Bagaimana pengendalian penyakit Pulpy Kidney?

Gejala Klinis yang menonjol yaitu diare, indigesti akut, konvulsi, paralisa, kolik dan kematian yang mendadak. CI. perfringens secara alami ada di tanah dan hidup sebagai mikrofl ora normal usus pada hampir semua jenis hewan berdarah panas.

PENGENDALIAN
1. Pengobatan
Pengobatan kasus Pulpy kidney yang sangat parah sulit dilakukan.
Adapun tindakan pengobatan yang dapat dilakukan terhadap pulpy kidney yaitu dengan pemberian antitoxin untuk menetralisir toksin bakteri.
Penicilline diketahui efektif melawan infeksi Cl. Perfringens. Selain itu dapat juga dilakukan pemberian elektrolit dan thiamine (vitamin B1) untuk menjaga keseimbangan biokimia dalam tubuh, analgesik (seperti Banamine), probiotik untuk mengembalikan populasi normal mikrofl ora pada usus, serta antacida untuk mengatasi asidosis usus akibat toksin.

2. Pelaporan, Pencegahan Pengendalian dan Pemberantasan
a. Pelaporan
Melaporkan bila terjadi kasus pada Dinas yang membidangi fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan terkait.
b. Pencegahan

Pencegahan pulpy kidney dapat dilakukan dengan:
(1) Vaksinasi
Bila penyakit terjadi secara rutin pada anak domba, vaksinasi pada domba betina akan mendapatkan hasil yang memuaskan dengan memberikan suntikan toxoid tipe D pada tahun pertama, 4-6 minggu sebelum beranak, dan setelah itu setiap tahun.
Vaksinasi pada induk sapi secara rutin dapat memberikan imunitas anti toksin di dalam kolostrum untuk anak sapi yang baru lahir.
(2) Mencegah pemberian pakan butiran dalam jumlah besar.
(3) Perubahan pemberian jenis pakan tidak dilakukan secara mendadak.
c. Pengendalian dan Pemberantasan
Pengendalian dilakukan dengan vaksinasi dan manajemen pemeliharaan ternak yang tepat.
Pertimbangan dari segi pemotongan hewan dan pemanfaatan daging sesuai dengan peraturan yang berlaku seperti radang paha.

Referensi:
http://wiki.isikhnas.com/images/b/b9/Manual_Penyakit_Hewan_Mamalia.pdf