keras untuk menjawab pertanyaan ini.

Kamu mungkin tidak bisa menjelaskan dengan mudah, apa nilai-nilai yang berhubungan dengan pekerjaan yang tentunya penting bagi kamu. Jika kita mampu memberikan ikhtisar dari setiap karakteristik kita, ini mampu memberikan kesempatan untuk kita mengetahui apa karir yang cocok,

Memanfaatkan berbagai tools penilaian diri, akan membantu kita mengumpulkan semua potongan puzzle. Sehingga hasil akhir atau goalsnya, mampu memberikan bagaimana penilaian atas diri kita serta penilaian tersebut pun mampu menentukan apa karir atau pekerjaan yang cocok untuk kita.

Anatomy dari Self Assessment

Sebuah penilaian diri atau self assessment, untuk menjadi efektif harus memperhitungkan nilai-nilai individu yang berhubungan dengan pekerjaan, minat, tipe kepribadian, dan bakat. Semua karakteristik ini membuat WHO YOU ARE, sehingga mengabaikan salah satu dari mereka yang tidak memberikan jawaban yg akurat,

Self assessment harus mencakup tentang:

  • Values
    merupakan hal yang penting untuk kita, seperti prestasi, status dan otonomi.

  • Interest (minat)
    apa yang kamu senang lakukan, contohnya seperti bermain golf, bergaul bersama teman-teman

  • Personality (kepribadian)
    sifat individu seseorang, sikap

  • Bakat
    kegiatan yang kamu pandai lakukan, seperti menulis, pemrograman. Bakat mungkin keterampilan alami yang diperoleh seseorang.

Jadi dapat disimpulkan bahwa, self assessment sangat penting bagi diri kita. Bahkan hingga mampu memberikan arah bagaimana kita menentukan karir dan pekerjaan kita nantinya. Untuk itu, self assessment di rasa harus dilakukan bagi setiap individu.

Sumber: A Self Assessment Can Help You Choose a Career
How Self Assessment Tools Can Help You Choose The Right Career

http://www.americansentinel.edu/blog/2010/12/03/do-you-know-what-your-skills-are-self-assessment-can-help/

Banyak sekali kaitanya diri sendiri dan rang lain merasa bahwa dirinya lah lebih baik dari orang lain. Namun hal itu merupakan suatu statement atau bahkan tindakan yang tak sepenuhnya benar. Manusia di ciptakan dengan kemampuan dan keahian serta pola pikir yang berbeda – beda. Kurangnya sifat dalam melihat sudut pandang membuat indikasi bahwa dirinya lah yang terbaik.

Namun yang perlu di cerna adalah manusia tidak seutuhnya sempurna, masih banyak kekurangan yang mungkin tidak di ketahui oleh dirinya sendiri. Maka dari itu perlulah mengenal karalter sendiri untuk mengetahui mana sifat yang perlu di perbaiki. Lalu, apa saja manfaatnya bila kita mengetahui kelemahan atau melakukan penilaian pada diri kita sendiri. Berikut rangkumanya menurut americansentinel.com ;

  • Dapat menumbuhkan rasa percaya diri, sebagai awal dari langkah penilian manusia akan cenderung merasa dirinya banyak kekurang. Namun manusia juga memiliki kelebihan dalam kepribadianya sehingga kelebiahn tersebut bisa di manfaatkan dan menimbulkan rasa percaya diri kedepanya.
  • Sadar akan kekuatan dan kelemahan. Secara garis besar manusia lebih bisa menepatkan posisi dimanan di harus berbicara dan mendengarakan

Sebelum mengajarkan untuk mengingatkan akan kesalahan orang lain. Alangkah baiknya manusia memiliki arahan yang jelas dalam menentukan sikap terlebih mengurangi sifat sombong atau takabur yang memang sifat paling buruk dalam manusia ketika tidak instropeksi terhadap diri sendiri. Manusia juga seharusnya mengingatkan kesalahan orang lain dengan cara yang baik agar menebarkan kepedulian antar sesama

Salah satu peran dari self assestment adalah untuk mengukur situasi diri Anda saat ini dan mencari kelemahan yang perlu Anda perbaiki. Deborah Knox dalam sebuah artikelnya mengatakan self assessment bisa sangat membantu dalam menjawab beberapa pertanyaan berbeda untuk seseorang agar menemukan karir yang sesuai, pertanyaan tersebut termasuk:

  • Bagaimana cara menemukan bidang karir yang paling cocok?
  • Bagaimana cara menggunakan informasi ini untuk mendapatkan pekerjaan secepat mungkin?
  • Bagaimana informasi ini membantu saya menjadi lebih baik?

Self-assessment dapat memberikan informasi tentang tiga bidang penting untuk kesuksesan karir yaitu personality, work value dan culture.

Personality
Kepribadian ini menilai lima dimensi kepribadian yaitu stabilitas emosional, extraversion, keterbukaan, keramahan dan kesadaran. Kepribadian seseorang mencerminkan gaya perilaku Anda. Memahami ciri-ciri kepribadian diri sendiri dan bagaimana cara memposisikan diri dalam pekerjaan membutuhkan upaya yang besar. Pada dasarnya seseorang dibayar untuk menjadi diri sendiri, pilihlah pekerjaan di mana kepribadian bisa membantu usaha Anda.

Work Values
Hal ini mengacu pada kelebihan sesorang seperti prestasi, kemandirian, pengakuan dan dukungan.Work values memberitahukan apa yang penting untuk Anda dan motivator yang baik. Nilai-nilai adalah kunci yang memicu Anda mencari pekerjaan impian Anda, jadi pastikan untuk memprioritaskan nilai tersebut dalam urutan prioritasnya. Hubungan antara nilai-nilai memotivasi dan apa yang Anda sayangi harus dieksplorasi pada tingkat yang lebih dalam.

Culture
Karakteristik budaya yang menurut Anda menarik adalah nilai-nilai yang perlu dipertimbangkan. Apakah budaya tersebut sesuai dengan gaya kepribadian Anda? Contoh nilai-nilai ekspresif individu, kemampuan untuk bertukar informasi, gaji tinggi atau suasana yang santai. Jika Anda ekstrovert dan ekspresi individu menurut Anda penting,lebih baik jangan ambil posisi yang mengekang. Pertimbangkan kesempatan untuk mengekspresikan diri secara maksimal dalam pekerjaan yang lain. Jadilah sedikit liar dan bertanya, β€œDimana saya bisa liar sendiri dan dibayar untuk berbicara tentang sesuatu yang saya sukai?”

Melakukan penilaian terhadap orang lain sangat lah mudah namun untuk melakukan penilaian terhadap diri sendiri terkadang terasa sulit. Dalam berkarir proses penilaian diri sendiri sangatlah dibutuhkan

Pengembangan karir adalah proses yang berkesinambungan dan kehidupan yang panjangyang diawali dengan penilaian diri. Langkah pertama yang penting yaitu membatasi diri untuk kepuasan pribadi dan bersikap profesional. Penilaian diri adalah proses yang disengaja dan intens yakni proses pengujian diri yang mampu menghasilkan dan menjawab pertanyaan individual mendasar, yakni β€œ Siapakah aku ? β€œ
Terkadang memang terasa sulit untuk menentukan alasan mengapa pekerjaan yang anda lakukan terlihat tidak memenuhi kebutuhan anda lagi. Dimana ketika berada di dunia pekerjaan akan timbul pertanyaan-pertanyaan seperti, β€œ haruskah saya mendapatkan pekerjaan baru ? Haruskah saya tetap di pekerjaan ini ? Haruskah saya melanjut sekolah lagi ? Haruskah saya memulai bisnis ?

Terkadang terlalu banyak ide dalam berkarir membuat β€œ Crisis of Choice ” Setiap kali anda tidak yakin arah anda atau memiliki kepentingan karir baru, penting untuk STOP, mengambil waktu dan lakukan penemuan diri ataupun penilaian diri.

Ketika langkah penilaian diri dilewati begitu saja maka akan membuat anda sering mencari pekerjaan yang tersebar dan terfragmentasi. Sayangnya, anda tidak akan dapat mencapai target karir anda jika anda tidak tahu apa itu target.

Oleh karena itu Penilaian diri adalah tentang menjadi jujur dengan diri sendiri dengan tujuan yang jelas. Ini akan membantu anda membuat keputusan yang sadar bukannya implusif dan reaktif, maka dari itu kenali diri anda sendiri.
Tom’s Tip :
1.Tahu Membuat yang Benar
2.Mengetahui diri sendiri
3.Tahu kemana tujuan
4.Tahu bagaimana untuk mencapainya

Sumber : http://blog.timesunion.com/careers/self-assessment-what-is-it-and-how-to-do-it/1191/

Pentingkah Self Assessment?

Tiap-tiap individu memiliki kemampuan dan keahlian masing-masing. Tetapi bagaimana cara kita meningkatkan kemampuan dan keahlian kita?. Salah satu caranya adalah berlatih, namun berlatih tidaklah cukup jika kita tidak tahu seberapa ahli kita pada bidang tersebut. Ketika kita tidak tahu seberapa ahli kita dalam bidang tersebut berati kita tidak punya ukuran untuk mengembangkan atau meningkatakan kemampuan atau keahlian kita pada bidang tersebut.

Pada usia pendidikan, self- assessment berguna sebagai proses pembelajaran. Ketika seseorang telah mengetahui kapabilitas dan limitnya dalam keahlian tertentu berarti orang tersebut mengerti keadaan dirinya dan terus berusaha untuk mengembangkan diri. Hal tersebut sebagai cerminan self assessment yang baik.

Self assessment dimulai dari membayangkan tujuan Anda menuju hidup yang ideal, visi berguna untuk memotivasi sebagai landasan untuk membangun hidup ideal Anda. Kemudian, lakukan best practice pada :

  • Visi
  • Kemampuan dan keahlian
  • Nilai-nilai pribadi
  • Kepribadian dan preferensi
  • Menempatkan semua komponen bersamaan

sumber : https://www.nwea.org/blog/2015/the-importance-of-student-self-assessment/
https://career.berkeley.edu/Plan/KnowYourself