Mengapa Windows Vista dianggap kurang memuaskan dan menjadi produk gagal dari Microsoft?

Windows Vista adalah sistem operasi berbasis grafis dari Microsoft yang digunakan pada personal computer, baik untuk pengguna rumahan maupun bisnis, pada komputer laptop, maupun media center. Windows Vista merupakan produk yang dikeluarkan Microsoft setelah Windows XP dan sebelum Windows 7.

Salah satu faktor yang menjadi isu dari kegagalan Windows Vista yakni berkaitan dengan fitur keamanan yang dikenal dengan User Account Control atau UAC. Microsoft merancang fitur ini dengan tujuan untuk mencegah pengguna membuat beberapa jenis perubahan pada sistem tanpa persetujuan dari administrator. Hal ini dapat menjadi masalah dikarenakan Windows XP sangat sedikit membatasi cara pengguna untuk dapat berinteraksi dengan workstation mereka. Bahkan, saat ini vendor perangkat lunak telah memanfaatkannya dengan merancang perangkat lunak dengan asumsi aplikasi tersebut dapat berjalan di lingkungan yang tidak terbatas.

Karena cara kerja dari fitur keamanan tersebut, Windows akan membatasi pengguna dan juga menempatkan batasan pada aplikasi. Mekanisme keamanan di Windows XP bekerja dengan cara yang persis sama, namun terdapat satu perubahan mendasar dalam model keamanan yang digunakan pada Windows Vista. Di Vista, bahkan administrator diperlakukan sebagai pengguna biasa. Ini berarti meskipun pengguna masuk sebagai administrator lokal, mereka mungkin tidak dapat menjalankan aplikasi tertentu karena Vista tidak memberikan izin akses yang tidak terbatas ke sistem oleh akun administrator tersebut.

Selain itu ada banyak sekali versi dalam Windows Vista yang bukannya memberikan hal positif akan tetapi justru membuat pengguna kebingungan dalam mengoperasikannya. Windows Vista memiliki banyak versi seperti seperti Windows Vista Starter, Windows Vista Home Basic, Windows Vista Home Premium, Windows Vista Enterprise, Windows Vista Ultimate dan Windows Vista Business. Padahal umumnya bagi pengguna rumahan, mereka hanya menginginkan sistem operasi yang sederhana dan penguna kantoran menginginkan sistem operasi dengan fitur lengkap.

Faktor pemasaran juga menjadi salah satu penyumbang penyebab kegagalan produk ini. Microsoft diangap tidak memasarkan Windows Vista se-gencar saat Microsoft memperkenalkan Windows XP meskipun beberapa kali muncul dalam iklan televisi maupun poster-poster.

Dibalik faktor-faktor kegagalan tersebut, ternyata berhembus kabar bahwa sebenernya Windows Vista memang merupakan produk yang tidak layak ketika diluncurkan. Para developer di Microsoft tidak siap untuk meluncurkan produk ini. Namun karena tuntutan waktu dan biaya, Microsoft dengan terpaksa meluncurkan Windows Vista.

Referensi

http://www.zdnet.com/article/the-top-five-reasons-why-windows-vista-failed/

http://searchenterprisedesktop.techtarget.com/tip/Why-Windows-Vista-compatibility-issues-exist-and-what-to-expect

http://www.plimbi.com/news/125332/windows-vista

Penyebab kegagalan dari Windows Vista adalah karena perangkat keras, perangkat lunak, dan kompatibilitas driver dari garis Windows 9x ditambah stabilitas dan kekuatan industri dari jalur Windows NT memiliki masalah kompatibilitasnya sangat besar. Selain itu juga memiliki platform Windows tunggal yang sangat kompatibel menyederhanakan pengalaman komputasi bagi user, departemen TI, dan vendor perangkat lunak dan perangkat keras.

Microsoft lupa atau mengabaikan fakta tersebut saat merilis Windows Vista, karena, walaupun ada masa beta yang lama, banyak perangkat lunak dan perangkat keras yang ada tidak kompatibel dengan Vista saat diluncurkan pada Januari 2007. Karena banyak program dan periferal penting tidak dapat digunakan lagi oleh Vista, yang tidak mungkin membuat banyak departemen TI mengadopsi program dan periferal tersebut.

Setelah Windows ditargetkan oleh serangkaian virus, worm, dan malware di awal tahun 2000an, Microsoft memulai inisiatif Trustworthy Computing untuk membuat produknya lebih aman. Salah satu hasilnya adalah Windows XP Service Pack 2 (SP2), yang memenangkan IT dan membuka jalan bagi Windows XP untuk menjadi OS yang sebagian besar banyak digunakan di dunia.

OS paling aman yang pernah dikeluarkan Microsoft namun harganya adalah fitur yang user-hostile seperti UAC, serangkaian perintah keamanan yang jauh lebih rumit yang menyertai banyak tugas dasar, dan sejumlah masalah ketidakcocokan perangkat lunak. Dengan kata lain, Vista memecahkan banyak hal yang pengguna biasa lakukan di XP.

Selain itu, pengguna juga dibuat bingung. Dari awal, pengguna mengeluh mengenai banyaknya versi Vista yang dijual. Siapa yang memerlukan semua varian ini? Yang diperlukan hanyalah satu versi sederhana (Home) dan satu versi yang memiliki semua fitur (Pro). Kebingungan ini tampaknya terjadi disebabkan oleh tidak ada karyawan Microsoft yang mengerti mengenai strategi pemasaran.

Menyita banyak ruang memori PC pemakai karena ukuran source code terlalu besar. Terlalu besarnya ukuran Source Code, sehingga mengakibatkan Kinerja Windows Vista menjadi Lambat. Batrai laptop menjadi lebih boros. Permasalahan itu seharusnya diperbaiki dengan source code terpisah dan hybrid hard disk (HHD). Namuun hingga saat ini pengguna masih harus menggunakan SSD yang harganya sangat mahal.

Beberapa faktor kegagalan Windows Vista adalah tidak support driver pada Windows XP, sehingga tidak berjalan pada Windows Vista ini menyebabkan kekecewaan pada pengguna. Kegagalan Windows Vista berdampak pada penjualan, ketika banyak sekali para pengguna mengeluhkan lambatnya sistem pada hardware lama. Selain itu pengguna juga menemukan kendala pada Windows Vista yang sangat berat jika dipasang pada komputer dengan spesifikasi rendah. Hal tersebut menjadi alasan pertama banyak orang enggan memperbarui sistem operasinya dari Windows XP ke Windows Vista.

Peluncuran Windows Vista yang memperkenalkan user interface Aero. Dikenal sebagai Windows Aero atau Aero Glass. Windows Vista memberikan tampilan dan nuansa yang sama sekali baru dengan mengubah windows menjadi panel kaca dengan batas buram. Microsoft juga membangun fitur flip 3D yang akan membuat konten live windows dalam tampilan 3D. Ini dirancang untuk menjadi versi yang lebih baik dari tab 'alt + Windows. Sebagian besar bagian grafis baru yang intens dari Windows Vista ini menyebabkan beberapa kritik terhadap sistem operasi tersebut.

Windows Vista yang saat itu ditunggu-tunggu sebagai pembaruan dari Window XP, ternyata sistem operasi Windows Vista banyak kekurangan yang muncul. Windows XP merupakan sistem operasi yang sangat berhasil yang dikeluarkan sebelumnya oleh Microsoft. Fitur baru yang disematkan oleh Microsoft pada Windows Vista, yaitu User Account Control (UAC) sebuah keamanan komputer yang ada di Window Vista terdapat kendala saat program yang memerlukan hak istimewa administrator untuk dipasang, muncul masalah yang timbul pada UAC berulang kali, seperti bertanya kepada user. Sehingga UAC menguasai komputer secara penuh untuk user berinteraksi dengannya. UAC membuat para user kesal, padahal Windows XP sedikit membatasi cara pengguna untuk berinteraksi. Selain itu Windows Vista juga mempunyai berbagai versi, ternyata dengan berbagai versi ini membuat para user kebingungan juga.

Windows Vista yang seharusnya merevolusi Windows dengan sistem file dan antarmuka pengguna yang baru. Nyata nya perkembangan Microsoft Longhorn yang tidak terkendali menjadi kesalahan yang dimunculkan Microsoft. Keterpaksaan Microsoft untuk meluncurkan Windows Vista karena tuntutan waktu dan biaya menjadi boomerang bagi Microsoft. Sehingga muncul sebuah sistem operasi yang datang terlambat ke pasaran dengan kritik yang meluas menjadi faktor kegagalan Microsoft. Kesalahan besar tersebut menjadi keputusan Microsoft untuk memberhentikan Window Vista pada akhirnya.

Referensi

https://www.theverge.com/2017/4/11/15241580/microsoft-windows-vista-end-of-support
https://www.pluralsight.com/blog/it-ops/top-10-reasons-people-hate-windows-vista
https://tirto.id/akhir-perjalanan-dari-kegagalan-windows-vista-clqH

Adapun faktor yang mempengaruhi Windows Vista gagal adalah programnya yang lambat. Selama bertahun-tahun Microsoft dikritik oleh pengembang dan para profesional I.T untuk “software yang kembung” menambahkan begitu banyak perubahan-perubahan dan kemampuan dalam programnya hingga kode programnya menjadi besar dan lambat. Akan tetapi hal ini tampaknya belum pernah mempengaruhi penjualan softwarenya. Dengan Windows Vista, penggembungan software tampaknya akhirnya menghantui Microsoft.

Vista mempunyai lebih dari 50 juta baris kode. XP mempunyai 35 juta baris kode saat pertama kali diluncurkan, dan sejak itu XP telah berkembang hingga 40 juta baris kode. Penggembungan kode ini berakibat memperlambat Windows Vista, terutama jika berjalan diatas hardware yang bukan tercepat dan terkini. Bahkan Windows XP versi terakhir terdengar mengalahkan versi terakhir dari Windows Vista. Tidak seorangpun yang mau menggunakan komputer yang lebih lambat dari yang sebelumnya.

Hal ini dikarenakan banyaknya penyebab-penyebab Windows Vista berjalan dengan lambat.

1. Sistem dual-boot atau multi boot

Jika komputer disetup untuk dua sistem operasi atau lebih, terkadang dapat menyebabkan operasi windows vista berjalan lambat. Kita dapat mengusahakan untuk memilih urutan boot sehingga hanya satu sistem operasi saja yang akan di-start saat komputer dihidupkan.

Langkahnya sebagai berikut:

  1. Klik Start > Control Panel > System anda Maintenance > System.
  2. Pilih Advanced System Settings. Jika diminta memasukkan password masukkan password anda.
  3. Pilih tab Advanced.
  4. Pilih Setting under Startup and Recovery.
  5. Di bawah kategori System startup, akan ditemukan daftar sistem operasi default. Pilih yang ingin kita gunakan untuk start komputer.
  6. Klik OK dan tutup semua jendela.

2. Menggunakan startup repair
Jika anda yakin rendahnya performansi vista bukan disebabkan hardware atau virus, kita dapat mencoba menjalankan fitur Startup Repair untuk memperbaiki file sistem yang korup atau bermasalah. Dibutuhkan DVD/CD instalasi Vista untuk pemecahan ini.

3. Menggunakan sytem file checker (SFC)

Jika kita menghadapi pesan-pesan lockup atau error saat menggunakan aplikasi-aplikasi windows, coba jalankan tool System File Checker untuk memindai file-file yang korup dalam sistem operasi.
Jika SFC menemukan beberapa file yang korup, SFC akan mengganti file-file yang korup tersebut dengan versi file-file yang “diketahui baik”. Bagaimana cara menggunakan file checker (SFC)? Berikut caranya:

  1. Pergi ke menu Start.
  2. Dalam field Search, ketik cmd.
  3. Klik kanan entri cmd.
  4. Pilih Run as administrator. Lalu lanjutkan dengan prompt-prompt berikutnya.
  5. Pada prompt perintah, ketik perintah: sfc /scannow, susul dengan tekan Enter.

4. Menggunakan Safe Mode
Safe Mode merupakan tool diagnosa (diagnostic) untuk penelusuran masalah-masalah startup sistem dan performansi. Saat men-star sistem dalam Safe Mode, windows Vista hanya akan menjalankan setting default windows, layanan-layanan, peranti-peranti dan driver-driver dasar saja.

https://www.enjang.com/2014/06/cara-mengatasi-windows-vista-berjalan.html

Salah satu penyebab kegagalan Windows Vista adalah banyaknya keluhan-keluhan dari pengguna tentang banyaknya terjadi masalah pada performa Windows Vista . Dari banyaknya keluhan pengguna tersebut, perusahaan Apple yang menjadi pesaing Microsoft, mengeluarkan iklan yang berjudul “Get A Mac”, yang merupakan sindiran dan kritik terhadap performa Windows Vista yang menurun dan kerap bermasalah.

Microsoft sendiri juga mengeluarkan kampanya berjudul “I’m a PC” untuk mempertahankan popularitas Windows, namun saat itu, Apple yang tengah naik daun dan namanya mulai terkenal di pasaran, lebih memenangkan pangsa, sehingga pengguna beralih ke produk Apple yaitu Mac, yang mulai muncul di pasaran, dengan designnya yang eksklusif dan simple.

Kegagalan Windows Vista tidak hanya dengan segala kekurangannya di fitur keamanan , hardware dan performanya, namun juga strategi pemasaran Microsoft terhadap Windows Vista. Pemasaran Windows Vista tidak seheboh dan sepopuler versi Windows sebelumnya, sehingaa peminat dari Windows Vista kurang, dan tidak sepopuler produk pesaingnya yang melakukan kampanya lebih besar di zaman tersebut…Sehingga banyak pengguna yang masih tetap bertahan dengan OS Windows XP pendahulu Windows Vista yang dianngap lebih baik.

Jadi kesimpulan yang saya dapatkan, Windows Vista gagal menjadi produk laris di pasaran, karena performanya yang terdapat banyak kesalahan, pesaing yang melakukan strategi marketing lebih gencar dan menarik serta produk pesaing yang lebih unggul dari Windows Vista, menjadi faktor-faktor kegagalan produk Windows Vista.

Referensi: