Bagaimana pandangan anda terkait penerapan Teori Z di Indonesia ?

teori_organisasi

(Amalia Laisa) #1

Teori Z

Teori Z percaya bahwa pekerja akan belajar tentang perusahaan melalui berbagai macam departement, dengan tahapan karir yang lambat, perusahaan akan mendapatkan keuntungan besar dari ”pekerjaan seumur hidup”. Hasilnya akan memiliki loyalitas yang tinggi dan pembagian tanggungjawab untuk pengambilan keputusan

Bagaimana pandangan anda terkait penerapan Teori Z di Indonesia ?


(Annisa Maulida Zahro) #2

Pada dasarnya, implementasi Teori Z sangat dipengaruhi oleh budaya Jepang, dimana industri di Jepang pada saat itu sangat berkempang dengan pesat. Untuk penerapannya di Indonesia, tentunya perlu sedikit modifikasi, atau penyesuaian disana-sini, mengingat bahwa budaya Indonesia jelas berbeda dengan budaya Jepang atau budaya Amerika.

Hal ini juga menjadi rekomendasi Hermawan Kertajaya bahwa untuk menerapkan teori Z di Indonesia perlu adanya teori Z aksen atau teori I (Indonesia).

Menurut Bob Widyahartono, paling tidak ada tiga ciri budaya Indonesia yang berbeda dengan teori Z yakni :

  • Pertama, terkait dengan employment. Kalau di Jepang, life time employment . Sedangkan di Indonesia, untuk wilayah perkotaan lebih cenderung middle term employment , dan untuk wilayah pedesaan lebih cenderung life time employment.

  • Kedua, rasa tanggungjawab yang cenderung individual seperti dalam organisasi Amerika.

  • Ketiga adalah pembuatan keputusan yang lebih banyak berasal dari atas (pimpinan).

Selain itu, perlu juga dicermati tentang implicit control mechanism . Pada prinsip ini control atau pengendalian tetap lebih besar peranannya di pimpinan atas. Hal ini tidak mengherankan karena gaya paternalistik yang merupakan budaya bangsa Indonesia, utamanya budaya Jawa.