Pendekatan penelitian Kuantitatif

Sebagai salah satu jenis metode penelitian, penelitian kuantitatif pasti memiliki ciri khas yang membedakannya dengan penelitian kualitatif.

Apa pendekatan penelitian kuantitatif?

Penelitian kuantitatif paling sering menggunakan logika deduktif, di mana peneliti memulai dengan hipotesis dan kemudian mengumpulkan data yang dapat digunakan untuk menentukan apakah bukti empiris mendukung hipotesis itu ada.

Analisis kuantitatif membutuhkan informasi numerik dalam bentuk variabel. Variabel adalah cara mengukur karakteristik apa pun yang bervariasi atau memiliki dua atau lebih nilai yang mungkin. Banyak karakteristik secara alami numerik (seperti tahun pendidikan, usia, pendapatan); untuk variabel-variabel numerik ini, angka-angka yang digunakan untuk mengukur karakteristik itu bermakna karena mereka mengukur jumlah karakteristik yang ada.

Seringkali peneliti tertarik pada karakteristik yang tidak bersifat numerik (seperti jenis kelamin, ras, religiusitas), tetapi bahkan variabel-variabel ini diberi nilai numerik untuk digunakan dalam analisis kuantitatif meskipun angka-angka ini tidak mengukur jumlah karakteristik yang ada. Misalnya, meskipun kategori variabel “jenis kelamin” dapat dikodekan sebagai perempuan = 1, laki-laki = 2 ini tidak berarti bahwa laki-laki memiliki dua kali jumlah karakteristik “jenis kelamin” dibandingkan dengan perempuan.

SUMBER: