Persiapkan Masa Depan dengan Investasi Terbaik Vestifarm

Membahas tentang peternakan, vestifarm adalah contoh platform peternakan online yang merupakan startup baru. Vestifarm didirikan oleh anak-anak muda yang melihat potensi yang ada disektor peternakan. Mereka melihat tingginya permintaan akan daging di pasaran. Di Indonesia impor daging sapi sebanyak 60% - 70%, padahal Indonesia masih memiliki lahan yang bisa dikembangkang untuk peternakan. Peningkatan produksi daging di Indonesia hanya 9% dibandingkan dengan permintaan daging yang mencapai 13%. Selain melihat potensi, mereka juga melihat kemampuan yang mereka miliki sehingga dapat mengkolaborasikan ilmu yang mereka dapat untuk membangun vestifarm.

Jika dilihat dari sudut pandang ekonomi di Indonesia ada 11 dari 20 orang merupakan investor muda. Jika dilihat dari sisi geografi Indonesia masih memiliki lahan yang cukup luas, sebagai contoh di Kalimantan masih terdapat banyak lahan untuk dijadikan perkembangbiakan hewan ternak.

Anak-anak muda tersebut membuat sebuah investasi di bidang peternakan secara online dengan tujuan meningkatkan kebutuhan daging di pasar. Mereka menawarkan kepada investor sebesar 30% keuntungan. Keuntungan tersebut didapatkan setelah 3,5 bulan berinvestasi. Menurut mereka dengan adanya vestifarm, investasi yang dilakukan lebih baik dari investasi emas dan properti.

Sumber:


“Menurut mereka dengan adanya vestifarm, investasi yang dilakukan lebih baik dari investasi emas dan properti.”

Hal tersebut menjadi salah satu faktor semakin banyaknya kemunculan startup yang berbasis agrobisnis (Agotech). Apalagi ada dukungan dimana sumber daya alam Indonesia berlimpah. Dengan adanya kemudahan dukungan yang diberikan startup, dan penggunaan teknologi sehingga memudahkan investor untuk berinvestasi. Menurut saya, Vestifam dapat juga dikatakan sukses karena mereka bisa mendobrak persaingan dengan baik dan cepat mendapatkan kepercayaan pelanggan dengan adanya open invest ke-2..

Hal yang menarik pada platform investasi peternakan sapi online Vestifarm ini ialah pengelolaannya yang sudah terbilang professional. Vestifarm dikelola oleh para ahli di bidang bisnis, S2 Produk dan Teknologi Peternakan dan Manajemen Ilmu Komputer yang telah berpengalaman di bidangnya. Pengelolaan sapi Vestifarm juga dikelola oleh peternak professional yang berpengalaman lebih dari 8 tahun. Belum lagi dilengkapi dengan manajemen kandang yang terstandarisasi dan formulasi pakan terbaik, serta pengelolaan platform secara professional.

" CEO Vestifarm Darman Jarrahman menjelaskan, dengan konsep patungan yang bisa diikuti oleh 5-6 orang untuk 1 ekor sapi, estimasi hasil keuntungan sebesar 30% dalam waktu 3,5 bulan. “Jauh lebih besar dan lebih cepat dibandingkan investasi emas dan reksadana,” katanya."

Dikutip dari tribunews.com, menggambarkan bahwa vestifarm sendiri memberikan konsep untuk investasi pada bidang peternakan sapi yang mudah dan terjamin untuk menghasilkan keuntungan yang besar. Bahkan sektor peternakan sapi sendiri pasti dilirik banyak kalangan bisnis seperti rumah makan, hotel - hotel kelas atas, mungkin bisa menjadi pertimbangan untuk berinvestasi menggunakan vestifarm

tidak hanya itu, hal yang menarik lainnya ialah bagaimana vestifarm memberikan pelayanan untuk meyakinkan pelanggan dengan penjelasa terkait jaminan resiko dengan asuransi ternak, memperbolehkan kunjungan dan info perkembangan melalui email serta adanya sertifikat kepemilikan hewan ternak.


Hal ini cukup mengesankan bagi saya, karena dapat menarik minat para calon investor supaya lebih yakin memilih vestifarm. Karena sebuah jaminan merupakan hal yang paling penting bagi seorang investor, yang menjadi pertanyaan selanjutnya ialah apakah hanya dengan jaminan asuransi ternak bisa memaksimalkan kepuasan pelanggan (unmet customer need) ?

Jadi apakah investasi di Vestifarm dibatasi oleh jumlah orang? Kalau yang saya lihat di Crowde yang merupakan website investasi untuk permodalan petani tidak ada ketentuan batasan orang, yang ditentukan adalah biaya minimal untuk investasi, persentase yang didapat oleh investor, dan durasi penanaman modal. Selama modal investasi terpenuhi, maka investasi tersebut dapat berjalan. Permasalahannya adalah apakah dana yang diinvestasikan benar-benar sampai ke peternak yang susai? Bagimana prosedur jika terjadi kegagalan? Apakah modal investasi bisa dikembalikan atau dipertanggung jawabkan?

Yang saya tau setelah mencoba untuk mendaftar, kita hanya diberikan halaman berupa produk yang siap untuk diinvestasikan dan berapa jumlah uang untuk diinvestasikan. Untuk permasalahan apakah dana akan sampai / sesuai dengan investasi yang diharapkan mungkin bisa dilihat dari dashboard yang diberikan oleh vestifarm

Karena saya belum melakukan investasi maka tidak terlihat di dashboard tersebut, tapi jika melihat dari data atributnya bisa diperkirakan kita mengetahui jumlah biaya yang kita investasikan (Payment) dan total investasi (Total Investment dari produk kita tersebut. Sehingga kita bisa mengetahui setelah pembayaran apakah dana kita akan sampai atau tidak.

Untuk jumlah orang yang berinvestasi saya masih belum menemukan secara pasti, namun kemungkinan vestifarm hanya membatasinya dengan membuka waktu investasi per bulan.