Walt Disney : Bapak Animasi dan Pendiri The Walt Disney Company

source : http://www.thefamouspeople.com/profiles/walter-elias-disney-3151.php

Biografi, Walter Elias Disney


Pekerjaan

President and Founder The Walt Disney Company ,animator, pengisi suara dan produser film

Tempat Tanggal Lahir

Hermosa, Chicago, Illinois, Amerika, 5 Desember 1901

Kewarganegaraan

Amerika

Pendidikan

Park School, Benton Grammar School, McKinley High School, Chicago Art Institute, Kansas City Art Institute and School of Design

Riwayat Hidup


Disney merupakan anak keempat dari lima bersaudara. Ayahnya bernama Elias Disney seorang Irish-Canadian dan ibunya bernama Flora Call Disney seorang German-American. Disney memiliki kakak bernama Herbert, Raymond dan Roy, sedangkan adiknya bernama Ruth. Tahun 1906, saat berumur empat tahun, keluarga Disney pindah ke peternakan di Marceline, Missouri. Disanalah Disney mulai mengembangkan bakatnya untuk menggambar. Disney melatih bakatnya dengan mencotoh kartun milik Ryan Walker pada halaman depan koran Appeal to Reason. Disney dan adiknya Ruth masuk sekolah disaat yang sama di Park School, Marceline pada tahun 1909

Tahun 1911 keluarga Disney pindah ke Kansas City, Missouri. Disana Disney bersekolah di Benton Grammar School. Untuk membiayai hidupnya Disney harus berjualan koran sebelum berangkat dan sepulang sekolah. Pada hari sabtu Disney mengikuti kursus di Kansas City Art Institute. Tahun 1917 Disney mendaftarkan sekolah di McKinley High School dan menjadi kartunis untuk majalah sekolah.

Tahun 1919, Disney magang menjadi seorang pelukis di Pesmen-Rubin Commercial Art Studio, namun perusahaan itu tidak bertahan lama dan pergi untuk mencari uang di Kansas City Film Ad Company sebelum akhirnya memutuskan untuk membuat studio animasi sendiri bersama rekan kerjanya.

Tahun 1925 Disney mempekerjakan seorang perempuan bernama Lillian Bounds, dan pada tahun yang sama mereka berdua memutuskan untuk menikah. Disney memiliki anak perempuan bernama Diane Marie Disney dan mengadopsi Sharon Mae Disney

Pada akhir 1966 Disney didiagnosis mengidap kanker paru-paru akibat kebiasaan merokoknya. 15 Desember 1966 Disney menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit St. Joseph. Jenazahnya dikremasi pada 17 Desember 1966 dan abunya disimpan di Forest Lawn Memorial Park, Glendale, California.

Riwayat Karir


Pada Januari 1920 Disney bersama dengan Iwerks mendirikan sebuah perusahaan bernama “Iwerks-Disney Commercial Artist” namun hanya bertahan sebentar sehingga Disney harus bekerja di Kansas City Film Ad Company. Disana ia menjadi tertarik pada animasi dan memutuskan untuk membangun perusahaan studio animasi bersama rekan kerjanya Fred Harman dengan nama “Laugh-O-Gram Studio” dengan film pertamanya berjudul Newman’s Laugh-O-Grams. Dikarenakan gaji karyawan yang sangat tinggi studio dililit hutang dan menjadi bangkrut setelah memproduksi Alice’s Wonderland.

Disney pindah ke Hollywood pada July 1923. Kemudian oktober di tahun yang sama Disney dan saudaranya, Roy, mendirikan studio yang diberi nama Disney Brothers Cartoon Studion yang selanjutnya diubah menjadi Walt Disney Studio. Disney membuat film animasi dengan karakter orisinil pertamanya berjudul Oswald The Lucky Rabbit. Namun Disney kehilangan hak milik Oswald dikarenakan produser film tersebut, Charles Mitz, ingin menurunkan gaji Disney.

Untuk menggantikan Oswald, Disney dan Iwerks menciptakan karakter Mickey Mouse yang muncul pertama kali dalam film bisu berjudul Plane Crazy. Tetapi film tersebut kurang laku di pasaran sehingga Walt memutuskan untuk membuat film bersuara dengan judul Steamboat Willie. Tahun 1929 Disney membuat Silly Symphonies yang didalamnya terdapat karakter baru yaitu Minnie Mouse, Donald Duck, Goofy dan Pluto.

Tahun 1932 Disney membuat kembali salah satu filmnya yang berjudul Flowers and Trees yang awalnya hitam putih menjadi berwarna dengan adanya kamera three-strip Technicolor. Menjadikan film tersebut film pertama yang menggunakan warna dan memenangkan Oscar. Kemudian semua kartun Silly Symphonies diubah menjadi berwarna.

Tahun 1934 Disney ingin memproduksi full-length animated film untuk meningkatkan mutu studio miliknya. Film tersebut berjudul _Snow White and The Seven Dwarfs_yang berdasarkan pada cerita dongeng. Untuk membuat animasinya serealistis mungkin, film tersebut membutuhkan biaya produksi sebesar 1.5 juta dollar, tiga kali melebihi budget yang disiapkan. Hal itu menyebabkan Disney harus meminjam uang kepada Bank of America. Film tersebut ditayangkan perdana pada Desember 1937 dan menjadikannya menjadi film paling sukses di tahun itu. 5 tahun selanjutnya Disney memproduksi film Pinocchio (1940), Fantasia (1940), Dumbo (1941) dan Bambi (1942).

Pertengahan tahun 1940 Disney menghasilkan package film berisi koleksi film kartun pendek. Selanjutnya pada tahun 1950 Disney kembali membuat film fitur berjudul Cinderella diikuti oleh film live-action lainnya seperti Treasure Island (1950), Alice in Wonderland (1951), Peter Pan (1953), Lady and the Tramp (1955), Sleeping Beauty (1959) and 101 Dalmatians (1961).

Pada Tahun 1950 Disney mulai meranah ke program televisi dengan merilis acara tv pertamanya yang berjudul One Hour in Wonderland. Tahun 1955 Disney membuat acara televisi harian pertamanya, Mickey Mouse Club, yang ditayangkan sampai tahun 1990-an. Selain itu juga ada acara tv buatan Disney lainnya seperti The Zorro dan Davy Crockett yang tidak kalah populernya dengan Mickey Mouse Club.

Selama bertahun-tahun Disney memiliki impian untuk membuat taman bermain dimana anak kecil dan orang tua bisa bermain bersama. Sehingga Disney membentuk WED Enterprises, sebuah anak perusahaan untuk merancang pembuatan taman bermain. Taman bermain tersebut dikenal dengan nama Disneyland dimana para pekerjanya dijuluki “Imagineers”. Disneyland resmi dibuka pada 17 Juli 1955. Setelah sebulan beroperasi, Disneyland memiliki sekitar 200.000 pengunjung setiap hari.

FAKTA – FAKTA


  1. Nama belakang Disney awalnya adalah D’Isigni yang berasal dari nenek moyangnya di perancis sebelum di Anglikanisasi menjadi Disney
  2. Disney mulai mengembangkan kemampuannya sebagai kartunis sejak masih kecil. Beliau senang menggambar kartun kuda milik tetangganya
  3. Disney drop out dari high school saat berumur 16 untuk bergabung menjadi tentara namun ditolak karena umurnya yang tidak mencukupi
  4. Disney pernah bekerja sebagai supir ambulans saat bergabung dalam palang merah di perancis
  5. Disney pernah pindah ke apartment diatas taman bermain Fire Station, Disneyland dengan tujuan memudahkan beliau dalam bekerja dan memantau Disneyland
  6. Studio animasi yang pertama dimiliki oleh Disney adalah Laugh-O-Gram namun studio itu langsung bankrut setelah memproduksi sebuah film
  7. Sebelum memberi nama Mickey Mouse, Disney menamai karakter tikus buatannya adalah Mortimer Mouse, namun diganti oleh istri beliau menjadi Mickey
  8. Disney sendiri yang mengisi suara Mickey Mouse dari tahun 1928 sampai 1947
  9. Karakter favorit Disney adalah Goofy
  10. Disney mendapat Academy Awards paling banyak dibanding orang lain, Beliau mendapat 22 Academy Awards dan 59 nominasi
  11. Disney mendapat hak paten Technicolor selama dua tahun, menjadikan beliau satu-satunya animator yang dibolehkan membuat animasi berwarna
  12. Film Disney terkenal dalam absennya karakter ibu mulai dari Pinocchio sampai The Jungle Book, hal ini dipercaya karena rasa bersalah yang dimiliki Disney atas kematian ibunya
  13. Karakter Wall-E dinamai berdasarkan nama Disney sendiri
  14. Disney pernah memainkan peran Peter Pan saat tampil dalam drama sekolah
  15. Disney tidak memperbolehkan karyawannya memiliki kumis atau janggut
  16. Setelah The Lion King dirilis, Disney dituntut oleh ahli biologi karena menggambarkan hyena sebagai peran penjahat
  17. Disney merupakan pelopor acara tv untuk anak-anak, yang menayangkan acara seperti zorro, Mickey Mouse Club dan Davy Crockett
  18. Disney merupakan penggemar kereta. Beliau kemudian membuat miniature kereta api di halaman belakangnya
  19. Film terakhir yang dilihat oleh Disney adalah The Jungle Book
  20. Kata-kata terakhir yang ditulis oleh Disney sebelum meninggal adalah “Kurt Russel”

QUOTES


“Laughter is timeless, imagination has no age, dreams are forever” – Walt Disney

“If you can dream it, you can do it. Always remember that this whole thing was started by a mouse” – Walt Disney

“Why worry ? if you’ve done the very best you can, worrying won’t make it any better” – Walt Disney

“It’s kind of fun to do the impossible” – Walt Disney

“Adults are only kids grown up, anyway” – Walt Disney

“First, think. Second, believe. Third, Dream. And finally, dare.” – Walt Disney

“Our greatest natural resource is the minds of our children.” – Walt Disney
“When you believe in a thing, believe in it all the way, implicitly and unquestionable.” – Walt Disney

“Get a good idea and stay with it. Dog it, and work at it until it’s done right.” – Walt Disney

“That’s the real trouble with the world. Too many people grow up.” – Walt Disney

“The way to get started is to quit talking and begin doing.” – Walt Disney

“All our dreams can come true, if we have the courage to pursue them.” – Walt Disney

Referensi

https://en.wikipedia.org/wiki/Walt_Disney
http://www.inc.com/larry-kim/31-surprising-facts-about-walt-disney.html
http://brightdrops.com/inspiring-walt-disney-quotes
http://www.biography.com/people/walt-disney-9275533#synopsis

1 Like

image

Banyak yang mengenal bahwa nama Walt Disney adalah nama perusahaan tempat produksi film animasi terkenal di Amerika Serikat. Karena memang ada tempat produksi film yang bernama The Walt Disney Company.

Tetapi yang perlu diketahui adalah nama Walt Disney atau Walter Elias Disney adalah nama tokoh, produser film, pengusaha, sutradara, animator dan pengisi suara sekaligus sosok dibalik suksesnya The Walt Disney Company dan Disneyland, sebuah kerajaan film animasi anak serta tempat hiburan keluarga yang sangat terkenal di dunia ini.

Sebagai pengusaha, jalan menuju kesuksesan tidak dicapai dengan mudah. Banyak hambatan, rintangan, kegagalan, kemiskinan hingga kelaparan menghadang pria kelahiran Chicago, Illionis, tanggal 5 Desember 1901 ini.

Dengan kerja keras, perjuangan dan rasa optimisnya, Disney akhirnya berhasil menciptakan kerajaan kartun terkenal yang dicintai anak-anak dan bahkan orang dewasa di seluruh dunia. Lalu bagaimana kisah inspiratif perjalanan sukses Walt Disney dalam merintis dan menjalankan kerajaan bisnisnya ini yang mungkin akan memberikan perlajaran hidup yang berharga ? Simak Penjelasannya.

Tertarik Pada Film Animasi

Dilihat dari latar belakang dan silsilah keluarganya, sebenarnya Walt Disney tak memiliki riwayat hidup pada film animasi. Ketertarikan Disney pada film animasi terjadi saat dirinya bekerja sebagai kartunis disebuah tempat produksi film animasi Kansas City Film Ad Company. Disinilah Disney mulai tertarik dengan film animasi dan mulai mempelajari film animasi dengan lebih serius.

Dengan keyakinan akan ilmu dan pengalaman yang telah didapat, Disney kemudian mengundurkan diri dari Kansas Film dan menggunakan seluruh tabungannya untuk membentuk Laugh-o-Grams. Pada perusahaan film animasi pertamanya ini, Disney dibantu oleh temannya untuk menyelesaikan film Puss in Boots, Little Red Riding Hood dan beberapa film animasi lainnya.

Tidak disangka film animasi buatannyanya mendapatkan respon yang positif dari publik. Filmnya banyak diputar dan ditonton serta disukai banyak orang. Namun sayang, meski filmnya banyak disenangi orang, perusahaannya malah diambang kebangkrutan karena ia tidak memperhatikan cashflow keuangan perusahaan yang terus mengalami penurunan.

Mengalami Hambatan dan Kesulitan

Karena sudah terlilit hutang yang sangat besar sekali, hingga Disney tak sanggup membeli makanan yang layak, akhirnya Laugh-o-Grams pun bangkrut dan ia jatuh miskin lagi. Keadaan semakin parah saat Disney kembali mencari kerja dan banyak yang menolaknya. Disaat yang serba terdesak tersebut, Disney coba membujuk dan mengajak kakaknya agar mau menanamkan uang dan membentuk Disney Brothers Studio.

Sukses Film Animasi Alice in Wonderland yang Berujung Kegetiran

Dalam studio film Disney Brothers, Disney mengajak seorang produser film untuk membuat film animasi Alice in Wonderland. Film yang menggabungkan aktor sungguhan dan aktor animasi ini ternyata booming dan banyak diminati penonton.

Namun lagi-lagi baru saja sukses besar, Disney kembali menemui permasalahan. Kini rintangan yang dihadapi adalah sebuah konspirasi dan pengkhianatan. Diawali saat Disney mendiskusikan perpanjangan kontrak, tiba-tiba produsernya hanya membayarnya dengan jumlah uang yang sedikit.

Tentu saja hal ini membuat Disney marah dan tidak terima. Produsernya pun tak mau ambil pusing dengan menantang Disney untuk putus kontrak dan pengambilalihan hak atas Allice in Wonderland serta tokoh utama Oswald.

Dan lebih parahnya bahwa semua ilustrator yang seharusnya bekerja untuk Disney, disabotase oleh pemilik modal dengan gaji yang lebih tinggi. Pengkhianatan dan tak kuasannya melawan di ranah hukum membuat Disney pun akhirnya pasrah dan menghentikan kontrak serta melepas hak cipta Oswald.

Menciptakan Mickey Mouse

Meski kembali mengalami kegetiran, Disney tak putus asa. Dengan skill yang dimilikinya, ia kembali berkreasi menciptakan tokoh animasi yang baru. Dari ide mengamati gerak gerik tikus dan menutak-atik gambarnya lahirnya tokoh Mickey Mouse.

Meski telah yakin dengan tokoh barunya ini, Disney harus merogoh dalam koceknya untuk membuat Mickey Mouse lebih menarik dengan menganggarkan biaya dubbing suara. Dari perjuangan inilah akhirnya ada produser yang mau mendanai film Mickey Mouse yang pertama.

Lagi-lagi film hasil kreasinya ini jadi populer. Dari keberhasilannya ini Disney menciptakan tokoh-tokoh animasi lain seperti Donald Duck, Goofy dan banyak lagi yang lainnya.

Mendirikan Disneyland

Setelah kembali sukses dengan tokoh Donald Duck, Goofy serta film Snow White and the Seven Dwarfs, pria yang pantang menyerah ini kembali memutuskan untuk bergerak maju dengan ide untuk membangun taman impian tematik dimana setiap anak dan orang dewasa dapat bersenang-senang di dalamnya.

Meski saat itu Disney telah berusia 50 tahun, namun dengan semangat dan kerja kerasnya akhirnya pada tahun 1955 ia dapat mewujudkan Disneyland, sebuah tempat impian masa kecil Disney.

Walt Disney meninggal dunia pada tahun 1966. Dengan seluruh pencapaiannya, jelas Walt Disney kini telah menjadi legenda dan bapak animasi dunia. Sekarang dunia telah mengenang Disney sebagai orang yang membuat film-film animasi kesukaan anak-anak dan juga sebagai orang yang telah membangun taman impian dan bermain Walt Disney yang saat ini juga dapat dikunjungi di berbagai negara seperti Amerika, Singapore, Hongkong dan Jepang.

Sumber : Mengenal Kisah Sukses Walt Disney ~ Bapak Animasi dan Pendiri Disneyland

Walter alias Walt Disney lahir pada tanggal 5 Desember 1901 di Hermosa, Chicago, Illionis. Walt Disney adalah seorang fotografer dan produser gambar dan televisi Amerika, terkenal sebagai pelopor film kartun dan sebagai pencipta Disneyland.

Menurutnya, tertawa adalah ekspor terpenting Amerika.

Walt Disney memiliki 5 saudara kandung, empat laki-laki dan perempuan. Ayahnya adalah Elias Disney, seorang Irlandia-Kanada, dan ibunya, Flora Call Disney, adalah orang Jerman-Amerika. Walter dan saudaranya turut mendirikan Walt Disney Productions yang menjadi salah satu perusahaan produksi gambar gerak terkenal di dunia. Disney adalah seorang animator yang inovatif dan menciptakan karakter kartun Mickey Mouse. Dia memenangkan 22 Academy Awards selama masa hidupnya, dan merupakan pendiri taman hiburan Disneyland dan Walt Disney World.

Disney menjalani sebagian besar masa kecilnya di Marceline, Missouri, di mana ia mulai menggambar, melukis dan menjual gambar ke tetangga dan teman keluarga. Pada tahun 1911, keluarganya pindah ke Kansas City, tempat Disney mengembangkan cinta akan kereta api. Pamannya, Mike Martin, adalah seorang insinyur kereta yang bekerja di antara Fort Madison, Iowa dan Marceline. Kemudian, Disney akan mengerjakan pekerjaan musim panas dengan kereta api, menjual makanan ringan dan surat kabar kepada wisatawan.

Disney menghadiri McKinley High School di Chicago, di mana ia mengambil kelas menggambar dan fotografi dan merupakan kartunis yang berkontribusi dalam makalah sekolah tersebut. Pada malam hari, ia mengikuti kursus di Chicago Art Institute. Ketika Disney berusia 16 tahun, dia putus sekolah untuk bergabung dengan Angkatan Darat namun ditolak karena berada di bawah umur. Sebagai gantinya, dia bergabung dengan Palang Merah dan dikirim ke Prancis selama setahun untuk mengemudikan ambulans. Dia kembali ke A.S. pada tahun 1919.

Pada tahun 1919, Disney pindah ke Kansas City untuk mengejar karir sebagai seniman koran. Saudaranya Roy memberinya pekerjaan di Studio Seni Pesmen-Rubin, di mana ia bertemu dengan kartunis Ubbe Eert Iwwerks, yang lebih dikenal dengan Ub Iwerks. Dari sana, Disney bekerja di Kansas City Film Ad Company, di mana ia membuat iklan berdasarkan animasi guntingan. Sekitar saat ini, Disney mulai bereksperimen dengan kamera, melakukan animasi celananya, dan memutuskan untuk membuka bisnis animasinya sendiri. Dari perusahaan iklan, ia merekrut Fred Harman sebagai karyawan pertamanya.

Strategi sukses bisnis milik Walt Disney ini antara lain adalah dalam keunggulan kepemimpinan. Menurut Institut Disney, dasar bagi pemimpin yang sukses adalah komunikasi. Untuk menumbuhkan budaya perusahaan yang terlibat dan kolaboratif, pemimpin harus mendorong kreativitas karyawannya dan menciptakan lingkungan di tempat yang aman dan nyaman bagi mereka untuk berbagi gagasan tersebut.

“Kata ‘tidak’ menutup harapan,” kata Bryan Tabler, fasilitator Disney Institute. “Pemimpin harus menggunakan bahasa positif seperti” iya jika … “dan” ya dan … “jika mereka ingin menumbuhkan budaya kolaboratif.”

Keunggulan kepemimpinan adalah link pertama dalam Rantai Keunggulan Disney karena para pemimpin bertanggung jawab atas lingkungan kerja. Kesuksesan di sini mengarah pada kepuasan karyawan, retensi karyawan, dan kemudian menjadi pengalaman yang lebih positif bagi pelanggan.

Menurut Disney, kepuasan karyawan - bukan kepuasan pelanggan - harus menjadi prioritas utama pemimpin.

“Jika pelanggan Anda bahagia tapi karyawan Anda tidak, apa yang dikatakan tentang budaya perusahaan Anda?” Kata Mr Tabler. "Karyawan Anda harus menjadi yang pertama. Percayalah, kepuasan mereka akan menetes ke konsumen Anda. "

Kemudian yang kedua adalah Cast Excellence . Disney menggunakan bahasa bisnis uniknya sendiri untuk menetapkan nada yang tepat di antara orang-orang di dalam perusahaan. Misalnya, daripada menggunakan kata “karyawan”, Disney menggunakan “pemeran”. Demikian pula, pelanggan disebut sebagai “tamu” dan pekerjaan adalah “peran”. Mereka yang bekerja di Disney tidak mengenakan seragam; mereka mengenakan “kostum”.

Ini adalah elemen yang disengaja dari budaya perusahaan, budaya yang didefinisikan dengan baik, jelas bagi semua, dan berorientasi pada tujuan.
Saran Disney untuk membedakan seorang pemeran dari seorang karyawan dan apa artinya dalam budaya perusahaan memuncak minat Ms. Stefanin.

Seperti yang dikatakan Disney, setiap orang memiliki peran dalam pertunjukan ini, baginya tugasnya ialah memastikan karyawan menemukan peran mereka dalam organisasi.
Disney menyebutnya “memilih untuk budaya,” yang mewajibkan para pemimpin dan mereka yang terlibat dalam mempekerjakan untuk secara efektif mengkomunikasikan budaya perusahaan kepada semua pemohon.

Amy Rossi, fasilitator Disney Institute mengatakan bahwa Kita bisa saja mengajari seseorang untuk mengemudikan bus, tapi Kita tidak bisa mengajari mereka untuk tersenyum dan bahagia. Bagi Disney, setiap orang memiliki peran dalam pertunjukan. Disney terkenal karena metode perekrutan mereka yang banyak mempekerjakan dalam peran dan menyadari betapa pentingnya membuat budaya perusahaan dikenal oleh pemohon.

Breton-McGuire mengatakan bahwa mereka memiliki kepemilikan yang sama sejak tahun 1975, Penting bagi pemohon untuk memahami perjalanan pemiliknya dan menggunakannya sebagai inspirasi untuk melihat ke mana Anda bisa masuk ke dalam perusahaan.
Seperti yang pernah dikatakan pak Himawat bahwa Kamu telah menjadi seorang pemimpin yang hebat jika kamu berhasil mempekerjakan seseorang tanpa orang itu merasa dipekerjakan.

Source :


http://business.financialpost.com/executive/business-education/the-business-strategy-behind-disneys-magical-experiences (The business lessons behind Disney’s magical experiences)
https://www.fastcodesign.com/3048046/the-secret-to-walt-disneys-corporate-strategy

Pada tahun 1929, Disney menciptakan Symphonies Silly, yang menampilkan teman-teman Mickey yang baru dibuat, termasuk Minnie Mouse, Donald Duck, Gufi dan Pluto. Salah satu kartun yang paling populer, Flowers and Trees, adalah yang pertama diproduksi dalam warna dan memenangkan Oscar. Pada tahun 1933, The Three Little Pigs dan judul lagunya “Who’s Afraid of the Big Bad Wolf?” menjadi populer di tengah peristiwa Great Depression.

Pada tanggal 21 Desember 1937, Snow White and the Seven Dwarfs, film animasi full-length pertama, ditayangkan perdana di Los Angeles. Penayangan tersebut mendapatkan hasil yang tidak terbayangkan besarnya, yaitu $ 1,499 juta, dan memenangkan total delapan Oscar. Selama lima tahun ke depan, Walt Disney Studios menyelesaikan serangkaian film animasi full-length lainnya, seperti Pinocchio (1940), Fantasia (1940), Dumbo (1941) dan Bambi (1942).

Pada bulan Desember 1939, sebuah kampus baru untuk Walt Disney Studios dibuka di Burbank. Akan tetapi, pada tahun 1941 Disney menghadapi suatu masalah, yaitu pemogokan yang dilakukan oleh para animator Disney. Banyak dari mereka mengundurkan diri, dan membutuhkan waktu bertahun-tahun sebelum perusahaan tersebut dapat pulih sepenuhnya. Pada tahun 1950, ia kembali memusatkan perhatian pada fitur animasi. Cinderella dirilis pada tahun 1950, diikuti oleh film live-action berjudul Treasure Island (1950), Alice in Wonderland (1951), Peter Pan (1953), Lady and the Tramp (1955), Sleeping Beauty (1959) dan 101 Dalmatians (1955) 1961). Secara keseluruhan, lebih dari 100 film diproduksi oleh studionya.

Sumber: