Huateng "Pony" Ma : Pendiri sekaligus CEO Tencent

HUATENG “PONY” MA

Chief Executive officer Tencent Holdings, Ltd.
ini

Pony ma adalah seorang pendiri, sekaligus seorang Chief Execuive Officer dari salah satu perusahaan teknologi terbesar di china yakni Tencent. Tencent adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi yang memiliki ikon khas yakni penguin, dimana pada masa itu mengendalikan layanan instant messaging (IM) terbesar di china dimana Sekarang berkembang ke layanan telepon seluler dan internet.

Pria dengan nama julukan Pony ini lahir sekitar tahun 1971 di pulau Hainan China. Nama Pony di ambil dari nama keluarga nya yakni “kuda”. Pony ma merupakan lulusan Universitas Shenzen dengan gelar B.S. (Rekayasa Perangkat Lunak). Setelah lulus Pony ma sempat bekerja di China Motion Telecom Development, Ltd. Dia bekerja di bagian Internet Paging System Development dimana ia bertanggung jawab atas penelitian serta pengembangan pada perusahaan tersebut. Selain itu Pony ma juga sempat bekerja di Shenzhen Runxun Communications Co., Ltd., dimana pony ma bekerja pada bagian penelitian dan pengemangan pada pengawas system panggilan internet.

Awal berdiri nya Tencent

Pada awalnya Pony Ma mengembangkan penelitian tentang Web nya di rumah hingga pada akhirnya ia merasa bahwa warga china akan siap untuk menerima layanan Instant Messaging yang telah ia buat. Tahun 1998 Ponny ma mendirikan Tencent bersama dengan empat kawannya hanya dengan bermodal uang sebesar $120.000, yang di dapatkan dari pasar saham. Pada awal pendirian Tencent, Pony ma hampir mengerjakan semua bidang pada tencent mulai dari petugas kebersihan hingga perancang situs web. Hal tersebut dilakukan nya tidak lain dan tidak bukan adalah karena kurangnya tenaga kerja serta masih minim nya dana yang dimiliki perusahaan Tencent. Pada awal pendirian nya Tencent merupakan perusahaan yang meliputi Layanan email dan internet paging saja.

Pengangkatan Pony Ma sebagai CEO serta awal kesuksesan Tencent

Setelah beberapa tahun, Tencent mulai menambah karyawan nya dan Pony ma mulai memfokuskn dirinya pada perancangan strategis, penentu posisi, serta management perusahaan. Pada akhirnya ia di tunjuk sebagai Chief Executive Officer, dewan eksekutif. member dan ketua dewan. Pada tahun 1999 Tencent meluncurkan produk Instant Messaging dimana sebelumnya perusahaan tencent hanya berpusat pada produk pesan text. Dan hal ini merupakan gerbang awal kesuksesan dan kejayaan dari perusahaan Tencent. Awalnya produk dari Instant Messaging tersebut bernama OICQ yang kemudian dikenal sebagai QQ.

Ma mengubah kekayaan perusahaannya ketika OICQ mulai ditawarkan secara gratis. Hal tersebut sangat menarik kalangan muda hingga permintaan pengguna mencapai 5 juta pengguna hanya dalam satu tahun. Hingga akhirnya Pony ma bingung karena perusahaan tencent tidak lagi mampu membeli server baru untuk memenuhi semua kebutuhan pelanggannya,. Pada awalnya pony ma mencoba menjual OICQ namun tidak terjadi kesepakatan apapun hingga pada akhirnya terdapat pemodal ventura dari Amerika yang menginvestasikan beberapa juta dolar untuk menjaga agar Tencent tetao bertahan. Dan pada saat itulah OICQ mulai dengan sebutan QQ.

Untuk meningkatkan kesuksesan perusahaan, Tencent meningkatkan kualitas dari QQ, mulai dari keanggotaan QQ, adanya Nada Dering dan layanan lain yang di tujukan untuk telepon seluler serta kemampuan dari QQ untuk menyesuaikan dengan beberapa produk. Ma juga mulai menandatangani kesepakatan untuk bekerja sama dengan sejumlah perusahaan teknologi dan internet di seluruh dunia. Pada tahun 2004 Tencent merupakan layanan IM terbesar di China 335orang China atau sekitar 74 % target pasar telah menggunakan layanan dari Tencent. Kekayaan Pony ma sendiri mencapai $190 juta pada tahun tersebut. Dan dia juga dinobatkan sebagai Global Business Influential oleh Majalah Time serta salah satu dari sepuluh besar Economic Influentials in Innovation di Beijing pada China Central Television.

Pada Juni 2004 Tencent melakukan penawaran umum perdana (initial public offering / IPO) di bursa efek Hongkong. Hal tersebut berhasil dalam beberapa bulan dan membuat harga saham telah meningkat hamper 60%. Keuntungan Tencent menjadi naik lebih dari 40% dari awal tahun 2004. Ma memiliki dana untuk membeli perusahaan guna untuk mendukung dan meningkatkan pelayanan IM dari QQ. Ma tidak cepat puas dan tidak membiarkan perusahaan Tencent sampai di situ saja.

Namun juga untuk memperluas bisnis IM yang di milikinya. Ma berharap dapat membeli perusahaan dalam bidang baru seperti teknologi nirkabel agar Tencent tetap menjadi perusahaan teknologi terbesar di china. Akuisisi pada perusahaan perusahaan yang telah di beli nya dimaksudkan untuk menjaga Tencent tetap kompetitif dalam menghadapi persaingan dengan dunia asing yang semakin meningkat.

Microsoft dan Yahoo merupakan pesaing yang memiliki target sama di china. Namun untungnya Tencent tetap berhasil mempertahan kan kedudukan nya dengan baik dan membuat keuntungan serta pengembangan di bidang pemasaran yang terus meningkat di china.

Semakin meningkatnya kejayaan Tencent

Dan pada tahun itu juga yakni 2004 Ma mengumumkan bahwa beberapa permainan di buat untuk meningkatkan pelayanan Tencent. Hal tersebut terbayarkan dengan menarik satu juta gamer online di china. Selain hal tersebut Tencent juga berhasil menawarkan siaran radio melalui internet pertama. Meski begitu tetapi IM tetap menjadi layanan Tencent yang paling signifikan.

Dan pada tahun 2015 Tencent menjadi layanan IM paling popular di Asia dengan 150 hingga 160 pengguna aktif. Ketika perusahaan lain menawarkan IM gratis seperti Microsoft . Ma mencari tahu cara baru yang menguntungkan yakni dengan adanya pengembangan layanan pembayaran baru yakni di sebut RTX (Real Time Xchange System) pada tahun 2005. Setelah peluncurannya, terdapat 85.000 peruhaan di china yang telah menggunakan RTX. Dengan adanya hal tersebut Tencent menambahkan sebuah lisensi merek QQ ke perusahaan china lainya seperti Guangzhou Donglihang yang memproduksi game dengan nama QQ.

Setelah itu langkah yang di lakukan oleh Pony ma adalah menambahkan e-commerce dari konsumen ke konsumen lain dan pengembangan pengembangan lain, dimana focus dari ma adalah meningkatkan internet pada kehidupan pengguna Tencent. Meski Ma telah menandatangani kemitraan dengan Google namun ma tidak ada niatan untuk menjual Tencent ke perusahaan asing namun ma ingin terus meningkatkan performa dari tencent mulai dari meningkatkan banyaknya permaina, pencarian komunitas, iklan untuk mempertahankan pelanggan nya dan untuk menarik pelanggan baru.

Pada agustus 2005 tercatat Tencent memiliki 438 juta pengguna terdaftar dan 173 juta pengguna aktif. Ma berpesan kepada Liu dari China Today, “ Berkonsentrasi bukan berarti keras kepala pada gagasan anda sendiri. Ketika kita melihat kesempatan dan kita memahaminya maka di situlah kita akan sukses melakukan permainan ini. Anda membutuhkan jiwa bisnis serta target pasar . maka dengan hal itu kami memandang tantangan bukan menjadi tekanan melainkan sebuah jaan untuk menuju kesuksesan.”

sumber : http://www.notablebiographies.com/newsmakers2/2006-Le-Ra/Ma-Pony.html

1 Like

a Huateng ( Chinese : 马化腾; pinyin : Mǎ Huateng, lahir 29 Oktober 1971 di Chaoyang , Guangdong, Cina) adalah seorang pengusahainternet China. Pendiri Tencent Inc, sebuah perusahaan internet Cina, ia lulus dari Universitas Shenzhen . Pada tahun 2007 Ia termasuk salah satu orang paling berpengaruh di dunia versi majalah Time, dan pada Maret 2013, ia adalah orang terkaya keempat di China, dan 223 orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih sebesar US $ 6,8 miliar.

Ma Huateng, adalah orang yang berada di balik kesuksesan Tencent, perusahaan Internet terbesar keempat setelah Google, Amazon, dan eBay. Dia juga sukses meluncurkan WeChat. Strategi kesuksesan WeChat sendiri adalah berkat perencanaan bisnis yang matang dari Ma Huateng. Pendiri Tencent yang masuk daftar orang terkaya di Asia ini menggunakan pendekatan marketing berbeda di tiap kawasan. Di kawasan Asia Tenggara contohnya, Ma Huateng dengan perusahaannya, Tencent, melakukan kerjasama dengan perusahaan setempat untuk memopulerkan WeChat. Sedangkan untuk kawasan lain, Tencent difokuskan pada iklan komersil untuk memikat hati para calon penggunanya agar menggunakan WeChat.

Di Indonesia sendiri, Tencent bekerjasama dengan MNC Media untuk mempopulerkan WeChat. Berkat kerjasama tersebut, pengguna WeChat di Indonesia kini sudah mencapai hampir seratus ribu pengguna. WeChat adalah layanan komunikasi pesan suara dan teks ponsel yang dikembangkan oleh Tencent di Cina. Aplikasi ini dapat digunakan pada beberapa OS, seperti Android, iPhone, BlackBerry, Windows Phone, dan platform Symbian. Bahasa yang didukung termasuk Bahasa Inggris, Cina tradisional/disederhanakan, Indonesia, Spanyol, Portugis, Thailand, Vietnam, dan Rusia. WeChat didukung pada Wi-Fi, 3G, dan data 4G jaringan.

Pendaftaran dilakukan melalui koneksi Facebook, ponsel SMS / VM, atau Tencent QQ. Aplikasi ini awalnya diluncurkan sebagai Weixin di Cina pada bulan Januari 2011, dengan dukungan bahasa internasional pada bulan Oktober 2011, dan kembali dicap sebagai WeChat pada April 2012. Hal ini sedang dipromosikan di India melalui situs game ibibo, di mana Tencent memegang taruhan.

Pada Maret 2012, WeChat memiliki lebih dari 200 juta pengguna menurut Tencent CEO Ma Huateng. Pada Januari 2013, ia memiliki 300 juta pelanggan di seluruh dunia. Saat ini, WeChat hadir di Indonesia melalui kerjasama antara MNC Media, Indosat, IndosatM2, Panasonic Gobel Indonesia, Hillhouse Capital Inc, dan Tencent. Aplikasi ini tersedia di App Store untuk iTunes, Google Play Store untuk Android, BlackBerry App World untuk BlackBerry, dan Marketplace untuk Windows Phone.

Sebelum sukses dengan WeChat-nya Ma Huateng sudah memiliki aplikasi Tencent QQ dan games online yang telah mempunyai reting yang tinggi di dunia. Dengan di luncurkannya WeChat kesuksesan yang di raih oleh Ma Huateng semakin meroket, walau sering dianggap sebagai duplikasi dari aplikasi yang sejenis namu WeChat memiliki keunggulan tersendiri.

Ma Huateng menepis semua anggapan itu dengan berkata “Jika orang lain membuat mobil, apa dengan begitu kita tidak bisa membuat mobil ?”. tak sampai di situ ia pun meyakini bahwa aplikasi yang ia dirikan akan semakin berkembang berhubungan dengan semakin banyak pengguna WeChat dari seluruh dunia dengan mencapi 300 juta pengguna di dunia.

“Wealth won’t give you satisfaction; creating a good product that’s well received by users is what matters most.” -Ma Huateng