© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa yang dimaksud dengan Bulimia Nervosa?

Bulimia Nervosa

Bulimia Nervosa merupakan sebuah kondisi sakit kejiwaan yang berhubungan dengan makan. Seseorang dengan kondisi ini tidak akan ragu untuk menikmati segala makanan yang ada di depannya dengan porsi yang banyak dan bahkan berlebihan, namun setelah itu, ia akan berusaha mengeluarkannya dari tubuh alias memuntahkannya secara paksa; bisa juga dengan memakan obat pencahar.

Apa yang dimaksud dengan Bulimia Nervosa ?

Bulimia Nervosa adalah kelainan cara makan yang terlihat dari kebiasaan makan berlebihan yang terjadi secara terus menerus. Bulimia adalah kelainan pola makan yang sering terjadi pada wanita. Kelainan tersebut biasanya merupakan suatu bentuk penyiksaan terhadap diri sendiri.

Gangguan psikologis ini sebenarnya terjadi pada seseorang yang tidak ingin menaikkan berat badannya tapi memiliki nafsu makan yang sangat tinggi. Akibatnya dia tetap makan secara berlebihan tapi setelah itu memasukkan tangan ke mulutnya atau minum banyak air agar semua makanan itu bisa dimuntahkan. Menurut survei, 75% para pengidap Bulimia Nervosa ini melakukan tindakan demikian yang biasa disebut “pembersihan”.

Penderita bulimia juga cenderung diet sangat ketat dan juga olahraga yang berlebihan. Ciri khas penyakit bulimia yaitu kebiasaan mengeluarkan makanan yang dimakan dengan sangat cepat. Membersihkan atau memuntahkan makanan ini diperkirakan sebagai aksi untuk mengurangi rasa benci atau rasa bersalah karena sudah binge. Pasien berobsesi untuk membersihkan diri mereka dari makanan itu, sehingga makanan yang masuk tidak sempat terserap tubuh.

Seorang pasien penyakit bulimia dalam melakukan pesta makan ini, diduga terdorong oleh depresi atau stress terhadap sesuatu yang berhubungan dengan berat badan, bentuk badan ataupun makanan. Mereka menganggap, makan merupakan kegiatan paling menyenangkan dan bisa menghilangkan depresi. Namun kebahagiaan itu hanya berlangsung sementara karena akhirnya mereka kembali membenci makanan serta marah atas kontrol diri terhadap pesta makan yang kurang. Kebencian ini membuat mereka terobsesi untuk membersihkan makanan tersebut dari tubuh.

Aksi pembersihan biasanya berlangsung seketika, namun pada beberapa penderita bulimia melakukan pembersihan pada beberapa periode setelahnya.

Sama halnya dengan anoreksia, bulimia selalu berhubungan dengan kontrol diet ataupun penurunan berat badan. Penderita bulimia biasanya terlalu memperhatikan berat badan, selalu merasa kurang percaya diri dengan berat badan sehingga cenderung melakukan diet berlebih. Bedanya dengan penderita anoreksia, penderita bulimia memiliki berat badan yang lebih stabil sehingga penyakit ini jarang diketahui oleh masyarakat umum.

Ciri-Ciri Bulimia Nervosa antara lain :

  • Beranggapan negatif setiap kali melihat bentuk tubuh sendiri.

  • Terlalu fokus pada bentuk tubuh maupun berat badan sampai-sampai terkadang tak masuk di akal.

  • Selalu merasa kegemukan atau mengalami ketakutan akan gemuk.

  • Tidak mau makan di depan orang lain atau tempat-tempat umum.

  • Tidak terkendali ketika makan, seperti akan terus makan sampai berlebihan dan sakit perut.

  • Sehabis makan selalu langsung ke kamar mandi dan memuntahkan makanan yang telah dilahap dengan jari dimasukkan ke kerongkongan.

  • Mempunyai gusi dan gigi yang rusak.

  • Sehabis makan justru akan meminum obat pencahar atau semacamnya.

  • Mengonsumsi produk herba atau suplemen untuk membuat berat badan turun.