Sumbawa, Hidup Dari Sapi. Bagaimana pendapat anda ?


(Ahmad Jay) #1

Berkendara di Lintas Tano-Sape di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, kita akan menjumpai sapi dan kerbau merumput di pinggir jalan. Tak jarang ternak tersebut melintas menyeberangi jalan. Karena itu, di sejumlah tempat kawanan ternak tersebut bisa merumput, dipasang rambu-rambu bergambar sapi/kerbau agar pengendara berhati-hati.

Pemandangan di jalan raya yang membentang dari ujung barat Pulau Sumbawa di Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, hingga ujung timur Pulau Sumbawa di Pelabuhan Sape, Kabupaten Bima, tersebut merupakan potret kehidupan masyarakat Sumbawa.

Sumbawa merupakan gudang ternak. Sepanjang jalan kalaupun tidak melihat rumah penduduk, hutan, ladang jagung dan tambak pasti melihat kandang sapi. Memang mayoritas warga di Sumbawa rata-rata bermatapencaharian dari hal diatas. Tentu ini sudah merupakan budaya mereka dan usaha tersebut rata-rata berkembang di daerah ini.

Warganyapun rata-rata bergantung pada sapi untuk hajatan apapun. Menyekolahkan anak, naik haji, beli kendaraan, beli tanah dan lain sebagainya biasanya diperantarakan dengan sapi.

kompas.com

Seperti halnya sapi, kerbau juga dijadikan tabungan. Untuk keperluan sehari-hari, masyarakat bisa dicukupi dari hasil pertanian.

Rata-rata dalam memelihara hewan ternak seperti kerbau, sapi dan kuda umumnya dibiarkan lepas di padang rumput. Bahkan di daerah seperti di Kempo dibiarkan lepas di bawah kaki gunung Tambora. Di sana, ribuan ternak dibiarkan bebas memakan rumput di padang tanpa makanan tambahan lainnya.
Dengan cara yang alami seperti inipun tentu menjadikan daging sapi dan kerbau dari wilayah ini lebih enak.

Meskipun hal ini kelihatnya memungkinkan oknum-oknum tertentu mencuri sapi yang ada. Masyarakat lokal punya cara agar hewan tersebut tidak hilang yaitu diberikan cap dengan besi yang panas sehingga orang lainpun bisa mengetahui pemilik sapi tersebut.

Ditambah lagi dengan jumlah turis yang datang setiap tahunnya dalam acara Tambora Menyapa Dunia yang diselenggarakan setiap tanggal 4 April yang sudah tentu harus disediakan fasilitas yang memadai tentu akan menambah keuntungan peternak.

Tentu untuk meningkatkan sektor ini harus dibarengi dengan usaha pemerintah dalam membantu mensejahterakan rakyatnya agar usaha mandiri tersebut bisa semakin berkembang dan memungkinkan Sumbawa menjadi sebagai pemasok utama sapi dan kerbau di Indonesia. Karena seperti yang terjadi setiap tahunnya saat lebaran harga daging selalu meningkat tajam dikarenakan kekurangan pasokan.

Sumber