Bagaimana cara merawat burung pleci ?

burung

(amrta ageng subarkah) #1

Burung Pleci

Burung Pleci atau Zosterops merupakan marga penciri burung kacamata, dan memiliki jumlah anggota terbesar. Secara tradisional, genus ini dimasukkan ke dalam suku Zosteropidae; namun berdasarkan kajian filogeni terbaru, bisa jadi kelompok ini merupakan bagian dari suku Timaliidae.

Daerah persebarannya adalah di wilayah tropika Afrika, Asia (Indomalaya), dan Australia bagian utara. Panjang tubuhnya (dari ujung paruh hingga ujung ekor) berkisar antara 8–15cm. Ciri yang paling jelas adalah adanya lingkaran (garis) putih yang mengelilingi mata, meskipun ada beberapa jenisnya yang tidak memilikinya. Nama marganya berasal dari kata Yunani zosterops, yang berarti ”sabuk mata”.(wikipedia)

Bagaimana cara merawat burung pleci ?


(Aditya Reza Firdaus) #2

Salah satu hal yang terpenting dalam merawat burung pleci adalah menjaga kandangnya. Kandang atau sangkar setidaknya dibersihkan setiap hari, atau minimal 4 kali seminggu agar berbagai bakteri dan penyakit tidak mudah menyerang.

Selain itu, air dan makanan bisa diganti secara rutin setiap hari atau jika air sudah kotor dan berkurang. Untuk merawat burung pleci itu sendiri, beberapa hal berikut ini perlu menjadi perhatian anda, yaitu :

  1. Perawatan harian burung ini dimulai dari pagi hari sekitar pukul 07.00, harus di gantang terlebih dahulu atau diangin-anginkan selama kurang lebih 30 menit.

  2. Setelah itu burung bisa dimandikan dengan cara disemprot.

  3. Setelah burung dimandikan, selanjutnya burung akan dijemur selama kurang lebih 2 (dua) hingga 3 (tiga) jam sambil diberikan makanan ekstra berupa jangkrik misalnya 3-4 ekor.

  4. Setelah menjemur burung, tempatkan di tempat yang teduh untuk diangin-anginkan kembali selama kurang lebih 1/2 (setengah) jam.

  5. Masukkan burung dan perdengarkan suara master.

  6. Kembali angin-anginkan burung tersebut sekitar pukul 16.00 selama kurang lebih setengah jam.

  7. Lanjutkan dengan memandikan burung.

  8. Setelah burung dimandikan, burung kembali di-gantang, atau diangin-anginkan kemudian dijemur selama kurang lebih 1 jam sambil diberikan makanan berupa kroto atau ulat kandang.

Sumber :