Bagaimanakah pengaruh algoritma dalam pemasaran?

Di era saat ini, algoritma sangatlah dibutuhkan dalam semua aspek kehidyupan, tidak terkecuali di dalam marketing. Jadi apakah sebenarnya fungsi dan pengaruh algoritma di dalam dunia marketing.

Apakah pengaruh algoritma dalam pemasaran ?

Pengertian algoritma adalah suatu urutan dari beberapa langkah yang logis guna menyelesaikan masalah. Pada saat kita memiliki masalah, maka kita harus dapat untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan menggunakan langkah-langkah yang logis. Contoh dari algoritma sederhana dalam kehidupan nyata adalah pada saat memasak air.

Sedangkan, Marketing adalah ujung tombak yang menjadikan suatu perusahaan akan meraih kesuksesan atau kemunduran. Marketing mempunyai tugas utama, yaitu menjual produk atau jasa dari suatu perusahaan yang mempunyai target pasar sesuai dengan yang telah ditentukan oleh perusahaan tersebut.

Melihat dari dua pengertian diatas maka saya mengambil kesimpulan, algoritma sangat berpengaruh dalam proses marketing agar langkah- langkah marketing yang sedang dijalani dapat teratur dan diikuti dengan baik. Banyak fungsi dari Algoritma dalam dunia marketing seperti, kita menggunakan algoritma dalam membuat sebuah aplikasi, web dan sebagainya untuk memperkenalkan produk kita. Sehingga di era teknologi ini, produk kita akan lebih terkenal dan mnyebar karena sebagian besar orang telah menggunakan teknologi yang berbasis online. Mulai dari belanja onlien, transportasi online dan banyak hal yang lainnya.

Jadi pengaruh algoritma dalam proses marketing sangat beragam, tergantung dengan penggunaannya sesuai dengan fungsi yang diinginkan.

Media-media sosial yang sekarang sedang viral , dan digunakan oleh banyak orang , menjadi tempat utama untuk para pebisnis melapakkan jualannya. Nah media sosial yang digunakan itu berasal dari algoritma-algoritma yang disusun yang membentuk sebuah program dan memungkinan para pebisnis untuk menjual dagangannya. Inilah salah satu alasan mengapa algoritma itu berpengaruh dalam marketing.

Peluang untuk marketing
Kemudahan yang ditawarkan oleh media sosial kepada penggunanya tentunya juga berbanding lurus dengan kenyamanan yang diberikan pada advertiser. Salah satunya adalah memastikan iklan kita muncul pada pengguna yang tepat. Satu-satunya yang perlu diperhatikan adalah bagaimana memastikan sebuah topik yang relevan kepada calon customer agar mereka tertarik untuk membeli produk yang kita tawarkan.

Sebagai contoh, jika kita mengiklankan sebuah buku masakan, dengan bantuan algoritma di media sosial, iklan kita dipastikan bisa terdelivery pada orang yang suka memasak. Sehingga, peluang untuk mencapai konversi pada iklan yang kita buat akan jauh lebih besar dibanding jika semua post harus tampil pada semua user.

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah bagaimana memastikan iklan kita terkonsep dengan baik. Sebab selain relevansi pada topik yang dibawa, pengemasan juga menjadi satu isu penting pada advertising. Sebagai contoh, bila kita mengiklankan sebuah aplikasi untuk design, maka sebaiknya pengemasan iklan kita juga harus dibuat seartistik mungkin. Jangan sampai kita membuat iklan untuk design tapi design iklannya sendiri tidak beraturan. Hal itu akan mempengaruhi rasa kepercayaan user kepada produk yang kita tawarkan.

Itulah bukti bahwa algoritma berpengaruh dalam marketing.

Meskipun begitu bukan berarti algoritma dirancang sempurna untuk marketing . Beberapa kekurangan algoritma untuk marketing adalah :

  1. Tidak fleksibel , artinya customer tidak akan merasa puas untuk bertanya jawab ataupun melihat barang
  2. Berbahaya dan mudah diretas
  3. Mengurangi kepuasan
  4. Mereka menahan respons emosional pelanggan terhadap tawaran pemasaran.

sumber : https://hbr.org/2015/06/the-perils-of-algorithm-based-marketing

Algoritma pada dasarnya, digunakan dalam urutan pengambilan langkah dan dipakai untuk memproduksi keluaran yang spesifik. Di dalam modern bisnis, algoritma ada dimana saja. Di dalam mesin pencari seperti google, algoritmalah yang membangunnya untuk mengurutkan triliunan data dan tidak menutup kemungkinan bahwa algoritma sudah menguasai semuanya.

Dilihat dari dunia marketing, algoritma banyak mengambil peran dalam pengambilan keputusan dan keputusan-keputusan yang bersifat strategis. Dengan data yang ada dan terbukti kebenarannya, algoritma bisa otomatis membuat keputusan di dalam skala yang ditentukan dan untuk mengurangi sumber yang ada menjadi sebuah sumber yang sia-sia.

Dalam pembangunannya, algoritma dapat membuat suatu keputusan kompleks dan memecahnya menjadi bagian-bagian yang kecil. Di dunia marketing, algoritma dipunyai di tiap-tiap perusahaan. Seperti di instagaram, di tiap updatenya terdapat penambahan-penambahan algoritma yang ada untuk meningkatkan kualitas dari perusahaan tersebut dan berdampak besar terhadap marketing mereka.

Kedepannya, algoritma akan lebih dalam tertanam di dalam proses marketing dan lebih dekat berinteraksi dalam seluruhnya. Jadi banyak peran yang bisa dilakukan algoritma dalam dunia marketing.

Sumber: