Bagaimana Mula Terciptanya Konsep Algoritma dan sejarahnya?

Dalam ruang lingkup penggunaan komputer dan pemrograman, kita sering mendengar kata Algoritma yang memiliki arti dalam dunia komputer adalah proses penyelesaian suatu permasalahan yang harus bersifat tidak ambigu. Tetapi jauh sebelum komputer diciptakan, konsep Algoritma sudah lama dipakai. Pertanyaan saya adalah Bagaimana mula terciptanya konsep Algoritma dan sejarahnya?

image


Asal mula konsep Algoritma

Algoritma adalah metode efektif yang dapat diekspresikan dalam jumlah terbatas ruang dan waktu dan digunakan untuk menghitung sebuah fungsi. Mulai dari keadaan awal dan masukan awal (mungkin kosong), petunjuk tersebut menggambarkan sebuah perhitungan bahwa, ketika dijalankan, berjalan melalui jumlah terbatas yang didefinisikan dengan tepat, akhirnya menghasilkan “output” dan berakhir pada keadaan akhir.

Konsep algoritma telah ada sejak ribuan tahun yang lalu, namun sebagian konsep algoritma yang diformalisasi akan menyelesaikan masalah Entscheidung (“masalah keputusan”) yang diajukan oleh David Hilbert pada tahun 1928. Formalis berikutnya dibuat sebagai upaya untuk mendefinisikan “perhitungan efektif” atau " metode yang efektif "; formalisasi tersebut mencakup fungsi rekursif Gödel-Herbrand-Kleene tahun 1930, 1934 dan 1935, kalkulus lambda Gereja Alonzo tahun 1936, " Formulasi 1" Emil Post 1936, dan mesin Turing milik Alan Turing tahun 1936-37 dan 1939. Memberikan definisi algoritma formal, sesuai dengan gagasan intuitif, tetap merupakan masalah yang menantang.


Sejarah Algoritma

Secara etimologi kata “Algoritma” adalah gabungan dua kata yaitu algorismus berasal dari kata Latin dan arithmos berasal dari kata Yunani, dan arithmos berarti bilangan dalam bahasa inggris. Kata arithmos pertama kali digunakan pada sekitar 1230 dan kemudian oleh Chaucer pada tahun 1391. Inggris mengadopsi istilah Prancis, namun baru pada akhir abad ke-19 “algoritma” mengambil makna yang ada dalam bahasa Inggris modern.

Sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Algorithm

Algoritma atau dalam bahasa Inggris Algorithm berasal dari kata latin dari nama Muhammad Ibnu Musa al-Khwarizmi seorang ahli matematis dari Persia yaitu Algoritmi dan kata Yunani Arithmos yang berarti angka. Penggunaan kata Algoritma pada bahasa Inggris pertama kali pada tahun 1230 namun baru diresmikan secara kebahasaan modern Inggris pada akhir abad ke-19.

Lukisan Al-Khwarizmi
Sumber: https://fthmb.tqn.com/zNipah4mrhzmS1CnOSPvzmTs-7E=/1200x805/filters:fill(auto,1)/about/Al-Khwarizmi-head-5693a8955f9b58eba491f07c.jpg

Algoritma sendiri menurut pengertiannya adalah metode yang efektif yang diekspresikan dengan waktu terbatas dengan bahasa yang jelas/tidak ambigu untuk menghasilkan keluaran tertentu dengan masukan tertentu. Pengertian tersebut tidak terbatas hanya dalam konteks pemrograman namun bisa dalam kehidupan sehari - hari.

Berdasarkan pengertian diatas sebenarnya konsep algoritma sendiri sudah ada semenjak jaman dahulu kala bahkan sebelum masehi sekalipun. Adapun perkembangannya yang penting adalah seperti berikut:

  1. “Zaman Purba”: Berhubungan dengan resep / proses pengerjaan (memasak, ritual, dll)
  2. Tahun 1600 SM : Orang Babylonia menemukan dasar Algoritma yaitu pemfaktoran dan akar kuadrat
  3. Tahun 820 SM : Al-Khwarizmi mendefinisikan Algoritma <- Asal mula istilah Algoritma
  4. Tahun 1842 M : Ada Lovelace membuat algoritma pertama untuk mesin komputer <- Ada Lovelace dianggap sebagai programmer pertama
  5. Tahun 1936 M : Alan Turing membuat Turing Machine yang menjadi awal mula munculnya Algoritma - algoritma modern

Sumber :

  1. https://en.wikipedia.org/wiki/Timeline_of_algorithms
  2. http://www.scriptol.com/programming/algorithm-history.php

Asal-usul algoritma sangatlah unik, ini disebabkan kata algorithm berasal dari pengucapan nama yang salah. Awalnya algorism adalah proses menghitung angka arab, dan dikatakan algorist jika anda menghitung menggunakan angka arab. Nama algorithm berasal dari penulis buku arab yang terkenal sekaligus ilmuan muslim yaitu Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khawarizmi. Al-Khawarizmi diingriskan menjadi Algorism. Al-Khawarizmi menulis buku yang berjudul “Al-Jabar Wal-Muqabala” yang artinya “Buku pemugaran dan pengurangan” (The book of restoration and reduction). Dari sinilah kita mulai mengenal yang namanya Al-Jabar atau Algebra. Kekeliruan Algorism menjadi Algorithm karena kesalahan pemahaman dengan Aritmetic, sehingga –sm berubah menjadi –thm. Kemudian dalam bahasa Indonesia Algorithm diserap menjadi algoritma.

lik

Sedangkan pengertian dari algoritma sendiri adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. Kata logis merupakan kunci penting dari algoritma sehingga algoritma tersebut bisa dinilai benar ataupun salah**. Algoritma yang bagus adalah algoritma yang mampu memberikan hasil yang sedekat mungkin dengan nilai yang diharapkan, tentunya secara efektif dan juga efisien**.

Perbedaan mendasar antara algoritma dan program adalah jika program merupakan sekumpulan instruksi computer sedangkan algoritma lebih bersifat metode dan tahapan sistematisnya. Program ditulis dengan bahasa pemograman sedangkan algoritma dapat ditulis dengan bahsa apa saja. Program dan algoritma sangatlah berkaitan, karena program adalah implementasi dari algoritma.

Beberapa ciri dari algoritma adalah :

  1. Algoritma harus berhenti setelah mengerjakan langkah terbatas, setelah langakah-langkah yang ada telah dieksekusi maka algoritma haruslah berhenti.

  2. Setiap langkah harus terdefinisi dengan jelas agar tidak menimbulkan ambiguitas.

  3. Algoritma memiliki nol atau lebih masukan.

  4. Algoritma memiliki nol atau lebih keluaran.

  5. Algoritma haruslah efektif, algoritma harus menggunkan langkah yang sederhana agar waktu yang diperlukan efektif.

Sumber
https://www.barcodesinc.com/articles/all-about-algorithms.htm