Mengapa Isu Lingkungan Terpinggirkan Dalam Politik di Indonesia?

Krisis lingkungan tengah terjadi, dampaknya semakin memburuk dalam beberapa tahun terakhir. Pemanasan global, kepunahan beberapa spesies, perubahan iklim, kelangkaan air bersih, dan polusi udara serta ancaman senjata biologis, merupakan segelintir permasalahan lingkungan yang bisa menganggu kehidupan manusia. Hal semacam ini bukan hanya tentang perlunya kesadaran masyarakat mengenai krisis lingkungan yang terus bergulir, tetapi juga mengenai kesadaran para aktor politik terkait kebijakan mereka. Sayangnya, isu lingkungan belum banyak dibicarakan oleh para politis. Isu lingkungan nyaris terpinggirkan dari perhatian publik padahal isu tersebut tak kalah penting jika dibandingkan dengan isu-isu lainnya. Mengapa hal tersebut terjadi?

Dalam konteks politik, isu lingkungan akan menjadi pilihan agenda jika iklim demokrasi yang ada memberi ruang bahwa isu-isu lingkungan menempati agenda prioritas. Hanya saja dalam prakteknya iklim demokrasi tidak serta merta menjadikan isu lingkungan menjadi agenda utama. Dalam beberapa hal demokrasi kadangkala justru berpotensi menelantarkan agenda lingkungan. Masyarakat juga lebih mementingkan kebutuhan ekonomi daripada memperbaiki lingkungan hidup.Oleh karena itu, Hampir tidak ada calon legislatif yang berani menjual isu lingkungan hidup kepada konstituennnya.

Dunia perpolitikan di Indonesia juga dipenuhi oleh berbagai isu salah satunya isu identitas.
Saras Dewi, dosen Filsafat Lingkungan di Universitas Indonesia (UI), mengatakan bahwa jelas sekali isu politik identitas lebih digandrungi, dan isu lingkungan masih jauh di belakangnya. Menurutnya ini harus diubah. Saras menganalogikan politik identitas seperti terkurung dalam tempurung. Persoalan yang ada masih berputar pada loyalitas terhadap simbol-simbol tribal, kelompok berdasarkan agama, etnis, maupun ide-ide sejenis yang tak ada gunanya sama sekali.

Jika sudah begini, apakah yang harus dilakukan agar isu lingkungan tidak lagi terpinggirkan? Berikan tanggapanmu

Sumber:

  1. Alaidrus, Fadiyah. 2018. Di Indonesia, Masalah Lingkungan Tenggelam oleh Politik
    Identitas.
    https://tirto.id/di-indonesia-masalah-lingkungan-tenggelam-oleh-politik-identitas-daTb (diakses 17 September 2020)

  2. Alminangkabawi, Altifna. 2018. Demokrasi dan Isu Lingkungan Hidup.
    https://www.kompasiana.com/artifnah/5beed45243322f5d87293ad2/demokrasi-dan-isu-lingkungan-hidup?page=all (Diakses 18 September 2020)

  3. Supratiwi. 2014.Partai politik dan Politik Hijau : Studi tentang Kepedulian Parpol terhadap Politik yang Prolingkungan di Kota Semarang.
    https://ejournal.undip.ac.id/index.php/politika/article/download/4936/4474 (Diakses 24 September 2020)

bagus sih, pasalnya mungkin isu lingkungan kegusur di politik karena ya banyak petinggi lebih mengutamakan koordinasi antar pekerja di pemerintahan dimana juga sibuk mengurusi administrasi dan kebijakan. tapi hal karena politik identitas juga ada sih, padahal ling hidup kalo di propaganda-kan justru terdengar sampai pemimpin malah baik dan aware sama tata kelola dan isu masalah yang digandrungi global seperti pemanasan global.