Apakah Penting Jati Diri Dicari Saat Memasuki Masa Remaja?

gambar kartun

Bebaslah berekspresi, dan lakukan apapun yang kita suka asal itu baik untuk diri sendiri. Karena, kita adalah tokoh utama dalam kehidupan masing-masing.

Jati diri itu apa sih? jadi, jati diri itu adalah karakter dan kepribadian kita atau segala hal yang menyangkut tentang diri kita. Jati diri penting karena, itu sangat menentukan arah tujuan hidup kita kedepannya akan seperti apa.

Nah, proses pencarian jati diri ini dimulai pada saat remaja. Pada fase ini, remaja akan mengalami fase pemberontakan, artinya mulai berkurangnya ketergantungan pada orang tua, tidak ingin terikat dan ingin bebas. Inilah yang mengakibatkan kebanyakan para remaja lebih sering bermain dengan teman - temannya diluar. Remaja, juga merupakan masa yang labil, gampang terpengaruh oleh hal-hal dari lingkungan atau teman. Dimana remaja belum mempunyai pendirian dan prinsip yang kuat, biasanya nih remaja akan selalu mengikuti gaya hidup temannya atau orang lain. Itu adalah hal wajar, karena remaja masih proses mencari kebahagiaannya sendiri.

Oh iya, remaja juga banyak nih yang sering insecure atau kurang percaya diri, hal ini disebabkan remaja masih belum menemukan jati dirinya. Saat remaja tidak memiliki jati diri, ia akan sangat sulit untuk bahagia, mudah stress dan sulit menerima serta mengenali diri.

Menurut saya untuk mencari jati diri itu penting apalagi saat remaja. Karena, kita masih ada waktu luang untuk mencari dibandingkan saat memasuki fase dewasa, kita akan lebih disibukkan oleh masalah yang hanya dihadapi oleh orang dewasa. Namun, sayangnya dilingkungan saya masih banyak remaja nih yang belum peduli akan jati diri.

Bagaimana menurut kalian? dari pengertian jati diri, prosesnya, seberapa pentingkah jati diri itu menurut kalian. Teman-teman bisa share pemahaman kalian seperti apa di kolom komen/reply.

1 Like

Menurut ku mencari jati diri di usia remaja itu penting juga.
Karena masa muda hanya sekali dalam seumur hidup coba lah untuk lebih ekspresif dan lebih produktif pada saat usia mu menginjak remaja.

Bukankah hal tersebut sangat berdampak positif terhadap kehidupan mu dimasa dewasa kau tidak perlu lagi menyesali hal yg terlewatkan pada usia remaja mu.
Yuk mulai memahami diri

Saya sangat setuju bahwa pencarian jati diri dimulai pada masa remaja. Periode remaja adalah sebuah periode dalam kehidupan manusia yang batasan peranannya seringkali tidak terlalu jelas. Identitas diri adalah suatu persesuaian peranan sosial yang pada azasnya mengalami perubahan (Gunarsa dan Gunarsa, 2002). Ketidakmampuan remaja untuk memahami keadaan dirinya akan berpengaruh terhadap lingkungan sosial tersebut. Idealnya remaja dapat mengenal dirinya dengan baik. Ia harus mampu menjawab siapa dirinya, kelebihann, dan kelemahannya, dan apabila gagal, akan berdampak tidak baik bagi dirinya.

Pada fase ini remaja memang cenderung memberontak atau sedikit demi sedikit melepaskan diri dari ikatan psikis orangtuanya. Hal ini terjadi karena salah satu hal yang dipertanyakan oleh individu pada masa remaja adalah masalah “Siapakah Saya?” pada masa remaja kesadaran diri (self-awareness) mereka sudah mulai berkembang dan mengalami banyak sekali perubahan. Remaja mulai merasakan bahwa “ia bisa berbeda” dengan orang lain dan
sebagian remaja ada yang ingin mencoba berbeda. Hal ini di karenakan pada
masa remaja dihadapkan pada banyak pilihan. Sehingga tidak mengherankan bila
remaja selalu berubah dan ingin selalu mencoba baik dalam peran sosial maupun
dalam perbuatan. Identitas diri merupakan perasaan keunikan seseorang, keinginan untuk
menjadi orang yang berarti, dan mendapat pengakuan dari lingkungan sekitarnya.
Setelah memasuki masa remaja, individu mulai menilai dirinya sejalan dengan
pertumbuhan fisik dan kemasakan kognisi yang pesat. Bourne (dalam Mukti
2005) mengatakan bahwa individu yang telah mencapai rasa identitas diri yang
mantap setelah masa pencarian yang aktif cenderung lebih otonom dan kreatif.
Mereka juga menunjukkan kapasitas yang lebih besar untuk menjalin keakraban
dengan lingkungannya, mempunyai identitas jenis kelamin sexual yang mantap,
dan penalaran moral yang lebih dewasa serta mampu bersikap mandiri.

Perlu lebih tepatnya. Disaat seorang individu tidak mengenali jati diri dia tentunya tidak bisa memberi sepenuhnya pada dirinya, dan kurangnya rasa kasih pada dirinya (tak kenal tak sayang). Ingat mencari jati diri itu sebenarnya tidak susah, kita hanya perlu tau apa yang suka atau tidak suka; apa yang menurut kita bagus atau tidak bagus terhadap diri kita. Oleh karena itu jati diri merupakan dasar dari pendirian bagi masing-masing remaja.Silahkan dikoreksi, sekian terima kasih.

Iya juga tuh. Jangan sampai salah jalan karena kita terlambat mengenal jati diri, passion tak kelihatan arah jalan pun jadi buram. Dan mungkin dari situ juga dibutuhkan sosialisasi terhadap orang yang lebih tau (mungkin dari orang tua, guru, kaka/abang).

Pastinya sangat penting ya
Karena di fase ini kita sudah harus bisa meraba raba mau jadi apa kita kedepannya
Disaat kita memanfaatkan fase remaja ini untuk menemukan jati diri kita maka kita akan semakin mudah mengerucutkan impian kita
“Disaat kau berhenti hari ini maka kau harus berlari besok dan jika tidak kau hanya akan diam dan terus tertinggal”
Segera temukan jati diri mu
#semangatmenolakmenyerah
Demikian pendapat saya, mari kita saling berdiskusi juga di artikel saya Bagaimana pendapatmu mengenai “inspirasi” sebagai salah satu katalisator Self-Improvement ? Apakah sudah tepat? Ditunggu kehadirannya.

Menurut saya pencarian jati diri itu dapat dikatakan sulit. Apalagi pada usia remaja yang cenderung plin-plan tetapi bukan berarti remaja tidak harus mencari jati diri. Hanya saja menemukan jati diri tidak perlu dilakukan secara terburu-buru. Kalau terlalu buru-buru ditakutkan malah jatohnya insecure terhadap pencapaian orang lain di usianya yang dinilai “lebih bagus”. Karena kembali lagi pencarian jati diri itu merupakan suatu proses yang tidak akan pernah selesai. Jika berkenan silahkan cek postingan saya Apakah Tingkat Literasi Masyarakat Indonesia Berpengaruh terhadap Self Improvement?

jati diri berarti sifat, watak, karakter dan kepribadian yang meliputi diri kita. mungkin secara garis besar bisa disebut juga sebagai prospek hidup. kenapa prospek hidup lebih ditekankan kepada remaja? karena fase remaja merupakan fase akhir kanak-kanak sekaligus fase awal pendewasaan. di usia remaja lah potensi-potensi yang patut dijunjung di masa depan mulai terlihat meski mulanya sedikit demi sedikit. di usia remaja kita dapat mengenali apa yang sebenarnya sangat kita inginkan dan gambaran masa depan seperti apa yang ingin kita wujudkan. tapi proses pencarian jati diri tidak berlalu serupa bagi semua orang. ada yang sudah menemukan passionnya di usia 18 ada yang belum menemukan apa pun bahkan setelah menjadi alumni kampus. tapi tidak apa-apa. setiap manusia pasti berjalan sesuai garis lintasannya masing-masing kan? jadi pelan-pelan saja. yang terpenting, jangan sampai kamu kehilangan asa memperjuangkan jati diri itu karena beberapa masalah yang datang dalam hidup.

Menurut Saya “Pencarian Jati Diri” khususnya pada masa Remaja Itu sangatlah penting karena Jati Diri itu akan dapat menentukan dan menggambarkan tentang cita-cita atau tujuan yang inging dicapai.Dengan pahamnya diri kita sendiri, itu dapat memudahkan kita dalam menggapai tujuan kita.

Memang sulit pasti untuk menemukan Jati Diri. Pada fase ini para remaja harus memiliki mental yang kuat juga, karena sebenarnya kekuatan mental juga dapat sangat berperan penuh dalam mencari jati diri. Dan dalam mencari jati diri kita juga harus mencari apa sih sebenarnya minat dan bakat kita. Mungkin dalam mencari minat dan bakat kita perlu menggali lebih dalam lagi kedalam diri kita.

Setelah kita mengetahui bahwa sebenarnya kita minat di suatu bidang tertentu maka semakin mudah dalam menggapai Capaian yang selama ini kita Cari.

Menurut ku mencari jati diri sangatlah pentingbagi remaja
Oleh karena itu, kita sebagai remaja harus bisa mencoba hal baru dan seering mengikuti kegiatan yang positif agar bisa membentuk jati diri masing-masing.
Kita juga harus mengurangi sifat insecure dari dalam diri kita

karena untuk apa insecure kalo kita sendiri saja sudah lebih dari cukup

Jangan lupa comment artikelku juga ya eheh


Terimakasih:)