Mengapa kita harus melakukan Analisis Risiko Kuantitatif pada sebuah proyek?

image

Analisis Risiko Kuantitatif adalah metode pengukur risiko prioritas tertinggi Anda untuk menentukan probabilitas pencapaian keseluruhan biaya dan jadwal tujuan Anda. Sebagai contoh, daripada memberi peringkat probabilitas risiko sebagai tiga pada skala satu sampai lima secara kualitatif, kami akan memperkirakan probabilitasnya menjadi 50%.

Mengapa kita harus melakukan Analisis Risiko Kuantitatif pada sebuah proyek ?

Mengapa Melakukan Analisis Risiko Kuantitatif pada sebuah proyek,

  • Better Overall Project Risk Analysis
    Risiko individu dievaluasi dalam analisis risiko kualitatif. Tetapi analisis kuantitatif memungkinkan kita untuk mengevaluasi keseluruhan risiko proyek dari risiko individu.

  • Better Business Decisions
    Keputusan bisnis jarang dibuat dengan semua informasi atau data yang kita inginkan. Untuk keputusan yang lebih penting, analisis risiko kuantitatif memberikan informasi dan data yang lebih obyektif daripada analisis kualitatif. Perlu diingat: Meskipun analisis kuantitatif lebih obyektif, ini masih merupakan perkiraan. Manajer proyek yang bijaksana mempertimbangkan faktor-faktor lain dalam proses pengambilan keputusan.

  • Better Estimates
    Seorang manajer proyek memperkirakan durasi proyek pada delapan bulan dengan biaya $ 300.000. Proyek ini sebenarnya memakan waktu dua belas bulan dan menghabiskan biaya $ 380.000. Apa yang terjadi? Manajer proyek melakukan Work Breakdown Structure (WBS) dan memperkirakan pekerjaan. Namun, manajer proyek gagal mempertimbangkan dampak potensial dari risiko (baik dan buruk) pada jadwal dan anggaran.

Referensi

http://projectriskcoach.com/evaluating-risks-using-quantitative-risk-analysis/

A post was merged into an existing topic: Apa yang dimaksud dengan manajemen risiko proyek?