Filsafat Jawa, masihkah cocok di jaman sekarang?

filsafat_nusantara

(Rudi Cahyono) #1

prambana

Urip Iku Urup - Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik.

Memayu Hayuning Bawono, Ambrasto dur Hangkoro - Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak

Suro Diro Joyo Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti - segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dgn sikap bijak, lembut hati dan sabar

Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake, Sekti Tanpo Aji-Aji, Sugih Tanpa Bondho - Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuatan; Kaya tanpa didasari kebendaan

Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan - Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu

Ojo Gumunan, Ojo Getunan, ojo Kagetan, ojo Aleman - Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan mudah kolokan atau manja.

Ojo Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman - Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi.

Ojo Kuminter Mundak Keblinger, ojo Cidra Mundak Cilaka - Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah; Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka.

Ojo Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo - Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat.

Ojo Adigang, Adigung, Adiguno - Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti

Ojo Leren Lamun Durung Sayah - Jangan berhenti sebelum capek.

Ajining Diri Dumunung Aneng Lathi - Kwalitas diri tercermin dari tutur kata.

Menthung Koja Kena Sembagine - Membohongi, justru sebenarnya dibohongi.

Holopis Kuntul Baris - Bergotong Royong / Bekerja Sama

Mburu Uceng Kelangan Dheleg - Memburu hal kecil, kehilangan yang besar.

Tinggal Nglanggancolong Playu - Menghindari Tanggung jawab.

Sanding Kebo Gupak - Terpengaruh jelek karena lingkungan yang jelek.

Obah Ngarep Kobet Mburi - Bersusah dahulu, bersenang kemudian.

Jer Basuki Mawa Bea - Setiap keberhasilan ada harga yang dibayar.

Becik Ketitik, Ala Ketara - Kebaikan akan tampak, keburukan akan terlihat.

Durung Pecus Keselak Besus - Belum trampil, sudah berkeinginan macam-macam.

Yitna Yuwana, Lena Kena - Berhati-hati (sadar) akan selamat, lengah akan celaka.

Dumadining Dzat Kang Tanpa Winangenan - Menerima hidup apa adanya (sejatinya).

Tatas, Tutus, Titis, Titi Lan Wibawa - Mendasar, totalitas, satu visi, ketelitian dalam memandang hidup.


Adakah filsafat jawa lainnya yang menurut anda bagus ?

Manakah yang masih cocok dan manakah yang sudah tidak cocok di mana sekarang ?

Apabila ingin membahas lebih dalam terhadap salah satu filsafat tersebut, bisa membuat topic baru.