Bagaimana cara bekerja dengan menggunakan teknik Minimum valuable product ?

Minimum valuable product

Minimum valuable product (MVP) merupakan produk web atau aplikasi dengan spesifikasi seminimal dan pembuatan secepat mungkin, namun mampu melayani kebutuhan inti pengguna semaksimal mungkin. Tujuan pembuatan MVP ialah menguji asumsi bisnis dan memastikan pengembangan aplikasi sudah sesuai dengan tujuan bisnis. Dengan begitu, aplikasi yang sudah dibuat dapat terus berkembang sesuai dengan harapan desainer.Selain itu, MVP dibuat untuk meningkatkan efisiensi biaya pengembangan aplikasi. Hal itu dikarenakan fitur di dalam produk MVP sangat minimum sehingga untuk pengembangan dan maintenance-nya tidak membutuhkan banyak tenaga desainer aplikasi

Bagaimanakah cara bekerja dengan MVP?

Dalam bekerja dalam MVP kita perlu memperhatikan beberapa hal yaitu

  1. Fokus terhadap pemecahan masalah.
    MVP membutuhkan perhatian kita terhadap pemecahan masalah sejak produk pertama. Perlu juga mempertimbangkan produk yang diperoleh dari pemecahan masalah yang terjadi rutin, karena kemungkinan pelanggan tidak menyukai produk kita dapat datang dari intensitas masalah yang ingin dipecahkan tidak terlalu sering muncul. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memperoleh cara pemecahan masalah adalah dengan melakukan focus group, workshop. dan membuat prototype kemudian melakukan user testing.

  2. Membuat strategi untuk memulai produk dengan MVP
    Pengembangan dengan MVP bukan berarti kita merilis produk belum jadi apalagi prototype. Perlu adanya strategi sehingga produk awal dapat menarik perhatiaan pelanggan dan tidak menimbulkan kekecewaan sehingga tidak dapat memperoleh feedback secara berkelanjutan. Roadmap yang menjanjikan diperlukan.

  3. Melakukan pelacakan
    Sesuai tujuan dari MVP sebagai media pembelajaran dalam melakukan iterasi sehingga dapat mengembangkan produk yang valuable, perlu adanya pelacakan data sehingga dapat memperoleh data untuk dilakukan analisis sebagai dasar pengembangan kedepanya.

  4. Melakukan multivariant testing
    Multivariant testing atau A/B testing dapat dilakukan untuk mengoptimalkan hasil dan data sebagai dasar pengembangan selanjutnya. Perlu dilakukan penggalian dalam agar memperoleh kebutuhan baik yang tersirat maupun yang tersurat dari pelanggan.

Referensi

https://webdesign.tutsplus.com/articles/how-to-work-with-mvps-minimum-viable-products--cms-28689
https://lifehackhq.co/lifehack-resources/designing-a-minimum-viable-product-mvp/