Bagaimana Cara Mengonsumsi Zolpidem dengan Benar?

image

Dosis zolpidem akan ditentukan oleh dokter berdasarkan tingkat keparahan insomnia yang dialami oleh pasien. Kondisi kesehatan, riwayat kesehatan, serta respons tubuh pasien terhadap obat juga akan dipertimbangkan. Bagaimana Cara Mengonsumsi Zolpidem dengan Benar?

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Baca petunjuk pengobatan dan, jika tersedia, brosur informasi pasien yang disediakan oleh apoteker sebelum menggunakan zolpidem dan setiap kali Anda mengisi ulang. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan tanyakan pada dokter atau apoteker.

Minum obat ini dalam keadaan perut kosong sesuai arahan dokter, biasanya satu kali pada malam hari. Karena zolpidem bekerja dengan cepat, minumlah saat Anda akan tidur. Jangan minum obat ini dengan atau sesudah makan karena tidak akan bekerja dengan cepat.

Jangan minum dosis obat ini kecuali jika Anda memiliki waktu tidur penuh setidaknya 7 sampai 8 jam. Jika Anda harus terbangun sebelum waktu tersebut, Anda mungkin akan mengalami kehilangan beberapa ingatan dan akan mengalami masalah saat melakukan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan, seperti mengemudi atau mengoperasikan mesin. (lihat bagian Pencegahan).

Dosis diberikan berdasarkan jenis kelamin, usia, kondisi medis, obat-obatan lain yang Anda gunakan, dan respon terhadap pengobatan. Jangan naikkan dosis Anda, meminumnya lebih sering, atau menggunakan lebih dari waktu yang disarankan. Jangan minum lebih dari 10 miligram sehari. Wanita biasanya diberi resep dosis yang lebih rendah karena obat keluar dari tubuh lebih lambat dari pria. Orang tua biasanya diberi dosis lebih rendah untuk menurunkan risiko efek samping.

Obat ini dapat menyebabkan reaksi kecanduan, terutama jika digunakan secara rutin dalam jangka waktu lama atau dengan dosis yang tinggi. Pada beberapa kasus, gejala kecanduan(seperti, mual, muntah-muntah, kram perut, gelisah, gemetaran) dapat terjadi jika pemakaian obat dihentikan secara tiba-tiba. Untuk mencegah reaksi ini, dokter mungkin akan menurunkan dosis Anda secara perlahan. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda untuk lebih rinci dan segera laporkan jika ada reaksi kecanduan

Bersamaan dengan manfaatnya, obat ini pada kasus yang jarang dapat menyebabkan kecanduan. Risiko ini cenderung lebih banyak terjadi jika Anda pernah menyalahgunakan alkohol atau obat-obatan pada masa lampau. Gunakan obat ini sesuai dengan apa yang disarankan untuk memperkecil risiko kecanduan.

Ketika obat ini digunakan dalam jangku waktu yang lama, mungkin tidak akan bekerja sebaik sebelumnya. Bicarakan dengan dokter Anda jika obat ini berhenti bekerja.

Beri tahu dokter jika kondisi Anda tetap sama setelah 7 sampai 10 hari, atau jika memburuk. Anda mungkin akan mengalami kesulitan tidur pada beberapa malam pertama setelah menghentikan pemakaian obat. Ini disebut rebound insomnia dan normal terjadi. Biasanya akan hilang setelah 1-2 malam. Jika efek ini terus berlangsung, hubungi dokter Anda.

Sumber : hellosehat.com