Pertanyaan-pertanyaan seperti apa yang ditanyakan oleh Produk Manager kepada pelanggan?

manajemen_produk

(nindy arahmah ) #1

Dalam rangka untuk menggali kebutuhan pelanggan biasanya product manager melakukan survey atau interview ke pelanggan atau calon pelanggan.


(Himawat Aryadita) #2

Sumber gambar : simplyhired.com

  • Why

Ini merupakan pertanyaan utama yang harus ditanyakan ke pelanggan. Mengapa anda menggunakan produk atau jasa ini? Mengapa anda memilih perusahaan A ?
Dengan pertanyaan tersebut, anda dapat lebih memahami kebutuhan pengguna dan alasan-alasan mendalam dari sisi pengguna.

  • How do you do that today ?

Pertanyaan ini sangat bagus disaat pengguna menanyakan kepada anda terkait fitur-fitur spesifik yang ada pada produk anda.Denga pertanyaan ini anda dapat lebih memahami bagaimana produk anda dapat membantu pelanggan menyelesaikan tugas atau tujuan mereka. Bila memungkinkan, anda dapat meminta ke pelanggan bagaimana mereka menggunakan produk yang mereka gunakan saat ini, dan bagaimana produk tersebut membantu proses mereka dalam menyelesaikan tugas mereka.

  • How do you feel about (the current solution) ?

Pertanyaan tersebut sangat diperlukan untuk memahami perasaan mereka terhadap produk yang mereka gunakan. Hal tersebut dapat menunjukkan kepada kita peluang-peluang yang dapat kita ambil sehingga produk kita mempunyai fitur-fitur yang berbeda dengan pesaing kita.

  • What is the most frustrating thing about (the current solution, a feature, your day, etc.)?

Pertanyaan ini diperlukan untuk menggali kelemahan-kelamahan yang ada pada produk yang mereka gunakan saat ini. Jawabn mereka sangat berguna untuk memperbaiki produk atau jasa yang mereka gunakan sehingga produk kita menjadi jauh lebih baik daripada produk pesaing.

  • What do you wish you could do with (a product, a task, etc.) that you can’t do today?

Pertanyaan ini berguna agar kita mengetahui kebutuhan pengguna yang spesifik. Sehingga kita dapat merancang fitur-fitur yang spesifik. Hati-hati dengan pertanyaan ini, apabila anda menanyakannya di awal wawancara, maka biasanya anda akan mendapatkan jawaban-jawaban yang ambigu.

  • Can you give me an example?

Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang umum dah sering digunakan. Pertanyaan ini seperti tambang emas bagi produk manajer, karena terkadang kita mendapatkan ide pengembangan produk dari jawaban-jawaban yang diberikan oleh pelanggan terhadap ini.

  • If this were available today, would you buy/use it?

Pertanyaan ini biasanya menghasilkan jawaban yang tidak akurat. Mungkin karena rasa sungkan, sehingga mereka akan menjawab “iya”. Yang perlu anda lakukan ketika bertanya dengan pertanyaan ini adalah, anda harus diam dan mendengarkan respon mereka dalam waktu agak lama (sekitar 60 detik). Anda akan mendapatkan gambaran yang detail terkait proses mereka dalam membuat keputusan.

  • Why would you recommend our solution to others?

Ini adalah pertanyaan pamungkas. Anda dapat melihat apakah mereka benar-benar tertarik dengan produk anda. Semakin tertarik mereka terhadap produk kita, semakin besar kemungkinan mereka menjawab “iya” beserta beberapa alasannya.

Sumber :

productplan.com


(Yusriyah Rahmah) #3

Apa keluhan atau masalah yang anda hadapi?
Sebagai seorang yang bergerak di sistem informasi, tujuan kita adalah untuk melayani, pertolongan kitalah yang dibutuhkan orang lain. Maka dari itu, suatu masalah adalah pekerjaan bagi kita, karena itulah jasa kita dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain.

Setelah memberikan solusi, apakah beberapa solusi kami membantu untuk tercapainya apa yang anda butuhkan?
Sistem informasi selalu memberikan berbagai macam solusi, tak luput dari solusi pasti ada konsekuensinya, selama kita dapat menyediakan solusi dengan konsekuensi yang diinginkan pelanggan, maka pelanggan akan memberikan kepercayaannya kepada kita untuk menyelesaikan permasalahannya.

Apakah ada keluhan pada proses yang kami sediakan?
Sebagai makhluk sosial, tak luput kesalahan atas apa yang kita kerjakan, mungkin sebagian layanan kita tidak sejalan dengan pelanggan, maka dengan itu kita harus mencari solusi lain yang lebih baik, dan membuktikannya.

Pelayanan apalagi yang anda butuhkan?
Setelah memberikan layanan atas apa yang dibutuhkan pelanggan, maka sebaiknya kita bertanya apalagi permasalahannya, dengan banyaknya layanan yang kita berikan, pelanggan akan semakin percaya dan yakin kepada layanan kita.