Kisah "Caring Is A Universal Language"

Jalan dari rumah saya adalah ladang, dengan dua kuda di dalamnya. Dari kejauhan, masing-masing kuda terlihat seperti kuda lainnya. Tapi jika Anda melihat lebih dekat Anda akan melihat sesuatu yang cukup menarik …

Salah satu kuda itu buta.

Pemiliknya telah memilih untuk tidak menelantarkan, tetapi telah membuatkannya sebuah lumbung yang aman dan nyaman untuk ditinggali. Jika Anda berdiri di dekatnya dan mendengarkan, Anda akan mendengar bunyi lonceng. Itu berasal dari kuda yang lebih kecil di lapangan. Melekat pada kuda itu, bel kecil berwarna tembaga. Ini memungkinkan teman buta mengetahui dimana kuda yang satunya, sehingga ia bisa mengikuti.

Saat Anda berdiri dan melihat kedua teman ini, Anda akan melihat bahwa kuda dengan bel selalu memeriksa kuda buta, dan kuda buta itu akan mendengarkan bel dan kemudian perlahan-lahan berjalan ke tempat kuda satunya, mempercayainya. Dia yakin tidak akan disesatkan.

Ketika kuda dengan lonceng kembali ke lumbung setiap malam, dia akan berhenti sesekali untuk melihat ke belakang, memastikan bahwa teman buta itu tidak terlalu jauh untuk mendengar lonceng.

Bagaimana pendapat Anda tentang kisah ini?

Sumber:
http://www.pravsworld.com/caring-is-a-universal-language/

Kisah ini mengajarkan kepada kita bahwa kita harus peduli kepada sesama. Seperti pada kisah tersebut bahwa seekor kuda membantu temannya yang buta dengan menggunakan lonceng. Lonceng tersebut digunakan untuk membantu temannya agar tidak jauh dengannya. Begitu pula dengan kita. Hewan saja bisa saling membantu, apalagi kita yang manusia.