Bagaimana pengendalian penyakit Erysipelas?

Erysipelas adalah penyakit hewan menular yang disebabkan oleh bakterial dan
terutama menyerang babi. Bakteri Erysipelothrix rusiopathiae penyebab penyakit
tersebut berkesan seperti berlian atau Erysipelathrix insidiosa. Erysipelas pada
babi biasanya menimbulkan bercak-bercak merah pada kulit sehingga sering
disebut “diamond skin disease”.

PENGENDALIAN

  1. Pengobatan

Serum kebal, digunakan untuk tujuan profi laksis dan pengobatan. Profi laksis : - Diberikan 5 ml serum untuk hewan yang beratnya sama dengan atau kurang dari 50 kg. Untuk tiap kenaikan berat badan 10 kg di atas 50 kg diberikan tambahan 1 ml serum - Imunitas yang ditimbulkan tidak lebih dari 15 hari.

  1. Pencegahan, Pengendalian dan Pemberantasan

a. Vaksin

(1) Attenuated vaccine: atenuasi dilakukan pada kelinci. Kekebalan yang ditimbulkan 8-12 bulan. Untuk ternak bibit dilakukan vaksinasi ulang selang 1 tahun.

(2) EVA : Erysipelas Vaccine Avirulent EVA adalah single lyophilized culture dari E.insidiosa yang bersifat avirulen. Penggunaanya bisa secara tunggal atau secara simultan dengan pemberian serum kebal. Pada babi dapat diberikan secara oral, dapat menimbulkan/membentuk kekebalan selama 6 bulan.

b. Tindakan Higiene

(1) Untuk menekan jumlah pencemaran maka harus diadakan sistem drainase perkandangan yang lancar, disediakan tempat khusus untuk pembuangan kemih dan feses, lantai kandang harus terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan.

(2) Bila ada hewan yang mati karena erysipelas harus dibakar dan semua peralatan bekas pakai harus disinfektan.

Referensi:
http://wiki.isikhnas.com/images/b/b9/Manual_Penyakit_Hewan_Mamalia.pdf