Bagaimana manajemen minuman pada anak ayam (masa brooding) pedaging (broiler)?

ayam
pakanayam

(Dictio Community) #1

Masa brooding (umur ayam hingga 14 hari) menjadi masa paling krusial bagi budidaya ayam.
Begitu juga manajemen pakan dan minum pada masa brooding tersebut.

Bagaimana manajemen minuman yang baik pada masa brooding?


(Animal Husbandary) #2

Pada masa brooding adalah masa yang paling mempengaruhi tingkat keberhasilan budidaya ayam. Karena pada masa brooding terjadi proses yang disebut hyperplasia (perbanyakan sel), sehingga pada masa tersebutlah perkembangan saluran pencernaan, perkembangan saluran pernapasan dan perkembangan sistem kekebalan terjadi.

Masa brooding (berasal dari kata brood yang artinya adalah seperindukan) adalah masa dimana anak ayam masih butuh indukan. Masa brooding pada ayam biasanya sampai umur 10-14 hari.

Minuman merupakan hal yang “sensitif” pada masa brooding, karena minuman tersebut dapat menjadi musuh tetapi juga sangat dibutuhkan bagi ayam. Sering kali faktor minuman ayam “dilupakan” oleh para peternak.

Minuman merupakan nutrisi hal yang sangat dibutuhkan oleh ayam yang akan berdampak pada fungsi fisik maupun psikologi secara keseluruhan.

Menurut Viola et al. (2003), Pembatasan minuman sebesar 40% akan mengakibatkan penurunan asupan makanan dari 542 gram menjadi 338 gram, berat badan dari 471 gram menjadi 295 gram dan FRC dari 1,28 menjadi 1,37 pada hari ke 14.

Para peternak harus memastikan bahwa anak ayam harus minum sebanyak 24 ml / ayam pada 2 hari pertama.

Kualitas Air

Menurut medion, beberapa parameter air yang harus diperhatikan antara lain :

  • Kualitas Fisik yang harus diperhatikan dalam penentuan air yang berkualitas antara lain warna, rasa, bau, kekeruhan maupun suhu. Air yang berkualitas haruslah tidak berwarna, berasa dan berbau, tidak keruh dari lumpur kasar, lumpur halus maupun koloid.

  • Suhu air minum yang baik adalah 20-24 derajat Celcius dan jika lebih atau kurang dari suhu tersebut maka konsumsi air minum ayam menjadi berkurang atau bahkan berhenti.

  • Kesadahan air (Kandungan ion Ca2+ dan Mg2+) > 180 ppm. Air yang mempunyai kesadahan tinggi biasanya ditemukan di daerah yang berkapur. Kesadahan air yang tinggi bisa mengurangi tingkat kelarutan beberapa sediaan obat, terutama yang mengandung ampicillin atau tetrasiklin, dan juga bisa mengganggu proses pencernaan dan penyerapan nutrisi ransum.

  • Kadar nitrat yang tinggi biasanya berhubungan dengan tingginya kadar nitrogen akibat tumpukan kotoran ayam. Jika dikonsumsi ayam maka proses penyerapan zat nutrisi dapat terganggu. Selain itu, jika dikonsumsi dalam kadar tinggi bisa menyebabkan keracunan yang mematikan.

  • Kadar mineral kalsium, maksimal 75 mg/liter. Kadar kalsium yang melebihi standar bisa menyebabkan gangguan penyerapan nutrisi ransum (terutama fosfor) dan penurunan daya kerja obat.

  • Kadar mineral magnesium, maksimal 200 mg/liter. Kadar magnesium yang berlebih akan mengganggu pencernaan dan diare.

  • Kadar mineral besi, 0,3 - 0,5 mg/liter. Kadar besi tinggi ialah pigmentasi pada daging menjadi lebih gelap

  • Kadar mineral belerang, maksimal 25 mg/liter. Kadar belerang menyebabkan cepat terjadi perdarahan dan oedema.

  • Derajat keasaman (pH) air minum yang baik berkisar 5-8. Air dengan pH lebih tinggi (basa) jika dikonsumsi bisa mengakibatkan penurunan pencernaan dan penyerapan mineral ransum, seperti kalsium, fosfor, magnesium dan kalium. Begitu juga sebaliknya air yang asam (pH rendah) akan mengganggu kesehatan dan mempermudah infeksi parasit.

  • Kandungan biologi air. Sebagian besar mikroorganisme yang mencemari air minum, seperti bakteri maupun jamur kurang berbahaya. Meskipun demikian, ada juga beberapa mikroorganisme yang bisa menurunkan produktivitas ayam atau menjadi sumber penyakit, yaitu E. coli dan Salmonella.

Untuk lebih maksimalnya, berikan air gula 2-5% (20-50 gram dalam 1 liter air minum) untuk mengganti energi yang hilang dari tubuh ayam dengan segera. Jangan memberikan air minum dingin kepada anak ayam, untuk menghindari cold shock. Air minum tersebut sebaiknya hangat suam-suam kuku (26,7-33 derajat Celcius).

Cold shock atau ayam trauma meminum air minum karena suhu air terlalu dingin.

Oleh karena itu, manajemen pemberian minuman ke ayam, menjaga peralatan kandang dan menjaga kebersihan kandang merupakan hal yang harus menjadi prioritas bagi peternak ayam.