Lukisan "Make Figure" karya Rudolf Bonnet

Lukisan “Make Figure” karya Rudolf Bonnet

image

Lukisan “Make Figure” merupakan salah satu tema karya perupa seni lukis Indonesia, Rudolf Bonnet. Lukisan ini dibuat pada tahun 1970 dengan menggunakan media Pencil On Paper serta berukuran 37 x 37 cm.

Lukisan ini merupakan lukisan realisme, naturalisme dengan gaya mooi indie. Dengan teknik melukis menggunakan media pensil di atas kertas.

Lukisan ini menggambarkan potret diri seorang pria dengan posisi wajah menyamping, rambutnya pendek ikal dan hidungnya mancung.

Karakter Lukisan

Bonnet adalah peletak dasar lukisan modern di Bali. Gambar dan lukisan Bonnet selalu bersifat kiasan dengan wajah-wajah yang sering terlihat “memanjang”, menunjukkan pengaruh klasik yang kuat dan keinginannya untuk mengungkapkan kecantikan Indonesia dalam karya-karya lukisnya.

Hal ini merupakan pengaruh gaya lukisan renaisans (terlahir kembali budaya klasik Yunani/Romawi kuno) yang begitu kental dan menunjukkan sisi keindahan visual terutama wajah orang Bali. Misalnya, ada lukisan pastel Brahmana dari Sambahan, atau Potret Diri, R. Bonnet.

Tema Lukisan

Tema lukisan yang paling sering dituangkannya adalah seri potret kehidupan orang Bali. Salah satunya “Seorang Pengarit” sedang duduk. Lukisan dari krayon di atas kertas, menunjukkan kemahiran Bonnet mendramatisir figur. Jelas sekali kemampuan teknik menggambar realisnya yang brilian, tertuang sangat apik, sehingga terbaca karakter asli sang pengarit.

Tak mengherankan jika R. Bonnet sangat berhasil memainkan peran sejarah senirupa moderen di Bali, terutama antara tahun 1930-1940an. Sebagai orang yang pernah berkiprah di Bali, pada tahun 1997 dia diberi penghargaan Dharma Kusuma dan Satya Lencana Kebudayaan pada tahun 1980.

Keistimewaan Lukisan Bonnet

Keistimewaan gambar dan lukisan Bonnet terletak pada kiasan wajah yang sering memanjang (tirus). Ini membuktikan, kilas wajah tirus orang Bali bisa jadi aset dalam sejarah senirupa di Bali khususnya dan umumnya nusantara ini.

Menelusuri kilas wajah-wajah tirus orang Bali, karya lukisan pastel Bonnet semakin tuntas jika dilihat dari mahakarya lainnya seperti Joget atau Penari bali Sedang Berhias.

Sumber: