Bagaimana cara menjinakkan biawak yang liar?

Biawak merupakan jenis reptil yang sangat ganas dan seram, tapi jika dia masih bayi perilaku dan tingkah lakunya sangat menggemaskan.Disamping itu jangan harap biawak jika sudah dewasa bisa jinak karena sipat atau naluri buasnya bisa muncul secara tiba-tiba, lalu bagaimana cara menjinakkan biawak?
image

Sebelum menjinakkan biawak terlebih dahulu sediakan kandang yang nyaman untuk dia beradaptasi, pastikan
biawak yang akan kita jinakkan dalam kondisi yang terbaik. Disini kita coba terapkan 3 metode pendekatan pada
hewan liar secara umum. Ini berlaku untuk kebanyakan hewan liar. Berlaku juga bagi biawak dewasa dan anakan.
Sebelum memulai kita harus memahami kondisi-kondisi dimana si biawak merasa terancam dan kita harus mundur
perlahan. Hati-hati jika biawak sudah menegakkan badannya, menggembungkan temboloknya, dan membuka
mulutnya. Perlu diperhatikan jangan membuat gerakkan tiba-tiba saat sedang didekat biawak, jangan mengeluarkan
suara keras, usahakan biawak tetap nyaman.

  1. Tahap Pengenalan
    Pertama kita lakukan “pengenalan” diri kita pada biawak. Kita tahu biawak itu peliharaan kita, tapi biawak tidak tahu
    kalo kita adalah majikannya. Dia akan asik dengan dunianya sendiri dan memikirkan dirinya. Oleh karena itu kita
    harus membuat biawak percaya pada kita, bahwa kita tidak mengancam.
    Tahap pengenalan ini kita hanya perlu sering-sering berada didekatnya. Selama ada didekatnya kita jangan
    melakukan gerakan tiba-tiba, suara keras, dan perlakuan kasar lainnya. Ini juga berguna karena biawak memasuki
    masa adaptasi dengan lingkungan barunya sehingga perlu ketenangan. Sering-sering juga melihat biawak, pandang
    matanya cieee hahaa. Jika biawak melihat kita pura-pura cuek saja, biarkan dia mempelajari kita. Tanda dia sudah
    kenal pada kita yaitu biawak tidak panik dan membiarkan kita berada didekat kandangnya.
  2. Tahap Pendekatan
    Setelah cukup lama bersama dan akhirnya kenal juga cieee. Tahap selanjutnya yaitu melakukan pendekatan.
    Pendekatan yang kita lakukan yaitu dengan pemberian pakan (baca : makanan biawak
    (https://www.hewanpeliharaan.org/biawak/makanan-biawak/)). Beri makan dengan sarung tangan yah atau dengan
    capitan. Intinya kita suapin biawaknya biar tambah mesra hehehe. Beri jarak, biarkan biawak yang mendekati kita dan
    menghampiri makanannya
    Tahap ini bisa memakan waktu yang lama, biarkan biawak terbiasa dengan tangan kita. Jadikan kegiatan ini sebagai
    rutinitas dia. Biasanya ditandai dengan tidak terancam dengan kita dan tidak malu-malu lagi saat menghampiri kita.
  3. Tahap Sentuhan
    Setelah biawak sudah merasa nyaman dengan kita dan tidak terancam saat kita didekatnya, tahap selanjutnya yaitu
    melakukan kontak. Kontak bisa dimulai dengan sentuhan yang lembut, pelan-pelan jangan ragu dan takut karena
    reptil bisa merasakan ini, pede aja tapi tetap waspada
    Jika dia kabur atau lari jangan dikejar untuk ditangkap, biarkan sampai berhenti dan dekati perlahan. Jangan sampai
    usaha kita selama ini sia-sia. Sarung tangan, handuk bisa menjadi pengaman kita terhadap cakar-cakarnya yang tajam.
    sumber:https://www.hewanpeliharaan.org/biawak/cara-menjinakan-biawak/