Bagaimana cara menangani BAB berlendir?

Beragam bagian tubuh, termasuk usus memproduksi lendir (cairan kental dan licin). Lendir berfungsi sebagai pelicin, serta melindungi beberapa jaringan juga organ tubuh. Lendir juga membantu melindungi tubuh dari cairan yang mengiritasi, virus, juga bakteri. Bagaimana cara menangani BAB berlendir?

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan saat menemukan BAB berlendir yang disertai dengan ragam gejala lain adalah memeriksakan diri ke dokter. Penanganan akan disesuaikan dengan penyebab kondisi.

Misalnya, bila kondisi disebabkan oleh infeksi bakteri, antibiotik mungkin dibutuhkan. Sedang penderita keracunan makanan mungkin disarankan untuk menambah asupan cairan.

Munculnya lendir umumnya terkait dengan gangguan pencernaan, sehingga pola makan sehat yang kaya serat, konsumsi probiotik (yoghurt), juga santapan yang tidak merangsang produksi lendir (tidak pedas, tidak asam) sangat disarankan.

Meski begitu, beberapa kondisi mungkin memerlukan perawatan intensif seperti pada kolitis ulseratif, fibrosis kistik, juga kanker.

Munculnya lendir pada tinja dapat disebabkan oleh banyak hal. Mulai dari yang ringan seperti dehidrasi, hingga masalah medis serius seperti fistula ani dan kanker. Oleh karena itu, coba perhatikan tanda yang tubuh berikan dengan lebih teliti ya.

Bila lendir terlalu banyak atau sering terjadi dan tubuh juga merasa tidak enak, lebih baik segera periksakan dirimu ke dokter. Penanganan sedini mungkin dapat memberikan hasil terbaik!