Faktor apa saja yang membuat metode observasi dalam customer research dinilai lebih unggul dibanding lainnya?

Metode observasi dalam customer research, dinilai memiliki poin yang lebih unggul dibanding metode yang lainnya. Lalu, hal apa saja yang membuat observasi lebih unnggul?

Membuat sebuah produk bukan hanya sekedar menemukan ide yang cemerlang, lalu kita membuat sebuah team, developer kemudian menyatu padukan sebuah visi, meyusun strategi lalu melakukan eksekusi ide untuk suatu produk yang akan kita buat. Langkah seperti itu merupakan kesalahan yang sangat fatal bagi seorang manajer produk.

Hal pertama yang harus dilakukan dan paling penting adalah customer research, yaitu menggali permasalahan yang ada pada calon customer kita, lalu kita seleksi dari permasalahan tersebut manakah yang sangat krusial dan dapat dipecahkan untuk diciptakan sebuah solusi bagi mereka.

Namun, banyak sekali beberapa perusahaan ketika melakukan customer research malah melakukan pencarian “kebenaran” atas ide atau usulan dari produk mereka, hal ini biasanya mereka tidak melakukan customer research terlebih dahulu dalam membuat suatu produk.

Selain itu mereka merasa bahwa ide yang dimiliki sudah sesuai dengan kebutuhan customer saat ini, sehingga mereka mncari pembenaran tersebut dan mengabaikan kemungkina kesalahan yang ada.

Sehingga produk yang dibuat tidak akan menjadi sukses, untuk itulah didalam customer research itu sendiri terdapat beberapa metode untuk membantu researcher menggali permasalahan, salah satunya dalah Observasi.

Metode dalam observasi sendiri terdapat tiga yaitu :

a. Controlled Observations : Observasi yang berhubunngan dengan pyschologi partisipan, biasanya bentuknya terstruktur.

b. Naturalistic Observation : Observasi yang dilakukan untuk mendapatkan perilaku pegguna yang secara spontan.

c. Participant observation : Bagian dari 2 metode diatas, namun dalam hal ini researcher terlibat didalamnya dan menjadi bagian kehidupan partisipant untuk melihat lebih detail kehidupan mereka.

Dari ketiga metode observasi diatas dapat dijadikan pedoman dalam melakukan observasi di lapang sehinga akan memberikan jawaban yang lebih signifikan karena berhubungan langsung dengan kegiatan participant / user sehari – hari.

Terdapat beberapa faktor yang membuat observasi dinilai sebagai metode yang paling unggul :

1. Dapat mengidentifikasi dan Menjalin Hubungan Dengan Partisipan

Observasi adalah aktivitas terhadap suatu proses atau kegiatan suatu objek yang bertujuan untuk melihat, merasakan dan kemudian memahami dari fenomena yang ada berdasarkan teori – teori pendukung yang sudah ada, sehingga hasilnya dapat digunakan untuk mendapatkan informasi – informasi untuk sebuah penelitian.

Seperti pengertian diatas, yang dapat saya garis bawahi adalah “Mengamati”, sehingga disini peneliti dapat mengamati aktifitas apa saja yang dialukan oleh user selama beberapa menit, jam ataupun hitungan hari. Hal ini memang membutuhkan waktu yang lama, karena aktifitas user akan berbeda – berbeda dan kadang untuk mendapatkan permsalahan dari akatifitas yang dilakukan membutuhkan pemahaman dan pengamatan secara detail terlebih dahulu.

Namun, jika observasi dilakukan untuk penemuan suatu masalah yang tujuannya adalah pembentukan produk, maka dapat kita gunakan sebuah konsep untuk diterapkan kepada user.

Misalkan user kita berikan alat percobaan ataupun lainnya dimana user dapat menggunakan alat tersebut, lalu kita amati interaksi antara user dan alat tersebut seperti cara penggunaannya dan lain sebagainya.

Dari hal tersebut akan muncul beberapa permasalahan yang dihadapi. Hal ini sama dengan apa yang dilakukan oleh Steve Jobs kepada anaknya.

Sehingga dengan cara diatas secara tidak langsung akan terjadi hubungan dengan partisipan / user, karena selalu mengamati kegiatan mereka dan menjadikan mereka sudah tidak asing lagi bagi kita.

2.Dapat membantu peneliti untuk menemukan feel bagaimana partisipant melakukan suatu hal yang diatur dan telah di prioritaskan, selain itu hubungan mereka dengan lainnya, dan culture partisipant itu sendiri.

3.Dengan observasi, dapat membantu researcher memamami segala hal yang dianggap penting seperti budaya, politik, interkasi sosial dan lain sebagainya.

“the goal for design of research using participant observation as a method is to develop a holistic understanding of the phenomena under study that is as objective and accurate as possible given the limitations of the method”*


Kesimpulan :

Kesimpulan yang dapat diambil adalah metode observasi sangatlah baik dilakuan dalam customer research karena berhubungan langsung dengan kegiatan kehidupan sehari – hari. Metode observasi juga akan menghasilkan data yang lebih dibandingkan metode lainnya seperti wawancara ataupun FGD.

Hal ini dikarenakan peneliti yang secara langsung mengamati perilaku dan tingkah laku user, berbeda dengan wawancara.

Dalam wawancara kita menginginkan user / partisipant berbicara secara langsung terkait masalah yang dihadapi, sehingga mungkin untuk beberapa partisipant hal ini menjadi kurang nyaman dikarenakan beberapa faktor seperti kurang PD, lingkungan yang belum familiar dan sebagainya.

Sehingga data yang didapatkan belum tentu sesuai apa yang seharusnya. Itulah mengapa observasi dinilai lebih unggul dibandingkan lainnya.

sumber :
http://www.qualitative-research.net/index.php/fqs/article/view/466/996
https://www.simplypsychology.org/observation.html