Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Pentingkah membangun sebuah personal branding?

Muthia Agustina Muthia Agustina 5 years ago

PERSONAL BRANDING|690x397

Pertama - tama, apa sih personal branding itu? Personal branding itu merupakan proses membangun persona Anda untuk audiens/ target Anda. Yang dimana dengan akurat dan hati-hati untuk mengkomunikasikan nilai-nilai, keyakinan, serta tujuan Anda. "Setiap orang sangat perlu hal itu (personal branding) karena setiap orang itu berbeda dan unik karena memiliki 'tahapan' di masing-masing kehidupannya," papar Novita Rumngangun selaku Director & Chief Marketing Office Manulife Indonesia dalam acara 'Workshop for Media' yang diadakan asuransi Manulife Indonesia di Epic Coffee, Yogyakarta, Rabu (31/10/2019).

Memiliki personal branding dapat menjadi aset penting untuk meraih kesuksesan. Ketika seseorang memiliki personal branding yang kuat maka akan membangun sebuahpenilaian positif dari orang lain. Membangun personal branding apabila dikaitkan dengan kinerja yang kita miliki, tujuannya dapat berupa membangun kepercayaan orang lain terhadap kita, ini berkaitan terkait pelaksanaan tugas dan pekerjaan yang dilakukan.

Ada banyak sekali manfaat yang bisa didapat orang dari menciptakan branding pada diri sendiri. Nah menurut Youdics, pentingkah membangun sebuah personal branding untuk diri sendiri?

89

Penting banget dong, karena dengan membangun personal branding untuk diri kita sendiri berari kita peduli terhadap diri kita dan jadi lebih menjaga diri sendiri dengan memiliki citra diri yang baik dan menampilkan kesan yang ada didalam diri kita.

Membangun sebuah Personal Branding itu sangat penting. Menurut saya setiap manusia itu mempunya kapasitas yang sama, namun yang membedakan nya bagimana cara kita dikenal oleh orang lain. Dengan membangun sebuah personal branding kita dapat mengatur siapa sih kita dari pandangan orang lain. Melalui personal branding kita juga dapat membuka peluang-pelungan yang sebenarnya tidak pernah terpikirkan. Misalkan si A membangun personal branding bahwa dia pekerja keras dan penuh semangat, bisa saja ada teman nya si A yang menawarkan pekerjaan dikarenakan ia mengenal bahwa si A ini pekerja keras dan penuh semangat. Maka dari itu, menurut saya personal branding itu sebuah aset yang berhaga dan sangat penting untuk dibangun.

Setuju sekali sama Kak Salva dan Kak Anisa, penting sekali seseorang membangun personal branding untuk menciptakan citra yang positif. Selain itu juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Personal branding juga dapat membuat kita mendapatkan pengakuan di bidang keahlian yang kita miliki. Dengan demikian, hal-hal lain seperti kepercayaan, apresiasi dan kekaguman akan datang dengan sendirinya. Dengan begitu selain rasa percaya diri yang kita dapat, kita juga akan mendapatkan kepercayaan dari orang lain. Dan dengan begitu, banyak relasi dan koneksi yang kita dapat dari personal branding yang baik.

Personal branding menurut saya sangatlah penting. Sangat menarik jika kita membahas personal branding.

Dari ilmu yang saya dapat dalam workshop personal branding yang pernah saya ikuti, personal branding itu sendiri dikenal juga sebagai citra diri. Secara garis besar personal branding adalah bagaimana kita ingin dikenal oleh orang lain melalui apa yang kita perlihatkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Hal ini juga berkaitan dengan kualitas diri (value), kemampuan (skill & competence), perilaku (behavior), penampilan (total look), keunikan (uniqueness), prestasi (achievement), dan autentik (authentic). Dengan demikian secara tidak langsung apa yang orang lain lihat dari kita, itu adalah personal branding kita sesungguhnya.

Jika boleh menambahkan, dalam membentuk personal branding, kita harus mampu menganalisis personal SWOT yang kita miliki. SWOT adalah suatu teknik perencanaan strategi yang bermanfaat untuk mengevaluasi kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threat). Analisis ini diperkenalkan oleh Albert S Humphrey pada tahun 1960-an, yang mana melalui analisis ini kita dapat memetakan apa yang dapat kita kembangkan dari diri sendiri, siasati dan persiapkan untuk mempermudah kita dalam meraih kesuksesan.

Ayo mulai sekarang coba bangun personal branding kita ya youdics ????

Personal branding merupakan bentuk dari citra diri kita sendiri untuk dapat dikenal oleh orang lain. Menurut saya, personal branding itu penting banget karena dapat membantu untuk membangun kepercayaan orang lain. Orang akan merasa lebih nyaman saat bisa menebak apa yang bisa dilakukan seseorang. Ketika sudah mengetahui reputasi seseorang, mereka akan merasa nyaman bekerjasama dan akan terus memberikan tanggung jawab atas kebutuhannya. selain itu, personal branding juga dapat membantu untuk meningkatkan kredibilitas seseorang serta membangun koneksi

Kita semua setuju ya bahwa personal branding itu penting banget bagi setiap orang. Kita sendiri yang menentukan ingin image seperti apa yang diketahui dan dilihat oleh orang lain. Tentu semua orang menginginkan personal branding yang positif dan beneficial. Impresi pertama kita sangat menentukan penilaian orang lain, sehingga kita sebisa mungkin membangun memperkenalkan diri secara positif. Namun perlu diingat bahwa kita harus tetap konsisten dengan personal branding tersebut. Aku setuju banget kata temen-temen diatas bahwa personal branding berpengaruh terhadap pekerjaan, apalagi dengan canggihnya sosial media sekarang. Kita bisa ambil contoh paling relevan buat jobseeker, yaitu LinkedIn. Jangan lupa dengan Instagram, Twitter dan media sosial lain yang biasa digunakan orang - orang. Maka dari itu penting banget buat kita membuat personal branding yang baik melalui sosial media, jadi sekarang kita harus perhatikan apa saja postingan yang akan membuat personal branding kita jadi lebih positif.

[details="Referensi"]
Petruca Irina. Perosnal Branding Through Social Media. International Journal of Communication Research Vol 6. 2016.
[/details]

Menurut saya sangat penting untuk membangun sebuah personal branding dengan tujuan agar orang lain tau apasih kelebihan kita yang berbeda dari orang lain. Ibarat nya personal branding ini seperti warna yang menjadi pembeda kita dengan orang lain dan akan mengarah pada kepercayaan seseorang.

Menurut saya penting untuk membangun personal branding, apalagi sekarang kita berada di era digital. Personal branding bisa menjadi kunci untuk melihat dan memanfaatkan sebuah peluang. Orang yang memiliki personal branding kuat, dia juga memiliki pengaruh bagi orang lain disekitarnya yang mana nilai inilah yang bisa kita jual dan tidak semua orang bisa memiliki potensi ini.

Dengan mengenali diri sendiri, menjadi kosisten, memiliki ciri khas yang unik, suka menjalin relasi dengan orang sekitar, dan selalu belajar (haus akan pengetahuan) merupakan cara serta proses untuk membangun personal branding diri kita sendiri.

Setelah membaca tanggapan dari beberapa pendapat teman-teman diatas, saya sangat setuju dengan statement mereka bahwa personal branding itu penting. Menurut saya sendiri, personal branding sangatlah penting. Ibaratnya kita ingin mempromosikan diri kita pada orang lain atau mengenalkan diri kita pada orang lain sesuai dengan yang kita inginkan. Melalui personal branding tersebut, setiap individu dapat mengenalkan diri mereka pada orang lain dengan cara mereka sendiri. Setuju dengan kak Ayu bahwa personal branding juga berkaitan dengan beberapa hal, yaitu

[quote="ayushintyadewi, post:5, topic:160114"]
kualitas diri (value), kemampuan (skill & competence), perilaku (behavior), penampilan (total look), keunikan (uniqueness), prestasi (achievement), dan autentik (authentic)
[/quote]

Dari sana, orang-orang akan mengenal kita sesuai dengan branding yang telah kita tawarkan pada orang-orang tersebut. Dengan demikian, personal branding itu sangat penting.

Sangat setuju dengan teman teman yang lain, membangun personal branding merupakan hal yang penting dilakukan. Personal branding
bertujuan untuk membangun persepsi masyarakat terhadap aspek yang dimiliki seseorang. Terlebih lagi di era digital, pembentukan personal branding dapat lebih mudah dilakukan tetapi jangan sampai kemudahan tersebut menjadi boomerang bagi diri kita sendiri.
(McNally & Speak, 2002).