Kisah "Your Past Is Just An Undue Baggage. Let It Go"

Pernah ada burung yang bebas. Dia melayang di langit, menangkap hama untuk makan siang, berenang di bawah guyuran hujan musim panas, dan seperti burung lainnya.

Tapi dia punya kebiasaan, setiap kali suatu peristiwa terjadi dalam hidupnya, entah itu baik atau buruk, burung itu mengambil batu dari tanah. Setiap hari dia memilah batu-batunya, tertawa mengingat kejadian-kejadian yang menyenangkan, dan menangis mengingat yang sedih.

Seekor burung selalu mengambil batu bersamanya, apakah dia terbang di langit atau berjalan di bumi, dia tidak pernah melupakannya. Tahun-tahun telah berlalu, dan burung bebas memiliki banyak batu, tetapi dia masih terus memilah mereka, mengingat masa lalu. Semakin sulit untuk terbang, dan suatu hari seekor burung tidak dapat melakukan ini.

Burung yang bebas beberapa waktu lalu, tidak bisa berjalan di bumi, dia tidak bisa bergerak sendiri. Dia tidak bisa menangkap hama lagi; hanya hujan lebat memberinya kelembaban yang dibutuhkan. Tapi seekor burung berani menahan semua kesulitan, menjaga kenangan berharga miliknya.

Setelah beberapa waktu seekor burung mati karena kelaparan dan kehausan. Dan hanya sekumpulan batu tak berharga yang mengingatkannya untuk waktu yang lama.

Bagasi Anda hanya membuat perjalanan Anda lebih lambat dan lebih menegangkan. Anda tidak akan pernah menikmati perjalanan Anda atau mencapai tujuan jika Anda terus menumpuknya. Kita harus belajar melepaskan mereka!

Apa pendapat Anda tentang kisah ini?

Sumber:
http://www.pravsworld.com/your-past-is-just-an-undue-baggage-let-it-go/

1 Like

Kisah ini mengajarkan kita untuk melepaskan masa lalu kita. Melepaskan bukan berarti benar-benar menyingkirkannya. Seperti dikisahkan di atas, seekor burung selalu membawa batu-batu bersamanya. Hingga suatu hari dia memiliki begitu banyak batu dan menyebabkan dirinya tidak bisa terbang. Dan kemudian dia mati. Nah, batu disini diumpamakan sebagai masa lalu.

Your Past is Just an Undue Baggage. Let It Go

Mengenang masa lalu memang baik untuk pelajaran hidup di masa selannjutnya karena memang itulah manfaat sejati adanya masa lalu. Akan tetapi, jika masa lalu justru membuat kita terkekang dan terbayang ketakutan, masa lalu malah berubah menjadi petaka.

Live in the moment adalah pilihan yang tepat untuk menjalani hari-hari. Hidup secara utuh pada masa sekarang kita hidup. Cukuplah masa lalu menjadi pelajaran, bukan beban. Cukuplah masa depan menjadi tonggak harapan untuk kita bisa lebih hidup dan produktif di masa sekarang.