Cerita Pendek : Kapak, Gergaji, Palu dan Api

api

Kapak, Gergaji, Palu dan Api

Alkisah suatau ketika kapak, gergaji, palu dan nyala api sedang melakukan perjalanan bersama - sama. Disuatu tempat perjalanan mereka terhenti karena terdapat sepotong besi baja yang tergeletak menghalangi jalan. Mereka berusaha menyingkirkan baja tersebut dengan kekuatan mereka masing - masing.

“Itu bisa aku singkirkan” kata kapak. Pukulan2nya keras sekali menghantam baja yang kuat & keras juga itu. Tapi tiap bacokan hanya membuat kapak itu semakin tumpul sendiri sehingga sampai ia berhenti.

“Sini biar aku yg urus” kata gergaji. Dengan gigi2 yang tajam tanpa perasaan, iapun mulai menggergaji. Tapi alangkah kaget & kecewa ia, semua giginya jadi tumpul dan rontok.

“Apa kubilang” kata palu. Kan aku dah ngomong, kalian takan bisa. Sini, sini kutunjukan caranya" Tapi baru sekali ia memukul, kepalanya terpental sendiri, dan baja tetap tak berubah.

“Boleh aku coba?” tanya nyala api. Dan ia pun melingkarkan diri, dengan lembut menggeluti, memeluk dan mendekapnya erat2 tanpa mau melepaskannya. Baja yang keras itupun meleleh dan cair.

RENUNGAN :

Ada banyak hati cukup keras untuk melawan kemurkaan dan amukan kemarahan demi harga diri. Tapi jarang ada hati yang tahan melawan api cinta kasih yang hangat.

Betapa arif dan bijak ada dalam sebuah kelembutan dan kehangatan, seperti api mencairkan hati yang dingin. Ah… tak ada yang tahan menampik cinta dan kasih sayang…

Apa pesan moral yang dapat disimpulkan dari kisah tersebut?

Referensi

http://ceritamotivasiterupdate.blogspot.co.id/2012/10/kisah-kapak-gergaji-palu-dan-api.html?m=1

Cinta selalu datang dengan kasih sayangnya bagi seluruh makhluk. Dengan kasih sayangnya tersebut cinta mampu memberikan kehangatan dalam jiwa. Cinta mampu memberikan kedamaian ditengah keramaian, melunakkan kekerasan serta meluruskan yang belok ke arah kejahatan. Hidup ini perlu adanya cinta agar hidup terasa damai dan hadir sebagai penyeimbang dikala situasi yang tidak kondusif