Benarkah Menonton Film Western bisa Meningkatkan kemampuan Berbahasa Inggris?

Menonton film merupakan kegemaran hampir seluruh generasi, karena dapat membuat refreshing pikiran kita setelah sibuk melakukan kegiatan atau ketika merasa bosan. Film yang banyak digemari pun biasanya berasal dari film box office Amerika karena menyuguhkan alur cerita yang menarik dan adegan yang terlihat seperti nyata. Ketika sering menonton film barat, tentunya kita sudah tidak terlalu asing mengenai grammar atau vocabulary yang digunakan dalam percakapan film tersebut.
Beberapa orang setuju jika menonton film sekaligus juga dapat melatih atau menngkatkan kemampuan listening, speaking, dan reading. Menurut teman-teman, apakah kalian setuju bahwa hanya dengan menonton film saja dapat membuat kita menguasai English skill tersebut?

1 Like

saya setuju jika kita sering menonton film yang menggunakan bahasa inggirs akan meningkatkan kemampuan bahasa inggris kita. Walaupun, membutuhkan waktu yang lama namun pastinya setiap sekali menonton film berbahasa inggris ada beberapa vocab atau grammar yang bisa kalian dapat dan mengerti dalam sebuah film tersebut.

Saya pribadi tidak berani 100% menjamin kalau menonton film barat dapat meningkatkan kemampuan berbahasa inggris. Ada beberapa yang berhasil melakukan hal ini dan ada juga yang tidak berdasarkan pengamatan saya terhadap teman-teman tongkrongan saya. Untuk mereka yang berhasil, mereka dapat memahami apa yang dibicarakan oleh karakter di film tersebut, bahkan dapat menyerap idioms ataupun slang yang umum digunakan oleh masyarakat barat.

Kalau menurut saya pribadi, saya setuju jika menonton film barat dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris kita karena memang, saya pun sebegai seorang film enthusiast juga banyak mendapatkan pelajaran bahasa Inggris yang tidak saya dapat di bangku sekolah maupun di bangku kuliah seperti bahasa slang ala - ala British atau American. Lalu juga, kalau nonton film barat, menurut saya juga dapat meningkatkan kemampuan listening dan speaking kita.

Saran saya, ketika menonton sebuah film atau drama berbahasa Inggris, usahakan gunakan subtitle Inggris juga, sehingga kita bisa langsung tahu dan belajar mengenai bagaimana cara pronunciation-nya dan lain sebagainya.

Selain itu, karena aktor dan aktris yang ada di film barat juga memiliki latar belakang budaya yang berbea - beda, kamu bisa mempelajari aksen - aksen bahasa Inggris juga. Misalnya kalau kamu mau tahu caranya ngomong aksen British kamu bisa lihat film - film yang aktor dan aktrisnya itu misalnya seperti Colin Firth, Emma Watson, dan lain sebagainya. Kalau kamu mau belajar aksen Amerika, lebih banyak pilihan film lagi yang bisa kamu pilih sebagai bahan belajar.

Kalau sesuai pengalaman pribadi, iya benar. Menurutku, menonton film berbahasa Inggris lebih meningkatkan skill listening–walaupun pada akhirnya skill lainnya juga meningkat. Kenapa lebih kentara menambah skill listening? Karena kita dibuat terbiasa dan nyaman mendengar bahasa asing (untuk konteks ini bahasa Inggris), berbeda halnya dengan latihan listening biasa yang mungkin tidak semenarik menonton film. Kalau dari lingkungan aku sendiri, banyak yang lebih fokus untuk skill speaking, padahal skill listening juga dibutuhkan demi pemahaman yang lebih ketika berkomunikasi.

Belajar listening dari menonton film juga bisa membantu kita dalam hal pronunciation. Aksen dan logat boleh tidak terdengar native, tapi menurutku yang namanya pronunciation tetap harus semirip mungkin, sih–apalagi ketika listening ditambah degan subtitle, jadi semakin tahu kata apa yang dilafalkan dan kita bisa berlatih dengan cara menirunya. Singkatnya, memang benar kalau menonton film (atau video apa saja) dengan bahasa asing cukup efetif untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing tersebut.

Saya tidak sepenuhnya setuju dengan statement bahwa menonton film barat dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris. Tapi saya juga tidak menyangkalnya.

Pertama, kita harus paham dulu bahwa yang dimaksud sebagai film barat itu tidak selalu harus film buatan Amerika maupun negara berbahasa Inggris lainnya. Tidak semua film barat berbahasa Inggris. Film-film dari negara lain yang bahasanya bukan Inggris seperti Prancis, Italia, Jerman, Spanyol, Polandia dll itu juga masih bisa didefinisikan sebagai “film barat”. Jadi jika kita menonton film barat yang misalnya berasal dari Prancis, tentu saja itu tidak akan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris karena yang dipakai bahasa Prancis.

Kedua, jika kita menonton film hanya selalu mengandalkan subtitles tanpa berusaha menyelami Bahasa Inggrisnya, itu sama saja bohong. Skill English tidak akan bertambah, kita hanya akan terpaku pada cerita dan subtitles, dan dialog berbahasa Inggris dalam film hanyalah sekedar suara numpang lewat di telinga.

Walaupun ya, menonton film berbahasa Inggris bisa menjadi salah satu sarana mengasah kemampuan bahasa Inggris kita. Dengan catatan, kita benar-benar menyimak apa yang mereka katakan (untuk latihan listening), dan memahami cerita dari apa yang mereka katakan. Lebih bagus lagi jika sudah bisa mengikuti ceritanya tanpa subtitles.

Setuju sekali saya adalah salah satunya. Saya menonton film berbahasa inggris dan mendengar musik berbahasa inggris sehingga saya hanya perlu berusaha di grammar. karena dengan belajar melalui media film dan musik hanya membantu vocab, pronounce, dan beberapa peletakan kata saat berbicara sehari-hari. Jika kemampuan native speaker dan formal, perlu mempelajari grammar secara terpisah.

menurut saya dengan menonton film western dapat membuat kita menguasai skill berbahasa Inggris, saya kurang setuju. Kesulitan untuk mengerti apa yang mereka katakan dan arti dari yang mereka katakan itu suatu hal yang teramat sulit terlebih grammar jika hanya dilakukan dengan menonton film. tapi akan menjadi mungkin jika kita bertekat untuk belajar bahasa Inggris karena termotivasi dari film yang di tonton sehingga membuat kita menguasai bahasa Inggris.