Pilih Dokter atau Tukang Gigi untuk Pasang Behel?

Memilih lah dengan bijak untuk kesehatan termasuk kesehatan gigi.

“Bedanya kalau pasang beghel di saya, itu tidak dicabut, hanya direngangkan saja setiap dua minggu sekali, hasilnya juga lebih cepat,” promo Azzam salah satu tukang gigi di Jalan Dipatiukur, kepada detikbandung.

Sementara di dokter gigi, biasanya sebelum pasang kawat pasien diminta untuk rontgen mulut untuk mengetahui apakah gigi pasien harus dicabut atau tidak. Dilihat juga posisi gigi mana saja yang harus diperbaiki. Atau melihat rongga mulut pasien apakah masih luas atau tidak. Jika harus ada yang dicabut, maka gigi pasien akan dicabut secara bertahap. Tapi jika tidak, dokter gigi tidak akan melakukan pencabutan gigi.

Dicabut atau tidaknya gigi itu tergantung dari kondisi gigi pasien sendiri. Ada yang memang harus dicabut ada juga yang tidak. Tidak semua harus dicabut kok,” ujar Vella mahasiswi semester akhir Fakultas Kedokteran Gigi Unpad.

Nah, semuanya tergantung kepercayaan pasien. Apakah mau ditangani oleh dokter atau tukang gigi. Memilih untuk menggunakan jasa Dokter gigi dengan ilmu yang didapatnya selama kuliah hingga mengambil spesialis orto, atau tukang gigi yang mempelajari ilmu tentang gigi dengan mengikuti kursus dan seminar gigi

http://klinikjoydental.com/pilih-dokter-atau-tukang-gigi-untuk-pasang-behel-ini-bedanya/