COBE (Cosmic Background Explorer)

Pertama kali diluncurkan ke angkasa pada tahun 1989, satelit COBE (Cosmic Background Explorer) ditugaskan untuk membuktikan kebenaran teori ledakan besar (big bang) melalui pemetaan radiasi yang dipancarkan oleh awal alam semesta.

Tujuan misi Cosmic Background Explorer (COBE) adalah untuk mengukur secara tepat radiasi difus antara 1 mikrometer dan 1 cm di atas seluruh bola selestial. Kuantitas berikut diukur: (1) spektrum radiasi 3 K di atas kisaran 100 mikrometer hingga 1 cm; (2) anisotropi radiasi ini dari 3 hingga 10 mm; dan, (3) spektrum dan distribusi sudut radiasi latar belakang inframerah difus pada panjang gelombang dari 1 hingga 300 mikrometer. Modul percobaan berisi instrumen dan dewar yang diisi dengan 650 liter helium cair 1,6 K, dengan naungan Sun yang kerucut. Modul dasar berisi kontrol sikap, komunikasi, dan sistem tenaga. Satelit diputar pada 1 rpm tentang sumbu simetri untuk mengendalikan kesalahan sistematis dalam pengukuran anisotropi dan untuk memungkinkan pengamatan cahaya zodiak di berbagai sudut elongasi matahari. Orientasi sumbu putar dipertahankan anti-Bumi dan pada 94 derajat ke garis Matahari-Bumi. Orbit operasional fajar-senja Sun-sinkron sehingga Matahari selalu ke samping dan dengan demikian terlindung dari instrumen. Dengan orientasi orbit dan sumbu putar ini, instrumen melakukan pemindaian lengkap dari bola selestial setiap enam bulan.

Sumber:
https://science.nasa.gov/missions/cobe