[Hate Speech atau Bukan] Apakah Stigma Negatif yang Dikatakan Mengenai Anak Broken Home Termasuk Hate Speech?

Banyak sekali stigma negatif pada anak broken home. Menurut saya karena masyarakat punya pandangan ideal keluarga harus seperti apa sehingga ketika suatu keluarga tidak memenuhi ekspektasi tersebut, maka stigma negatif itu muncul. Apakah stigma negatif terhadap anak broken home yang diucapkan secara terbuka termasuk hate speech?

Referensi: https://jakarta.tribunnews.com/2019/07/31/stigma-negatif-buat-anak-broken-home-mengalami-gangguan-psikologis

  • Hate Speech
  • Bukan

0 voters

menurut saya bukan termasuk dalam hate speech, karena belum tentu anak dari keluarga “normal” yang menurut pandangan orang banyak itu adalah keluarga yang ideal selalu baik. kembali lagi kepada didikan orang tuanya bagaimana dan seperti apa? sudah seharusnya stigma seperti ini harus dihilangkan secara perlahan dari kehidupan bermasyarakat, maka bijaklah dalam berkata karena bisa saja perkataan mu tersebut akan menyakiti perasaan orang lain. mengingat saat ini cukup banyak pelaporan kasus pencemaran nama baik, alangkah lebih baiknya jika kita menjaga lisan dan tulisan. semoga terjawab yaa pertanyaannya :blush:

Menurut saya, apapun stigma yang diberikan seseorang kepada orang lain hingga mempengaruhi masyarakat untuk mempercayai stigma tersebut adalah hate speech. Di masyarakat, banyak beredar stigma negatif terhadap anak broken home yang menyebutkan bahwa anak tersebut punya keluarga yang buruk, masa depan suram, dan lain-lain. Ini merupakan hate speech apabila benar-benar dikatakan dan menjadi “kebiasaan”. Terkait dengan pandangan ideal keluarga bagi masyarakat, itu adalah persepsi yang diserahkan kembali kepada setiap individu. Kita semua punya persepsi yang berbeda-beda, tetapi yang harus sama adalah pikiran bahwa kita tidak boleh memaksakan persepsi kita kepada orang lain.