Bagaimana memilih sepatu yang cocok untuk jogging ?

Sepatu yang digunakan tentunya dapat membantu hasil jogging menjadi lebih maksimal. Lalu bagaimana tips agar kita tidak salah beli sepatu untuk jogging?

Sumber gambar

http://cdn2.tstatic.net/style/foto/bank/images/sepatu_20160905_225357.jpg

Bagaimanakah kita memilih sepatu lari yang cocok? Selain warna, bentuk, dan harga, berikut beberapa hal yang lebih penting menjadi pertimbangan Anda sebelum membelinya:

Permukaan Berlari
“Dalam memilih sepatu lari, permukaan dan tempat berlari harus menjadi pertimbangan. Apakah itu treadmill, jalanan ataupun alam bebas serta di dalam maupun di luar ruangan, hal ini mempengaruhi pilihan sepatu yang tepat,” ujar Welliam Lauw, Manager; Brand Communications & Sports Marketing PT Adidas Indonesia, menjawab pertanyaan Kompas.com via email.

Jenis dan Style Lari
Orang berlari dengan style yang berbeda-beda. Ada yang suka jogging untuk menjaga kebugaran. Ada yang lari jarak pendek dengan kecepatan tinggi (sprint), ada yang berlari 5K, 10K, atau lari jarak jauh seperti marathon. Untuk setiap kategori dan style lari ini, produsen pembuat sepatu menyediakan jenis yang sesuai peruntukannya.

Bentuk Kaki
Bantuk kaki setiap orang ternyata berbeda-beda. Ada yang netral, di mana saat melangkah, bagian yang menginjak permukaan adalah telapak kaki bagian tengah, ada yang overpronation, di mana telapak kaki miring ke arah dalam, dan underpronation, di mana telapak miring ke arah luar.

Bagaimana menentukan bentuk kaki kita? Cobalah basahi kaki, lalu melangkah ke tempat yang kering. Perhatikan jejak yang ditinggalkan. Apakah jejak itu merata (netral), atau cenderung ke arah dalam atau luar? Bila Anda kesulitan menentukannya, datanglah ke toko sepatu untuk mendapatkan bantuan.

Berat Badan
Saat memilih sepatu, pertimbangkan juga berat badan Anda. Semakin berat tubuh Anda, makin besar pula benturan antara kaki dengan permukaan tanah. Besarnya benturan ini perlu diredam menggunakan sepatu dengan bantalan yang tepat.

Cobalah di Sore Hari
Saran ini memang terdengar unik. Namun alasanya adalah karena kaki kita akan mengembang di sore hari setelah seharian beraktivitas. Dengan mencoba sepatu saat kaki kita mengembang, maka kita tidak akan keliru membeli ukuran yang terlalu kecil. Anda bisa juga mencoba sepatu seusai berlari, ukuran kaki Anda akan lebih besar saat itu.

Beli Ukuran Lebih Besar
Saat mencoba, pastikan ada ruang selebar satu jari atau satu jempol di antara ujung kaki dengan ujung sepatu Anda. Selain membeli ukuran setengah lebih besar, Anda juga bisa mempertimbangkan membeli sepatu lari dengan bahan yang dapat menyesuaikan dengan pelebaran kaki.

Bertanyalah Soal Sepatu yang Anda Beli
Saat berada di toko, Anda mungkin dihadapkan pada beberapa pilihan sepatu. Selain mencobanya untuk berjalan, Anda sebaiknya juga menanyakan kelebihan-kelebihan apa yang dimiliki sepatu tersebut, serta peruntukannya untuk gaya lari seperti apa.

Kenyamanan yang Utama
Jangan biarkan penampilan mengalahkan kenyamanan saat membeli sepatu lari. Anda akan menghabiskan ratusan kilometer bersama sepatu Anda. Bayangkan bila jarak sejauh itu Anda tempuh dengan sepatu yang tidak nyaman. Selain menyiksa, kemungkinan mengalami cedera juga lebih besar.

Oleh karenanya, cobalah beberapa pasang sepatu saat memilih, dan pastikan kenyamanan menjadi prioritas Anda. Kecuali bila Anda membelinya sekedar untuk bergaya saja.

Sumber

https://lifestyle.kompas.com/read/2017/04/17/070000720/bagaimana.memilih.sepatu.lari.yang.tepat.