Tantangan apa saja yang dihadapai oleh Network admininstrator?

Apa saja yang akan dihadapi atau tantangan yang akan dihadapi ketika menjadi seorang admin jaringan komputer ?

2 Likes

Menjadi seorang admin jaringan bukanlah hal yang mudah. banyak hal yang peru dipahami karena proses transmisi data atau pertukaran data merupakan hal yang paling krusial. jika tidak ada proses pertukaran data, maka komputer kurang berfungsi dan teknologi akan berembang dengan lambat.
Terdapat berbagai macam tantangan yang akan dihadapi oleh seorang administrator jaringan seperti cyber crime, permintaan pelanggan yang tidak biasa, teknologi yang berkembang terlalu pesat. namun dari semua tantangan saya berpendapat bahwa tantangan dari seorang admin jaringan ada dua yaitu :

  1. perkembangan IT sangat cepat
    perkembangn IT saat ini perkembangannya sangat cepat. hal ini dikarenakan permintaan konsumen yang sangat tinggi. dari permintaan yang tinggi tersebut banyak teknologi baru yang diciptakan dengan menggunakan berbagai macam teknologi. dalam hal ini seorang admin jaringan mau tidak mau harus mengikuti perkembangan teknologi.
    untuk mengikuti perkembangan teknologi yang ada, seorang admin jaringan harus meningkatkan kemampuannya dalam mengkonfigurasi atau mengelola perangkat jaringan. inilah yang menjadi tantangan seorang admin jaringan saat ini. mereka harus memaksa diri mereka untuk mengikuti teknologi yang ada agar mereka tetap menjadi seorang admin jaringan komputer.

  2. keamanan jaringan
    dengan perkembangan teknologi saat ini terdapat berbagai macam teknologi yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai macam hal, termasuk untuk kejahatan. dalam ere modern saat ini data merupakan suatu hal yang penting. sehingga keamanan data merupakan prioritas yang paling utama dalam dunia IT. terdapat berbagai macam cara untuk mengakses suatu jaringan secara ilegal dan itu merupakan salah satu tantangan seorang admin jaringan komputer untuk menjaga keamana data dalam suatu jaringan komputer.

[sumber]
https://www.thrivenetworks.com/blog/2011/11/10/server-and-network-management-challenges-and-how-to-overcome-them/
https://www.solarwindsmsp.com/blog/5-biggest-challenges-for-it-adminshttps://www.solarwindsmsp.com/blog/5-biggest-challenges-for-it-admins

1 Like

Tugas seorang network engineer atau network administrator adalah untuk memecahkan masalah yang berhubungan backup, kabel ke firewalls dan virus. Semua tugasnya berhubungan dengan masalah pemindahan data antar jaringan agar berjalan secara optimal dan efisien.

Setiap petugas jaringan pastinya memiliki tugas yang berbeda-beda, tapi ada hal yang pasti, yaitu dangan teknologi berbebasis IP yang sudah populer, layanan VoIP dan cloud service akan membuat pekerjaan seorang network admin tidak lagi mudah.
Tantangan yang akan dihadapi seorang petungas jaringan tentunya sangatlah banyak. Tetapi yang paling sering ditemukan adalah :

  1. Keamanan informasi
    Pada kenyataannya semua orang menggunakan teknologi informasi. Hal ini membuat keamanan informasi menjadi hal yang sangat penting dan harus dijamin kualitasnya setiap saat. Dengan lebih banyaknya sistem yang berjalan, tentunya lebih banyak juga endpoints dan lebih banyak lagi akses yang bisa dilakukan melalui jaringan. Hal itu akan menjadikan kesulitan mengamankan jaringan menjadi meningkat.

  2. Maintenance dan monitoring lalu lintas jaringan.
    Monitoring dan pengelolaan lalu lintas jaringan menjadi perhatian utama segala departemen dalam IT. Kemampuan dan pengetahuan tentang jaringan haruslah selalu ditingkatkan karena hal ini sangat penting untuk membatasi ticket bolume dan meningkatkan MTTR. Selain itu, dengan koneksi jaringan yang terhubung secara global, seorang engineer dapat bekerja dari tempat yang berbeda yang membuat identifikasimasalah pengguna semakin sulit.

  3. Manajemen performa jaringan
    Mengelola kinerja jaringan bisa jadi menjadi tantangan utama seorang network administrator. Aliran dan volumen data layanan berbasis IP yang terus berkembang semakin membutuhkan kinerja jaringan yang memadai juga.
    Untuk memastikan pengguna dapat menjalankan pekerjaan merekan dengan baik, seorang network admin harus dapat :
    • Terus melakkukan pemantauan pada kinerja matric network secara real-time.
    • Melakkukan troubleshoot VoIP, IP storage, virtual desktop dan lain-lain.
    • Menilai kesiapan jaringan untuk menghadapi layanan baru sebelum diterapkan.

Ketersediaan server dan jaringan merupakan aspek yang penting dalam menjaga produktivitas dan kelangsungan bisnis. Seorang admin jaringakn komputer akan menghadapi banyak tantangan dan memilki tanggung jawab dalam hal menjaga jaringan dan meminimalisir downtime.Karena itu akan ada tantangan yang dihadapi administrator jaringan kedepanya.

Tantangan menjadi seorang administrator jaringan computer
Seorang administrator adalah tulang punggung perusahaan modern yang bergantung pada infrastruktur jaringan yang kompleks.Untuk perusahaan yang menengah hingga besar akan ada ratusan ribu perangkat yang bergantung pada suatu server atau jaringan sehingga seorang administrator bertugas agar dapat menjaga kestabilan dari jaringan tersebut.

  1. Waktu tidak berpihak pada mereka
    Dalam melakukan konfigurasi jaringan tentunya akan memakan banyak waktu untuk melakukan konfigurasi berulang. Hal ini akan membutuhkan waktu yang banyak dari awal perencanaan demi meningkatkan inovasi dan produktivitas jaringna tersebut agar tidak terjadi masalah di kemudian hari.

  2. Sangat sulit mengendalikan user
    Dalam sebuah jaringan pasti akan terdapat user yang menggunakanya. Terkdanag ketersediaan server berbanding terbalik dengan user yang masuk ke dalam jaringan sehingga akan menimbulkan overload dan akan menghambat proses dari jaringan itu sendiri.Belum lagi jika terdapat user nakal yang mengganggu jalanya system jaringan. Hal ini merupakan masalah bagi seorang administrator jaringan untuk dapat mengatasi hal tersebut.

  3. Keamanan Jaringan
    Tugas untuk mengamankan jaringan sangatlah rumit karena di dalam menjaga keamanan sering terjadi kesalahan-kesalahan yang malah menyebabkan timbulnya celah pada jaringan yang meningkatkan resiko pelanggaran data.

  4. Kurangnya Akuntabilitas
    Dengan sebagian besar infrastruktur jaringan, tidak ada cara untuk memastikan akuntabilitas terhadap konfigurasi perangkat dan tindakan pengguna. Jika terjadi pelanggaran keamanan atau ada perubahan konfigurasi yang tidak sah, biasanya tidak ada cara untuk melacak tindakan kembali ke pengguna tertentu.

Sumber :