Bagaimana mengembangkan ketertarikan dalam belajar ?

mengembangkan ketertarikan dalam belajar

Tertarik adalah sebuah keinginan untuk lebih mengetahui sesuatu, baik itu orang maupun benda. Belajar merupakan hal penting dalam kehidupan manusia untuk menjalani keseharian dengan semestinya. Belajar adalah suatu proses merubah atau meningkatkan kepribadian, tingkah laku, kecakapan, pengetahuan, dan lain lain.

Bagaimana mengembangkan ketertarikan dalam belajar ?

Suatu saat, kamu pasti kehilangan ketertarikan dalam belajar. Banyak alasan untuk tidak tertarik lagi dalam belajar, mulai dari ada hal lain yang ingin dilakukan, tidak suka dengan pelajaran yang diajarkan hingga malas untuk pergi kampus atau sekolah. Ini harus segera ditiadakan. Seharusnya, kamu membuat perkembangan berupa kebiasan dan perilaku yang baik, untuk tetap tertarik pada sekolah/ kampus. Ada banyak cara untuk bisa memperkembangkan ketertarikanmu.

Cari bidang kesukaanmu atau bakatmu. Tidak semua orang menyukai semua pelajaran yang diajarkan di sekolah/ kampus, mungkin kamu hanya menyukai sedikit pelajaran. Untuk ingin mengetahui pelajaran yang membuatmu tertarik, saat pelajaran tersebut setara, kamu lebih mementingkan pelajaran tersebut daripada yang lain. Jika kamu mencari pelajaran yang kamu sukai, hal ini akan membuatmu menjadi tertarik lagi masuk ke sekolah/ kampus dan juga mengikuti pelajaran dengan baik. Ketika kamu tertarik pada sesuatu secara alami ini disebut instrinsic motivation. Hal ini membuatmu menjadi sukses di sekolah/ kampus.

Jika kamu mencoba, kamu dapat tertarik pada hal yang sebelumnya tidak tertarik menjadi tertarik. Cobalah untuk berfikir, apa tujuan dari pelajaran tersebut dan mengapa kamu harus mendapatkan pelajaran tersebut, hal ini disebut extrinsic motivation. Berfikir tentang hal yang apa didapatkan jika menyelesaikan pelajaran, juga dapat menjadi penyemangat untuk lebih termotivasi, ini bisa dianggap sebagai batu loncatan. Sebagai contoh, saat kamu ingin memutuskan untuk menjadi teknisi, sehingga kamu mengabaikan guru bahasa inggrismu, ini adalah hal yang salah, ingat tetap jalani kelas bahasa inggrismu dengan baik, karena kelas bahasa inggrismu itu adalah batu loncatanmu yang harus dilalui. Karena jika kamu tidak melalui ini kamu tidak bisa menjadi teknisi.

Hubungkan pelajaran yang kamu terima dengan kehidupan keseharianmu. Pada saat kamu kehilangan ketertarikan dalam belajar karena merasa tidak ada keterkaitan antara kehidupanmu dengan ilmu yang diajarkan di sekolah/ kampus. Mencari tahu hubungan tersebut dapat menjadi kesenangan tersendiri, namun juga bila terlalu rumit hal tersebut akan menjadi sebuah kebosanan.

Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan, seperti mencari tahu bahan dasar kimia dari makanan yang kamu makan, pada saat pelajaran bahasa asing kamu dapat menyerap informasi – informasi yang ada dalam teks berupa berita maupun tips dan trik, pada saat kelas sejarah dapat dipelajari lewat film – film fiksi seperti Game of Thrones dan dapat juga dipelajari lewat game seperti Battlefield 1.

Niatkan dari awal bahwa belajar itu adalah hal yang menyenangkan. Jika kamu yakin sejak awal bahwa belajar itu adalah hal yang membosankan, maka hal tersebut akan mensugestikan selamanya bahwa belajar itu membosankan. Jadi seharusnya kita menganggap belajar itu adalah hal yang menyenangkan, maka hal ini akan selalu memotivasi kita agar selalu berfikir positif. Contoh dalam keseharian yang dapat diterapkan, dengan cara jika kamu tidak menyukai pelajaran tersebut berbicaralah pada teman yang senang dengan pelajaran tersebut, maka ia akan menjelaskannya dengan senang hati.

Kurangi sesuatu yang membuatmu stress. Ketika kamu mulai tidak tertarik lagi kepada pelajaran yang disebabkan hal – hal tertentu, seperti pelajaran yang semakin sulit, bullying, dan masalah lainnya. Segeralah atasi masalah tersebut dengan cara konsultasi kepada dosen/ guru, orang tua, dan konselor.

Jangan terlalu berkompetisi. Memang betul berkompetisi dapat menyenangkan dan dapat meningkatkan semangat. Namun, tidak sedikit juga kompetisi dapat membuat kegelisahan sehingga malah membuat lebih buruk. Lebih baik, fokuslah pada tujuanmu dan berilah penghargaan pada dirimu sendiri.

Sumber :
Morgan, Ph.D., Megan. "How to Create Interest in Studies."
http://www.wikihow.com/Create-Interest-in-Studies (diakses pada 30 Agustus 2017)

Belajar adalah suatu usaha yang dilakukan seeorang untuk meningkatkan pengetahuan, ataupun sikap seseorang. Belajar juga akan mengubah tingkah laku seseorang menjadi lebih baik. Sedangkan ketertarikan yaitu suatu keinginan yang lebih untuk mengetahui lebih jauh atau dalam tentang seluk beluk suatu benda maupun orang. Jadi ketertarikan dalam belajar yaitu suatu keinginan yang lebih untuk meningkatkan sifat maupun perilaku untuk menjadi lebih baik lagi.

Ada banyak cara untuk memperkembangkan ketertarikan dalam belajar. Disini, kita akan mempelajari cara atau solusinya. Jadi apa sajakah cara untuk memperkembangkan ketertarikan dalam hal belajar? Dan apa saja yang bisa kita lakukan untuk membuat kita tertarik dalam hal belajar?

Yang pertama yaitu tetapkan apa yang menjadi minat kita. Kita pasti memiliki minat terhadap suatu hal meskipun itu tidak besar. Kita harus bisa mengidentifikasi apa yang menjadi minat kita. Ini akan menjadikan kita lebih tertarik untuk mendalami apa yang menjadi minat kita. Ini bisa menjadikan kita sukses kedepannya karena kita mempelajarinya dengan ketertarikan kita sendiri dalam hal tersebut.

Yang kedua yaitu kaitkan pelajaran yang sedang dipelajari dengan kehidupan sehari-hari. Ini bisa menjadikan kita mempelajari juga apa manfaat pelajaran yang kita pelajari dalam kehidupan sehari-hari. Jadi kita tidak hanya mempelajari teori saja, kita juga bisa menerapkannya di kenyataan. Cara ini bisa membuat kita tidak bosan untuk mempelajari suatu pelajaran.

Yang ketiga yaitu yakinkan diri kita bahwa belajar itu menyenangkan dan berguna. Jika
menurut kita ada beberapa pelajaran yang tidak menyenangkan, kita harus menyingkirkan pikiran negatif kita ini dengan menemukan alasan yang tepat kita mempelajari pelajaran tersebut. Jika kita tidak bisa menemukan alasan tersebut, kita bisa tanya kepada teman kita yang menyukai pelajaran tersebut. Kita bisa sharing tentang pelajaran tersebut.

Yang keempat yaitu jangan terlalu kompetitif. Berkompetisi dengan teman bisa menjadi menyenangkan. Tetapi jika kita terlibat banyak kompetisi dengan teman, kita akan menjadi gelisah untuk memenangkan kompetisi tersebut dan menjadi tidak fokus pada belajar melainkan fokus pada kompetisi saja. Kita harus fokus belajar dengan baik untuk diri kita sendiri. Jika kita melakukan yang terbaik pada diri kita sendiri dan meraih tujuan kita sendiri, kita akan bisa menjadi lebih senang untuk mempelajari lebih jauh tentang pelajaran tersebut.

Yang kelima yaitu tulis di selembar kertas apa yang kita suka dan tidak kita sukai. Jika kita tidak menyukai tentang pelajaran tertentu, kita bisa menulisnya dengan bagaimana cara kita agar mempelajari apa yang tidak kita sukai. Jika kita menyukai tentang pelajaran tertentu, kita bisa melakukan apa saja tentang pelajaran tersebut agar ilmu kita bertambah.

Yang keenam yaitu prioritaskan tugas yang kepentingannya lebih tinggi. Ini akan membuat kita tertarik untuk mengerjakan tugas tersebut dan tertarik untuk belajar.

Yang ketujuh yaitu jangan belajar pada satu hari saja. Jika ini terjadi, ini akan menjadikan kita malas untuk mempelajarinya. Pelajari sedikit-sedikit tetapi lakukan secara setiap hari, maka kita tidak akan merasa susah untuk mempelajari pelajaran ertentu itu.

Yang kedelapan yaitu belajar bersama teman. Kita bisa saling tanya jawab dengan teman kita. Dan jika menemukan hal yang sulit dalam pelajaran tersebut, kita bisa langsung bertanya kepada teman kita tersebut.

Yang terakhir yaitu bila kita sudah berusaha keras dalam melakukan belajar, kita harus menghargai usaha kita untuk belajar. Misalnya jika kita sudah belajar dan menyelesaikan tugas kita, kita bisa saja melakukan apa yang kita sukai. Ini bisa membuat kita tertarik untuk belajar karena setelah kita berusaha keras untuk belajar, setelahnya kita bisa melakukan apapun yang kita sukai.

Sumber:
Megan Morgan Ph.D. in English, How to Create Interest in Studies
(http://www.wikihow.com/Create-Interest-in-Studies)

Sepanjang hidup kita, kita pasti melakukan tugas atau pekerjaan yang menurut kita membosankan dan monoton. Namun, sangat penting bagi kita untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan baik, salah satunya adalah belajar. Kebosanan pasti akan terjadi jika kita melakukan sesuatu dengan paksa. Dan belajar adalah tantangan tersendiri karena membutuhkan fokus dan kontrol penuh pada diri sendiri. Jika kita menganggap bahwa belajar adalah suatu paksaan dalam kehidupan maka hal tersebut dapat menghilangkan ketertarikan kita dalam belajar. Jadi apa yang harus kita lakukan untuk menciptakan ketertarikan dalam belajar?

Pertama, kita harus menanamkan pada diri kita sendiri bahwa belajar adalah hal yang menyenangkan. Jika dari awal kita sudah menganggap bahwa belajar adalah hal yang membosankan, maka hal tersebut akan mengurangi ketertarikan kita dalam belajar. Terkadang, pelajaran yang susah dan tidak sesuai dengan passion kita membuat kita enggan untuk belajar. Kita menganggap pelajaran tersebut tidak penting dan mengabaikannya. Namun, kita harus menyingkirkan pikiran negative tersebut karena setiap pelajaran mengajarkan hal yang penting bagi kehidupan. Jika kita tidak menyukai pelajaran tertentu, kita dapat sharing dan meminta masukan dari teman dekat, keluarga, maupun guru. Jangan takut membicarakan masalah atau kesulitan yang anda hadapi, karena mereka akan dengan senang hati membantu kita.

Kedua, tingkatkan minat belajar dengan mengingat tujuan hidup kita dan alasan mengapa kita belajar. Misalnya untuk membuktikan pada diri sendiri maupun keluarga,ingin bergabung dengan perguruan tinggi terbaik, atau agar membuat masa depan kita menjadi lebih baik. Bisa jadi apa saja, pikirkan dan tulislah.

Ketiga, temukan bidang kesukaan yang sesuai dengan passion kita. Kita akan merasa lebih santai dalam belajar jika kita menyukai pelajaran tersebut. Kita juga akan lebih tertarik untuk mendalaminya sehingga meningkatkan ketertarikan kita dalam belajar. Sementara jika kita kurang berminat atau mengalami kesulitan akademis dalam mata pelajaran tertentu, dapat menyebabkan kita kehilangan minat untuk belajar. Jika mengalami masalah seperti ini, bicarakan dengan orang tua, konselor, guru, teman, atau orang lain yang dipercaya untuk mendapatkan bantuan.

Keempat, pilihlah teman yang kompeten dan baik. Itu akan memotivasi Anda setiap kali Anda melihatnya mencapai tujuannya. Lalu, bergabunglah dengan organisasi yang Anda minati. Sehingga anda dapat memperluas pikiran dan pengetahuan anda.

Kelima, bentuklah kelompok belajar. Saat belajar bersama teman, kita cenderung lebih semangat dan termotivasi. Karena saat belajar bersama, kita bisa berdiskusi dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Kita dapat saling bertukar pikiran dan pengetahuan sehingga meningkatkan rasa keingintahuan kita.

Keenam, buat tempat belajar teratur dan senyaman mungkin. Hal ini membantu kita berkonsentrasi dan meningkatkan semangat untuk belajar dengan mengurangi gangguan yang tidak diinginkan. Menjaga semua buku, pena, dan instrumen lain yang dibutuhkan dapat membantu untuk tetap fokus belajar. tempat yang nyaman juga penting untuk meningkatkan semangat belajar. Misalnya, pencahayaan yang baik, tempat duduk yang santai, meja belajar yang nyaman, dan suasana yang tenang merupakan prasyarat agar Anda dapat menikmati belajar.

Jika merasa bosan dengan tugas sekolah, temukan variasi baru yang menarik misalnya menulis catatan dengan menggunakan tinta berwarna. Untuk beberapa orang, menulis dengan menggunakan tinta berwarna hitam saja memiliki kesan monoton dan membosankan sehingga membuat orang tersebut kurang tertarik untuk membacanya.

Buatlah buku bacaan menjadi semenarik dan senyaman mungkin sehingga meningkatkan ketertarikan kita untuk belajar.

Sumber :
Morgan, Ph.D., Megan. "How to Create Interest in Studies."
http://www.wikihow.com/Create-Interest-in-Studies (diakses pada 02 September 2017)

Nikita Katwalia. “I’ve lost my interest in studies. How do I get it back?”
https://www.quora.com/Ive-lost-my-interest-in-studies-How-do-I-get-it-back (diakses pada 02 September 2017)