© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa perbedaan antara leukoplakia dan hairy leukoplakia?

Leukoplakia

Leukoplakia dan hairy leukoplakia mempunyai karakteristik utama yang sama diantara keduanya, yaitu adanya lesi putih di daerah mulut. Apa perbedaan antara leukoplakia dan hairy leukoplakia?

Perbedaan leukoplakia dan hairy leukoplakia sangat penting diketahui untuk keperluan terapi dan pertimbangan biopsi, oleh karena itu diperlukan penegakan diagnosis.

Untuk mendapatkan diagnosis yang tepat, baik bagi leukoplakia maupun hairy leukoplakia diperlukan data lengkap pasien untuk mengetahui etiologi lesi serta diperlukan pemeriksaan morfologi, warna, dan tekstur klinis dari lesi.

Perbedaan-perbedaan antara leukoplakia dan hairy leukoplakia adalah sebagai berikut :

1. Anamnese dan Riwayat pasien.

Tembakau merupakan etiologi utama penyebab leukoplakia. Oleh karena itu kebiasaan merokok sangat erat kaitannya dengan leukoplakia, mengingat lebih dari 80% penderita leukoplakia adalah perokok.

Jika dilihat dari jenis kelamin, leukoplakia hampir selalu ditemukan pada pria, kecuali pada populasi yang wanitanya banyak mengkonsumsi tembakau.14

Selain itu, ada beberapa penyakit yang berhubungan dengan terjadinya leukoplakia seperti sifilis tertier, anemia sidrofenik, xerostomia yang disebabkan oleh penyakit kelenjar saliva

Sedangkan hairy leukoplakia ditemukan pada pasien dengan Behcet syndrome dan ulcerative colitis. Pada penderita HIV positif, pasien kemotrafi, tranasplantasi organ, dan leukemia dengan imunosupresi.

2. Gambaran Klinis

Dengan melihat dan memperhatikan gambaran klinis, leukoplakia dan hairy leukoplakia dapat dibedakan.

  • Bentuk dan ukuran lukoplakia pada setiap individu berbeda. Beberapa diantaranya kecil dan bersifat lokal, dan ada pula yang menyebar, kadangkala ditemukan dengan ukuran yang sangat lebar dan pada beberapa pasien leukoplakia ditemukan dengan lokasi yang terpisah-pisah di rongga mulut.

    Leukoplakia memiliki gambaran klinis yang bervariasi, mulai dari bentuk homogenus, berupa plak putih tipis yang dapat berubah menjadi tebal dan opak, kemudian menjadi lesi putih dengan bentuk nodular atau lesi putih dengan campuran warna merah

  • Hairy leukoplakia memiliki gambaran klinis yang tampak unik, tidak teratur, berwarna putih keabuan, dengan penebalan keratin seperti rambut pada tepi lateral lidah. permukaan karpet yang kasar.

3. Lokasi

Survei lesi leukoplakia yang dikirim untuk dibiopsi, dan telah dipublikasikan menyebutkan mukosa bukal dan mukosa mandibula sebagai tempat yang paling sering terkena, dan tempat yang jarang terkena adalah bibir dan palatum, mukosa rahang atas, daerah retromolar, dasar mulut dan lidah. Kurang lebih 50% dari lesi ini mengenai pipi, mukosa rahang bawah, dan sulkus.

Sebaliknya lokasi dari hairy leukoplakia yang paling sering ditemukan adalah pada bagian unilateral dan bilateral pada tepi batas lateral lidah. Lesi ini jarang atau tidak terjadi pada mukosa bukal, labial, dasar mulut, palatum unak dan orofarings.

4. Gambaran Histopatologis

Pemeriksaan histologis jaringan yang berasal dari kelainan dimulut perlu dilakukan, untuk membantu menegakkan diagnosis yang pasti. Pemeriksaan histologis ini penting untuk dapat menegakkan diagnosis yang tepat baik bagi leukoplakia maupun hairy leukplakia, karena secara gambaran histopatologis leukoplakia dan hairy leukoplakia menunjukkan perbedaan.

Gambaran histopatologis leukoplakia yang paling sering terlihat adalah hiperkeratosis dan penebalan epitel. Hiperkeratosis dapat berupa hiperortokeratosis atau hiperparakeratosis, atau gabungan keduanya. Pemeriksaan histologis pada leukoplakia juga diperlukan agar dapat mengidentifikasi perubahan sel seperti displasia yang merupakan tanda praganas.

Tingkat keganasan leukoplakia didasarkan atas 3 kriteria dasar, yaitu adanya gambaran hiperkeratosis (dapat berupa ortokeratosis atau parakeratosis), displasia epitel (hiperplasia sel basal, hilangnya polaritas sel basal, sel pleomorfik, meningkatnya mitosis, diskeratosis, stratifikasi epitel yang abnormal) dan infiltrasi sel radang (banyak infiltrasi sel limfosit, plasma, histiosit pada jaringan sub mukosa).

Hairy leukoplakia mempunyai gambaran histopatologis yang karakteristik yaitu hiperkeratosis yang tidak teratur dengan gambaran menyerupai rambut, hiperplasia epitel yang disertai akantosis, adanya vakuol sel, sedikit atau tidak adanya edema radang pada jaringan ikat sub epitel.