Apakah Yang Kalian Ketahui Tentang Gelar – Gelar Kebangsawanan dan Kehormatan Yang Ada di Inggris?

image

Gelar kebangsawanan secara definisi menurut Wikipedia, adalah sebuah sistem hukum yang secara historis terdiri dari berbagai gelar turun temurun yang dapat di temukan di sejumlah negara dan terdiri dari beberapa macam peringkat. Gelar Kebangsawanan sendiri dapat ditemukan juga di beberapa wilayah di Indonesia seperti misalnya di daerah Jawa dan Banjar. Di daerah Jawa sendiri, terutama di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta misalnya, ada banyak sekali gelar – gelar kebangsawanan yang hingga saat ini masih dipakai. Kebanyakan gelar – gelar kebangsawanan ini sudah ada sejak lama dan diwariskan secara turun temurun.

Nah, di luar negeri pun, terutama di negara – negara yang masih menganut atau mempertahankan sistem Monarki yang dimana kepala negaranya Raja atau Ratu, sistem kebangsawan seperti ini juga banyak dipakai. Salah satunya adalah Inggris yang saat ini masih menganut sistem Monarki yang sudah bertahan selama kurang lebih 1000 tahun lamanya dengan Ratu Elizabeth II yang menjadi penguasa monarki dan kepala negara Inggris.

Tentu bagi kita yang sering menonton film atau drama mengenai kerajaan Inggris pernah mendengar istilah “ Duke “ yang disematkan di depan nama seseorang yang memang memiliki keturunan bangsawan di Inggris. Tetapi, tahukah kalian jika Inggris sendiri memiliki sistem gelar kebangsawanan yang disebut sebagai “ Peerage “ dengan berbagai macam gelar bangsawan di dalamnya ? dan tahukah kami jika gelar – gelar kebangsawanan itu juga memiliki tingkatan masing – masing ?

Selain gelar kebangsawanan, Inggris juga memiliki gelar kehormatan. Nah, apakah youdics sekalian mengetahui mengenai apa saja gelar – gelar yang ada di dalam sistem kebangsawanan dan juga gelar- gelar kehormatan di Kerajaan Inggris ?

Sejarah “ Peerage “ di Inggris

Sejarah terbentuknya Peerage atau gelar kebangsawanan yang ada di Inggris dimulai sejak penaklukan William I atas tanah Inggris pada tahun 1066 masehi. Setelah naik menjadi Raja, William I mulai membagi tanah – tanah yang ada di seluruh Inggris ke dalam sistem Manor yang dimana tanah – tanah tadi diberikan kepada para baron Normandia yang menjadi bawahannya (William I adalah orang Normandia) dengan loyalitas mereka kepada Raja sebagai gantinya. Para Baron ini juga menjadi anggota semacam dewan khusus yang tugasnya adalah menjadi penasihat Raja. Di pertengahan abad ke-13 masehi, perkumpulan Baron yang menjadi anggota dewan khusus penasihat Raja seperti ini menjadi cikal bakal dari pembentukan House of Lords . (Castellow, n.d).

House of Lords secara singkat adalah salah satu dari dua majelis yang ada di Parlemen Inggris modern dengan House of Commons. Cikal bakal dari sistem bicameral yang ada di Parlemen Inggris sekarang terbentuk sejak abad ke-14 yang dimana House of Commons terbentuk dan menjadi majelis kedua dari Parlemen pertama Inggris mendampingi House of Lords. Pada masa itu sendiri, keanggotaan House of Lords diwakili oleh dua jenis golongan yakni Lords Spirituals (Uskup Agung dan Uskup dari Gereja – Gereja di Inggris) dan Lords Temporal (Bangsawan atau Darah Biru). Sedangkan keanggotaan House of Commons diwakili oleh perwakilan dari setiap kota dan shires (daerah) yang ada di seluruh Inggris.

Tanah – tanah yang dimiliki oleh para Baron di Inggris di masa itu, diwariskan kepada anak laki – laki tertua sesuai dengan sistem yang disebut sebagai primogenitur. Hak Primogenitur merupakan sebuah hak, oleh hukum dan adat yang dimana anak sulung laki – laki berhak mewarisi tanah yang dimiliki oleh ayahnya dengan mengesampikan adik – adiknya.

Pada tahun 1337 masehi, Raja Edward III dari wangsa Lancaster membuat sistem “ duke “ dengan mengangkat anak sulung laki – lakinya menjadi Duke of Cornwall, yang dimana gelar ini masih ada sampai sekarang. Di masa kini, gelar Duke of Cornwall di pakai oleh Pangeran Charles yang merupakan putra mahkota Inggris saat ini. Sedangkan untuk titel kebangsawanan “ Marquess “ diperkenalkan oleh Raja Richard II di abad ke-14 dan gelar “ Viscount “ dibentuk sejak abad ke-15 masehi.

Sehingga Peerage di Inggris saat ini memiliki 5 jenis gelar bangsawan yakini Earl, Duke, Marquess, Viscount, dan Baron. Selain itu, Inggris seperti yang di mention sebelumnya juga memiliki gelar – gelar kehormatan seperti Lord, Sir, Dame, dan Lady.

Hierarki Peerage

Duke dan Duchess

Duke adalah gelar bangsawan tertinggi di dalam sistem Peerage yang membawahi gelar Marquess, Earl, Viscount, dan Baron. Asal mula kata “ duke “ adalah dari kata “ dux “ yang merupakan kata dari bahasa Latin yang berarti “ Leader “ atau pemimpin yang secara original merupakan penanda dari “ sovereign status “ dari seseorang. Gelar duke sendiri tidak di adopsikan ke kedalam sistem peerage hingga tahun 1337 masehi ketika Raja Edward II memberikan putra sulungnya yang dikenal sebagai The Black Prince, Dukedoms (daerah yang dikuasai atau dimiliki oleh seorang Duke/Adipati). Dukedom pada zaman dahulu di buat di Parlemen Inggris dengan mengikatkan sebuah pedang seremonial atau pedang upacara ke sabuk atau ikat pinggang (cincture) yang dimana tradisi seperti ini bertahan hingga tahun 1615 ketika tradisi tersebut digantikan dengan pemberian surat paten (letters paten) yang berada di bwah Segel Besar Kerajaan Inggris (Great Seal of The Realm) yang merupakan surat yang mewakili otoritas penguasa.

Orang pertama yang bukan dari kalangan keluarga Kerajaan atau kerabat dari Keluarga Kerajaan yang menerima sebuah dukedom adalah Sir William de la Pole yang saat itu bergelar Marquess of Suffolk, yang kemudian diubah menjadi Duke of Suffolk pada tahun 1448 masehi.

Seorang pangeran yang berasal dari keluarga kerajaan (royal bloods), biasanya diangkat menjadi duke ketika umurnya sudah cukup dan juga sudah menikah. Misalnya saja, Putra kedua Ratu Elizabeth II, yaitu Pangeran Andrew diangkat menjadi Duke of York setelah ia menikah dengan istrinya pada tahun 1986 silam. Selain Pangeran Andrew, cucu pertama Ratu Elizabeth II, Pangeran William dari Wales, diberikan gelar Duke of Cambridge ketika ia menikah dengan Kate Middleton pada 2011 silam.

Pangeran Edward yang merupakan anak bungsu dari Ratu Elizabeth II, memecahkan tradisi baru ketika ia lebih memilih gelar Earl of Wessex setelah ia menikah pada tahun 1999 silam. Pihak Istana Buckingham sendiri kemudian mengumumkan jika Earl of Wessex akan diberikan Dukedom of Edinburgh ketika gelar itu kembali ke The Crown (mahkota). Gelar tersebut hanya akan kembali ke The Crown dalam dua kondisi, yakni, ketika kematian Duke of Edinburgh yang sekarang dan suksesi Pangeran Wales ke tahkta Kerajaan. Duke yang lainnya adalah sepupu – sepupu pertama Ratu Elizabeth II yang bergelar Duke of Gloucester dan Duke of Kent yang keduanya merupakan cucu – cucu dari kakek Elizabeth II, yaitu George V.

Saat ini Kerajaan Inggris memilik 24 orang duke (tidak termasuk royal dukes atau dukes yang berasal dari keluarga kerajaan). Ada juga istilah “ Premier Duke “ yang mengacu kepada Duke of Norfolk. Duke Of Norfolk memiliki keistimewaan di bandingkan dengan gelar duke lainnya karena Duke of Norfolk bertugas untuk mengoranisir acara – acara penting kerajaan seperti pelantikan raja atau ratu Inggris dan Upacara Tahunan Pembukaan Parlemen Inggris.

Selain itu Duke of Norfolk juga salah satu dari empat pemegang gelar “ Duke of England and Ireland “ yang terdiri dari Duke of Cornwall, Duke of Norfolk, Duke of Somerset, dan Duke of Richmond serta pemegang gelar Earl Marshal yang merupakan salah satu dari anggota “ Great Officers of State “ yang terdiri dari Lord High Steward, Lord High Chancellor, Lord High Treasurer, Lord President of Council, Lord Privy Seal, Lord Great Chamberlain, Lord High Constable, Earl Marshal, dan Lord High Admiral. Sementara itu istri dari dari seorang duke disebut sebagai “ duchess “.

Marquess dan Marchioness
image

Marquess merupakan gelar bangsawan tertinggi kedua di dalam hierarik Peerage setelah duke dan membawahi gelar Earl, Viscount, dan Baron. Kehormatan dari seorang Marquess disebut sebagai Marquessate dan selain di Inggris, gelar Marquess ini juga dapat ditemukan di beberapa wilayah di Eropa.

Kata Marquess sendiri berasal dari kata “ Marchio “ yang merupakan bahasa Norman yang mengacu kepada Earls atau Baron yang membawahi daerah – daerah perbatasan antara Inggris, Skotlandia, dan Wales yang memiliki kesamaan dengan gelar Count atau Graf di Jerman yang dikenal sebagai Markgraf atau Margrave dalam Bahasa Inggris.

Gelar Marquess sendiri diperkenalkan oleh Raja Richard II yang juga merupakan kakak ipar dari Margrave of Bradenburg dan gelar Marquess sendiri pertama kali diberikan kepada Robert De Vere yang saat itu bergelar Earl of Oxford, yang setelah mendapatkan gelar Marquess berubah gelarnya menjadi Marquess of Dublin pada tahun 1385 masehi. Sama seperti duke, pemberian gelar Marquess juga diberikan melalui surat Paten yang berada di bawah Segel Besar Kerajaan Inggris yang merepresentasikan otoritas penguasa.

Sayangnya, titel bangsawan Marquess tidak begitu populer di Inggris. John Beaufort yang merupakan putra tertua dari John dari Gaunt dicopot dari gelarnya sebagai Marquess of Dorset dan Raja Henry IV sendiri sebenarnya sempat menghilangkan gelar Marquess dari peerage, hingga House of Commons memohon kepada Henry supaya memunculkan lagi gelar Marquess pada tahun 1402.

Untuk saat ini, ada 34 marquess yang ada di Inggris (tidak termasuk courtesy Marquess) dan gelar Marquess of England dipegang oleh Marquess of Winchester yang dibentuk pada tahun 1551. Istri dari seorang Marquess disebut sebagai “ Marchioness “.

Earl dan Countess

Earl merupakan gelar bangsawan tertinggi ketiga di dalam struktur Peerage Inggris dan sekaligus merupakan gelar bangsawan tertua di Inggris yang secara struktur membawahi Viscount dan Baron tetapi berada di bawah Duke dan Marquess. Sejarah dari pembentukan gelar Earl dapat di traces ke masa sebelum pemerintahan Raja Canute (994 – 1035 masehi), yang dimana seorang “ earldorman “ adalah pemerintah dari sebuah shire atau provinsi yang mengabdi untuk Raja.

Di bawah kekuasaan Canute, peran seorang earldorman masih tetap dipertahankan hanya saja dengan perubahan nama sesuai dengan tradisi dan budaya Denmark (Canute merupakan Raja Viking yang memerintah Inggris).

Di bawah pemerintahan Normandia, gelar earl menjadi gelar turun temurun walaupun pada masa itu, orang – orang yang memegang gelar Earl juga kehilangan beberapa wewenang dan tanggung jawab sebagai wakil – wakil raja di shire atau provinsi. Sama seperti Dukes, pengangkatan Earl juga di lakukan melalui sebuah upacara pengikatan pedang seremonial ke sabuk atau ikat pinggang yang kemudian dihapuskan pada tahun 1615 pada masa pemerintahan Raja James I. Semua Earldom sama seperi Dukedom dan Marquesses dibuat dan diberikan melalui surat paten yang ada di bawah Segel Besar Kerajaan Inggris yang mewakili otoritas penguasa.

Saat Ini, Inggris memiliki 191 orang Earl yang tidak termasuk Earl of Wessex dan Courtesy Earldom dan juga empat countess (bangsawan wanita yang merupakan istri Earl) di dalam hak mereka sendiri. Sementara itu Premier Earl of England and Ireland (dibentuk tahun 1442 masehi) di pegang oleh Earl of Shrewsbury dan Earl of Waterford. Sementara Earl of The Union Roll (dibentuk tahun 1398 masehi) di pegang oleh Earl of Crawford dan Earl of Balcarres.

Istri dari seorang Earl disebut sebagai “ countess “.

Viscount dan Viscountess

Viscount merupakan gelar keempat dalam tingkatan gelar dalam Peerage. Viscount membawahi Baron dan berada di bawah Duke, Marquess, dan Earl. Gelar ini berasal dari jabatan deputi atau Letnan (vice-comes) dari seorang Count yang telah menjadi sebuah pangkat turun temurun yang ada di Kekaisaran Romawi Suci pada awal abad ke-10 masehi serta digunakan juga sheriff di county.

Viscount sebagai gelar bangsawan dalam hierarki Peerage pertama kali diperkenalkan pada tahun 1440 masehi, selama masa Perang 100 tahun (1337 – 1450). Raja Henry VI di mahkotai sebagai Raja Inggris dan Prancis sebagai bentuk konsolidasi gelar kedua negara dan mengangkat John Lord Beaumont sebagai Viscount di Inggris dan Prancis. Gelar Viscount sendiri seperti yang sudah disebutkan sebelumnya merupakan gelar yang lebih tinggi dari Baron, tetapi tidak begitu populer hingga abad ke-17 masehi. Viscount seperti gelar – gelar di dalam Peerage lainnya, dibuat dan diberikan dengan surat paten yang berada di bawah Segel Besar Kerajaan Inggris yang mewakili otoritas penguasa.

Untuk saat ini, Pemegang gelar Viscount yang ada Inggris berjumlah 115 orang yang tidak termasuk Courtesy Viscount. Pemegang jabatan dan gelar Viscount of England adalah Viscount of Hereford yang dibentuk tahun 1550 masehi, Pemegang jabatan dan gelar Viscount of Scotland adalah Viscount of Falkland yang dibentuk tahun 1620 masehi, dan yang terakhir, pemegang gelar Viscount of Ireland adalah Viscount Gormanston yang dibentuk tahun 1478 masehi.

Istri dari seorang Viscount disebut sebagai Viscountess.

Baron dan Baroness

Baron adalah gelar bangsawan tingkat kelima di hierarki Peerage dan berada di bawah Duke, Marquess, Earl, dan Viscount. Baron secara harfiah berarti “ pria “, berperan sebagai bangsawan pemilik tanah. Pada abad ke-13 masehi, para Baron ini dipanggil untuk menghadap raja melalui surat perintah kerajaan untuk menghadiri sidang atau pertemuan Dewan Kerajaan atau parlemen. Awalnya, pemberian hak istimewa ini tidak berarti bahwa penerus mereka juga akan dipanggil ke sidang - sidang dewan kerajaan dan parlemen berikutnya. Tetapi di bawah pemerintahan Raja Edward III, sudah menjadi kebiasaan untuk memberikan surat perintah kerajaan kepada penerus – penerus dari baron – baron penting sebagai upaya untuk menciptakan kehormatan turun temurun.

Baron pertama yang diangkat melalui surat paten di bawah segel besar kerajaan Inggris yang mewakili otoritas penguasa adalah John Beauchamp De Holt yang diangkat menjadi Baron Kidderminster oleh Raja Richard III pada tahun 1387 masehi. Setelah tahun 1440 masehi, praktek pengangkatan baron seperti ini diteruskan hingga sekarang.

Di Skotlandia, persamaan dari gelar Baron adalah Lords of Parliament dan Pemegang gelar Baron adalah yang terbanyak di antara pemegang gelar lainnya di sturktur peerage dengan saat ini ada 426 orang yang memegang gelar Baron dan Lord of Parliament di Inggris dan Skotlandia yang tidak termasuk courtesy Baronies dan Lordship serta ditambah dengan Sembilan Baroness dan Lady of Parliament dalam hak – hak mereka sendiri.

Pemegang Gelar Baron of England adalah Lord De Ros yang dibentuk tahun 1264 masehi dan pemegang gelar Baron of Ireland adalah Lord Kingsale yang dibentuk tahun 1223 masehi. Istri dari seorang Baron disebut Baroness.

Selain gelar turun-temurun, gelar bangsawan Inggris juga mencakup gelar bangsawan seumur hidup, bagian dari sistem penghargaan yang ada di Inggris. Gelar bangsawan seumur hidup diberikan oleh Pemerintah untuk menghormati individu dan memberikan hak kepada penerimanya untuk menempati sebuah posisi dan memberikan suara di House of Lords. Saat ini, sebagian besar dari mereka yang duduk di House of Lords adalah rekan seumur hidup: hanya 90 dari 790 lebih anggota yang merupakan rekan turun-temurun.

Gelar Kehormatan di Inggris

Selain gelar – gelar bangsawan, Inggris juga memiliki sebuah sitem gelar kehormatan yang bisa dijabarkan sebagai berikut :

Kesatriaan (Knighthood)
image

Pemberian Gelar kehormatan kesatriaan atau knighthood berasal dari abad pertengahan yang mengacu kepada metode yang biasanya digunakan untuk menganugerahkan gelar ksatria melalui penghargaan atau sentuhan pedang oleh penguasa. Yang termasuk di dalam gelar kehormatan kesatriaan adalah Sir untuk pria dan dame untuk wanita.

Di Inggris, gelar “sir” dan “dame” berkaitan erat dengan daftar Penghargaan Tahun Baru dan Penghargaan Ulang Tahun Ratu. Peristiwa yang sangat bergengsi ini terjadi ketika penguasa monarki Inggris (Raja atau Ratu) memberikan gelar kebangsawanan kepada sorang – orang yang dianggap luar biasa, sebagai pengakuan atas pencapaian besar atau layanan luar biasa mereka alias setiap orang memiliki kesempatan untuk mendapatkan gelar Sir.

Sudah banyak orang - orang di Inggris yang mendapatkan gelar Sir seperti misalnya Sir Alex Ferguson (Mantan Pelatih Manchester United), Sir Tim Berners Lee (pencipta world wide web), dan Sir Isaac Newton (Fisikawan terkenal Inggris pencipta Kalkulus dan Penemu Teori Gravitasi). Mereka ini adalah contoh orang – orang yang berjasa sesuai dengan bidang mereka masing – masing.

Baronet dan Baronetess

Baronet dan Baronetess merupakan gelar kehormatan yang sudah ada sejak tahun 1611 atau saat pemerintahan Raja James I. Baronet dan Baronetess merupakan gelar yang ada di bawah Baron dan bukan termasuk dalam hierarki peerage, tetapi berada di atas semua gelar kesatriaan (Sir dan Dame).

Demikianlah pembahasan referensi topik mengenai gelar – gelar kebangsawanan dan kehormatan yang ada di Inggris. Semoga ilmu dan wawasan kalian bertambah ya.

Referensi :

  1. Castellow, E. (n.d). The British Peerage. Historic UK. Retrieved from https://www.historic-uk.com/CultureUK/The-British-Peerage/
  2. Debrett’s Guide to the Hierarchy of Titles in the Peerage
  3. Sir Titles | Dame Titles | Buy Sir, Dame or Lady Titles
1 Like