Lebih baik menggunakan skincare mahal atau murah ya?

Pasar produk skincare lokal kini sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Keinginan untuk merawat kulit memang butuh dana yaa, sayangnya skincare incaran yang didamba-dambakan biasa memiliki harga yang mencekik. Belum lagi artis-artis tanah air yang suka ikutan memamerkan skincare routine mereka yang super mahal membuat para pecinta skincare merasa skincare memang akan memakan banyak biaya. Ternyata nggak semua skincare yang kita punya harus mahal atau keluaran luar negeri lho! Sekarang banyak sekali skincare lokal atau drugstore yang khasiat tidak kalah saing dengan produk mahal. Produk mahal pada umumnya mempunyai standar kualitas yang lebih bagus dari pada produk yang murah. Tapi tetap perlu diingat bahwa skincare itu cocok-cocokan, so produk mahal tidak selalu identik dengan kecocokan dengan kulit kita. Yaa, tapi ngga bisa dipungkiri juga kalau penggunaan skincare mahal memang akan menghasilkan hasil yang lebih memuaskan. Kalau Youdics sendiri bagaimana nih? Lebih baik langsung menggunakan produk mahal apa berhemat menggunakan produk yang jauh lebih murah?

1 Like

Kalau saya sendiri jika ingin membeli skincare tentu yang dipertimbangkan pertama skincare ini cocok atau engga sama saya, dan kedua harga nya yang masih terjangkau. Karena kalau nyari yang murah untuk menghemat gitu malah takutnya skincare nya yang kurang bagus dan takut nya malah menyebabkan kanker kulit.

1 Like

Aku pribadi dalam memilih skincare tidak berdasarkan harga, namun berdasarkan kandungan dari skincare tersebut dan juga kebutuhan kulit. Sebab hasil kerja dari produk skincare tersebut tidak sama pada setiap orang yang menggunakannya atau bisa dibilang cocok-cocokan. Jadi, bukan berarti dengan kita menggunakan skincare dengan harga mahal kemudian hasilnya dijamin akan sangat baik di kulit kita, ataupun skincare yang murah belum tentu tidak berpengaruh apapun pada kulit. Terlebih, saat ini banyak beredar produk skincare yang memberikan beragam janji atau klaim seperti dapat mencerahkan wajah, mengurangi kerutan, mengecilkan pori-pori, dan lain sebagainya. Maka dari itu, tidak jarang banyak sebagian besar orang yang terpengaruh untuk membelinya, terlebih jika harga yang ditawarkan terjangkau.

Menurut Suastini dan Mandala (2019), persepsi konsumen terhadap harga yang ditawarkan dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan. Saat pelanggan merasa harga yang mereka bayar sesuai dengan kualitas yang diperoleh, maka hal tersebut akan menimbulkan kepuasan pelanggan. Tidak hanya itu, kepuasan konsumen tersebut juga berdampak pada loyalitas pelanggan. Pernyataan tersebut sesuai menurut Sulastri (2017) dalam Suastini dan Mandala (2019), bahwa harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelangan.

Berdasarkan pertanyaan di atas, aku pribadi memilih produk skincare tidak berdasarkan harga namun dari kandungan yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh kulitku dan sudah BPOM. Tidak hanya itu, pemilihan produk skincare juga tentunya disesuaikan dengan kemampuan kita.

Sumber

Suastini, Ida Ayu Komang Sri. Mandala, Kastawan. 2019. Pengaruh Persepsi Harga, Promosi Penjualan, Dan Citra Merek Terhadap Kepuasan Untuk Meningkatkan Loyalitas Pelanggan.8(1): 7044-7072

1 Like

Saya pribadi dalam memilih skincare dilihat dari khasiat serta kualitas yang sudah terjamin dan sesuai dengan kantong saya. Memilih membeli yang mahal atau murah itu menyesuaikan dengan kebutuhan. Contohnya seperti saat saya sedang mengalami bekas jerawat yang sulit hilang, kemudian ada skincare yang cocok dikulit dan kualitasnya pun terjamin maka saya tidak akan ragu untuk membelinya lagi, walaupun harganya terbilang lebih mahal tetapi itu bukan masalah selama benar-benar berkhasiat untuk saya. Sebaliknya, saya menggunakan lipstik dengan harga yang murah karena warnanya sesuai, kualitasnya baik dan sudah mendapatkan izin BPOM, dan saya tidak akan membeli produk mahal yang lain karena sudah menemukan produk murah dengan kualitas yang baik.

1 Like

Menurutku pribadi harga memang menjadi salah satu pertimbangan dalam membeli suatu produk termasuk produk skincare tetapi menurutku harga bukanlah pertimbangan utama dalam membeli atau memilih produk skincare. Setuju dengan pendapat teman-teman diatas, hal yang seharusnya menjadi pertimbangan utama dalam memilih dan menggunakan skincare adalah kandungan atau bahan dari suatu produk skincare, karena pasti akan disesuaikan dengan kebutuhan kulit masing-masing. Selain itu, jaminan produk juga menjadi salah satu pertimbangan yang cukup penting karena dengan adanya jaminan produk seperti terdaftar dalam BPOM itu akan membuat aku yakin untuk menggunakan produk tersebut karena sudah terbukti dan diakui aman untuk digunakan. Jadi semisal itu harganya murah tetapi kualitasnya bagus dan ada jaminan produknya, mungkin aku tidak akan berpikir panjang lagi untuk mencoba menggunakannya

1 Like

Sama sepreti teman-teman diatas, kalau memilih skincare bukan tergantung atau berdasarkan harga, lebih ke komposisinya. Tapi kalau misalnya ada dua produk dengan komposisi dan kegunaan yang hampir sama tapi dengan harga berbeda, biasanya aku akan memilih yang lebih murah. Dengan banyak pertimbangan tentunya, kaya review dari orang-orang, baca komposisi di bagian belakang produk.
Alasannya sih karena kalau beli di drugstore, aku cenderung membeli produk baru yang belum digunakan, jadi jatuhnya masih mencoba dulu. Kalau cocok aku akan stay di produk itu atau nyobain produk yang lebih mahal. Kalau gak cocok, biasanya aku gak akan pakai produk dengan komposisi mirip atau sejenisnya.

1 Like

Menurut pengalaman yang saya pernah alami, saya pernah membeli skincare di Klinik kecantikan disalah satu klinik kecantikan ternama yang pastinya dari segi harga tergolong mahal. Selain itu, saya juga pernah membeli skincare dengan harga yang cukup murah. Setelah saya merasakan skincare dengan harga yang mahal dan murah, ternyata sama-sama cocok di wajah saya. Saya dapat simpulkan, skincare dengan harga mahal maupun murah yang terpenting adalah komposisi yang memang cocok di Jenis kulit kamu. Kenali Jenis wajah kamu terlebih dahulu sebelum kamu membeli produk-produk skincare apakah wajah kamu oily, dry atau combination. Jika sedang berjerawat, pakai skincare khusus untuk acne.

1 Like

Aku setuju dengan pendapat teman-teman diatas. Menurut aku saat memilih skincare, yang seharusnya menjadi pertimbangan utama adalah bahan atau kandungan di dalamnya. Kita harus tau terlebih dahulu permasalahan kulit kita, dengan begitu kita juga bisa tau apa yang kita butuhkan untuk kulit kita. In my case, aku pernah beberapa kali coba pakai skincare mahal dan justru menimbulkan masalah kulit yang lainnya. Hal tersebut terjadi karena aku tidak memperhatikan kandungan apa saja yang ada dalam skincare tersebut.

Joyce de Lamos yang merupakan cosmetic chemist menyatakan bahwa seringkali brand skincare besar menggunakan formula dari satu brand yang berkinerja sangat baik, dan mereka hanya akan menghiasnya dan mengemasnya kembali untuk brand lainnya. Jadi, skincare tersebut dijual dengan harga mahal, mungkin saja dasar kandungannya bisa sama persis dengan skincare yang harganya lebih terjangkau.

Beberapa skincare mahal juga sering kali menggunakan campuran bahan-bahan mereka sendiri dalam produknya, yang biasanya bersumber dari laboratorium khusus. Bahan-bahan tersebut dapat memberikan efek yang luar biasa pada kulit kita. Namun di sisi lain, karena bahan-bahan tersebut adalah campuran yang eksklusif, brand skincare mahal tidak harus mengungkapkan apa saja yang sebenarnya ada di dalamnya, bisa saja skincare tersebut mengandung 90% air dan sisanya hanya 10% bahan aktif.

Jadi, lebih skincare mahal belum tentu akan membuat kulit kita menjadi lebih bagus. Aku pribadi lebih memilih untuk menggunakan skincare dengan harga yang affordable namun memiliki kandungan yang sangat baik untuk kulit. Saat ini sudah banyak brand lokal yang mengeluarkan berbagai macam range skincare untuk kulit kering, berminyak, kombinasi dan bahkan untuk kulit berjerawat.

Referensi

Are Pricey Skincare Products Worth It? We Asked a Cosmetic Chemist

1 Like

Di samping murah atau mahalnya harga produk, tetap kualitas lah yang paling penting. Namun, di dunia per-skincare-an ini, memang sudah terbukti banyak dimana, harga yang cukup pricey lah yang mempunyai kualitas lebih bagus dan terjamin keamanannya. Bukan berarti yang lebih murah tidak terjamin lho ya, pasti ada juga skincare dengan harga yang lebih ramah tapi mempunyai kualitas yang tak kalah juara.

Bahan-bahan skincare mempunyai peran penting dalam menentukan harganya. Karena pada dasarnya setiap skincare punya fungsinya masing-masing dengan bahan yang berbeda untuk mengatasi masalah kulit wajah tertentu. Kita bisa saja menemukan skincare yang berperan khusus untuk perawatan jerawat atau berfungsi sebagai anti-aging. Walaupun fungsinya sama, tetapi yang membedakan skincare high-end atau skincare yang dijual dengan harga terjangkau di supermarket adalah bahannya. Beberapa bahan-bahan skincare ada yang terbatas ataupun susah ditemukan sehingga mempengaruhi biaya produksi produk-produk skincare tertentu.

1 Like

Menurut saya, tidak ada yang lebih baik dalam menggunakan skincare berdasarkan dari harganya. Banyak skincare lokal yang memiliki harga yang terjangkau dan berkualitas bagus. Dan tidak menutup kemungkinan juga skincare yang mahal tidak bagus. Bahkan ada anggapan yang mengatakan lebih baik menggunakan barang mahal karena kualitasnya sudah terjamin bagus.

Namun, menurut saya untuk kasus skincare ini, bagus belum tentu cocok pada kulit kita. Bisa saja, kulit kita memiliki masalah kulit yang bisa diatasi oleh skincare yang harganya lebih terjangkau. Dan bisa juga permasalahan kulitnya harus menggunakan skincare yang berbahan dasar mahal sehingga harga skincare dan pengeluarannya juga ikutan mahal.

Saya pribadi tentu lebih suka menggunakan yang harganya lebih terjangkau karena uang sisanya dapat saya gunakan untuk keperluan lainnya. Jika ada skincare dengan harga terjangkau yang memang cocok di kulit saya, akan saya gunakan itu untuk menghemat pengeluaran bulanan. Tetapi, jika memang yang cocok untuk kulit saya yang harganya bisa dibilang cukup mahal, maka saya akan gunakan itu juga sambil terus mencari alternatif dengan harga yang lebih murah dan berbahan dasar yang masih sama cocoknya untuk kulit saya.

1 Like

Menurut ku pemilihan penggunaan skincare tidak diharuskan untuk selalu menggunakan produk yang mahal agar mendapatkan hasil yang baik. Memang produk dengan harga yang mahal memberikan kualitas yang jauh lebih baik dibanding produk yang murah, tapi menurut ku penggunaan skincare itu lebih baik jika dilihat dari bahan yang terkandung didalam nya dan apakah produk tersebut aman untuk digunakan. Karena dalam dunia perskincarean yang terpenting adalah bahan-bahan yang terkandung didalamnya bukan seberapa mahal harganya, dan yang terakhir tergantung dengan kecocokan dengan kulit kita.

1 Like

Suka sekali dengan pertanyaannya. kalau menurut saya skincare mahal itu juga kandungannya belum tentu cocok dan bagus dikulit kita. tapi sih ya perempuan jaman sekarang suka kemakan iklan dan suka terpatri bahwa skincare bagus ya skincare maha ibarat ada harga ada barang. kalau dari pengalaman saya sendiri gak juga, karena saya sendiri pake skincare yang gak mahal skincare yang bisa ditemuin di banyak tempat tapi alhamdulillah cocok dan kulit saya baik-baik saja

Dari pengalaman trial dan error saya, produk mahal tidak selalu menjamin cocok karena tipe kulit orang berbeda-beda. Akan sangat beruntung jika orang-orang cocok dengan produk murah karena tidak akan terlalu boros saat repurchase. Saya sendiri menggunakan berbagi produk dengan range harga yang berbeda karena yang saya cari adalah kecocokan mereka di kulit saya :smiley:

saya sependapat dengan kalimat ini

karena menurut saya lebih penting membeli skincare yang kandungannya memang diperlukan untuk kulit dan dengan kandungan yang terdapat di dalamnya cocok dengan kulit saya. selain itu saya memperhatikan juga mengenai apakah produk tersebut tidak melakukan animal testing. sejauh ini saya berusaha menggunakan produk lokal, apalagi saat ini skincare local sudah banyak dan tersedia dengan harga yang cukup beragam.

Mahal atau murahnya skincare tidak begitu berpengaruh akan hasil yang didapat nantinya apabila kita menggunakan produk tersebut. Faktanya kandungan yang ada di dalam skincare tersebutlah yang justru sangat berpengaruh dan bagaimana cara kita memadupadankan berbagai komposisi yang ada di dalam skincare dengan benar agar bisa menghasilkan hasil yang optimal untuk wajah kita. Misalnya seseorang menggunakan skincare dengan kandungan niacinamide 10% yang dibanderol dengan harga 250.000 namun ternyata saat dipakai wajah kita tidak kuat menerima niacinamide 10% tersebut sehingga menimbulkan efek breakout, tetapi ketika orang tersebut mengganti skincarenya dengan kandungan niacinamide 5% yang dibanderol dengan harga 150.000 justru malah cocok. Hal ini dapat disimpulkan bahwwa harga skincare tidak begitu berpengaruh

Menurutku skincare itu cocok-cocokan. Kadang ada skincare dengan harga sekian yang bagus di muka si A tapi malah tidak cocok untuk si B, atau sebaliknya. Memang benar ada harga ada kualitas, tapi bukan serta merta dapat disimpulkan kalau skincare murah pasti tidak berkualitas. Yang harus diperhatikan pertama kali dalam memilih skincare adalah relevansi kandungan yang ada di dalamnya dengan kondisi wajah kita karena buat apa juga beli mahal-mahal kalau kandungannya tidak sesuai dengan kondisi wajah? Bukannya terawat malah bisa menyebabkan masalah baru pada wajah.

Selama ini aku tidak langsung membeli skincare yang mahal, apalagi langsung membelinya satu wadah penuh atau satu set. Biasanya kalau aku ingin sekali mencoba produk skincare mahal tersebut, aku akan mencari toko yang bersedia menjual share in jar atau trial kit-nya. Pengalamanku sendiri tidak semua produk skincare mahal tersebut memberikan effect atau cocok denganku. Aku merasa tidak adanya perbedaan antara sebelum dan sesudah pemakaian. Seperti kata Kak Gadis,

Dan tentunya kita perlu menyesuaikan pembelian skincare dengan dompet kita :joy:

Saat ini pun, aku sendiri prefer menggunakan produk skincare lokal yang harganya terbilang tidak murah namun juga tidak mahal (pocket friendly). Sebelum memutuskan untuk membeli, aku akan membaca beberapa review, menelaah apa saja kandungan pada produk tersebut, jelas tidaknya produk tersebut, serta apakah produk tersebut telah terdaftar di BPOM atau belum.

Gunakan rangkaian skincare yang sesuai dengan kebutuhan kulitmu. Karena kulit tiap orang itu berbeda-beda. Ada yang memiliki kulit sensitif, berminyak, normal, kering, jerawat, dan permasalahan kulit lainnya. Skincare mahal belum tentu menghasilkan hasil yang memuaskan dan efektif terhadap kulit seseorang. Ada yang hanya menggunakan skincare yang ramah di kantong namun memberikan kulit yang sehat dan memuaskan. Bahkan sebaliknya, produk skincare mahal bisa saja tidak optimal dengan kulit seseorang karena tidak cocok dengan kandungan yang ada di dalam skincare itu. Menggunakan rangkaian skincare harus konsisten, misal mencuci muka dengan sabun wajah dua kali sehari untuk membersihkan kotoran yang ada di kulit wajah. Sehabis mencuci wajah, jangan lupa untuk menggunakan pelembab dan menggunakan tabir surya di pagi hari.

Sebelum membeli skincare, biasanya saya lebih memperhatikan kandungan yang ada di produk itu apakah sesuai dengan kondisi kulit wajah saya. Misal, kondisi kulit saya saat ini sedang kusam maka saya ingin mencerahkan kulit saya dengan menggunakan produk skincare yang mengandung vitamin C. Jika menemukan produk skincare yang cocok dengan harga terjangkau, tidak perlu lagi membeli produk skincare yang mahal.

Saya pribadi apabila menggunakan skincare bukan berdasarkan harga tapi menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kulit. Karena, hasil dari suatu produk itu cocok-cocokan dengan kulit kita. Meskipun menggunakan skincare yang memiliki harga yang sangat mahal bukan berarti skincare tersebut cocok dengan kondisi kulit kita dan sebaliknya. Sehingga, saya pribadi memilih produk yang telah terjamin kualitasnya dengan tanda bukti BPOM dan sesuai dengan kondisi kulit saya. Serta untuk memilih produk skincare juga menyesuikan dengan kemampuan budget kita.

Skincare seharusnya berdasarkan jenis dan masalah kulit, bukan mahal atau murahnya. Memang terkadang yang mahal sudah ada buktinya berhasil dan bagus, tapi salah satu rule di dunia per-skincare-an adalah explore. Jadi kalau ditanya skincare mahal atau murah, jawabannya tidak tahu alias abu-abu. Aku pribadi kadang kalau pengin ganti produk pasti explore dulu. Kalau menemukan yang murah harus bersyukur, kalau menemukan yang mahal berarti harus nabung lebih giat untuk beli second jar/bottle. Jadi semuanya tergantung kebutuhan kulit dan menemukan yang cocoknya di produk seperti apa. Harga hanya bonus.