Apakah saja keutamaan dan manfaat shalat lima waktu?

Apakah saja keutamaan dan manfaat shalat lima waktu?

Sholat merupakan amalan yang paling utama dan amalan yang pertama kali di tanya pada saat di alam kubur .Sholat merupakan tiang agama dan apabila banyak muslim yang meninggalkan sholat maka akan terjadi keruntuhan agama islam. Orang yang meninggalkan sholat juga tergolong ke dalam orang-orang yang berdosa besar.

Selain itu Nabi Muhammad saw juga menjelaskan bahwa orang yang meninggalkan sholat wajib atau sholat lima waktu pada saat hari akhir atau kiamat akan bersama-sama dengan orang-orang seperti Fir’aun, Qorun, Ubay bin khalaf dan Haman.

Sholat wajib atau sholat lima waktu memiliki keistimewaan tersendiri di banding dengan sholat sunnat. Nabi muhammad saw banyak menjelaskan keistimewaan atau keutamaan shalat lima waktu, diantaranya yaitu :

  1. Solat lima waktu merupakan ibadah yang di syariatkan langsung oleh Alloh swt kepada Rosululloh saw tanpa adanya perantara malaikat .

  2. Sholat lima waktu adalah ibadah yang di wajibkan di langit, sedangkan kewajiban-kewajiban yang lainnya diwajibkan di bumi .

  3. Solat Lima waktu dapat menghapus dosa .

  4. Sholat subuh di saksikan ole para malaikat serta para malikat menjaga orang yang melakukan sholat subuh.

  5. Sholat ashar merupakan sholat wustha.

  6. Sholat Subuh dan Ashar dapat mengantarkan ke syurganya Alloh swt

  7. Dengan sholat Alloh swt akan memudahkan untuk melihat dzat Alloh tanpa berdesakan di syurga .

  8. Menjaga sholat subuh dan sholat ashar dapat menyebabkan masuknya seseorang ke dalam syurga dan menyelamatkan dari api neraka.

  9. Orang yang tidak melaksanakan shalat ashar mendapatkan dosa seperti orang yang dikurangi anggota keluarganya dan seluruh hartanya .

Sumber : http://warohmah.com/sholat-lima-waktu/

Berikut beberapa alasan ringkas mengapa kita harus melaksanakan sholat 5 waktu, yaitu:

  1. Sholat merupakan tiang agama
  2. Sholat merupakan kunci dari semua ibadah
  3. Sholat merupakan pelebur dosa
  4. Sholat merupakan ibadah yang amar ma’ruf nahi munkar (mengajak ke kebaikan dan mencegah kemunkaran).
  5. Sholat merupakan amal ibadah yang pertama kali dihisab untuk menuju surga Allah.

Selain itu, manfaat lainnya ketika kita melakukan sholat 5 waktu adalah untuk menenangkan hati dan pikiran manusia.

Pada tubuh manusia, ada sebuah hormon bernama CORTISOL. Pada intinya Cortisol adalah sebuah hormone yang mengatur tingkat stres, kecemasan, ketenangan dan kebahagiaan manusia. Sinusoida pola kerja hormon Cortisol dibagi menjadi 5 bagian penting. Semakin mendekati titik puncak atas (sumbu positif) maka seseorang semakin stres, sebaliknya semakin rendah titik puncaknya (sumbu negatif) maka kondisi kejiwaan seseorang semakin rileks.

Titik tertinggi A adalah titik dimana seorang manusia mengalami stres dan kecemasan luar biasa, biasanya titik A terjadi antara jam 04.30 - 06.00 pagi. Maka dari itu terkadang kalau kita ada di titik A kita akan merasa stres, cemas, dan sebagai akibatnya kita malas beraktivitas. Titik terendah D adalah titik dimana seseorang berada dalam kondisi paling rileks. Ini biasa terjadi pada jam 22.00 - 24.00 malam.

Seorang manusia butuh stres dan kecemasan serta kerileks-an, agar hidupnya lebih tegar. Stres dibutuhkan manusia untuk menggapai cita-citanya. Bayangkan saja jika manusia tidak punya stres, maka yang ada manusia yang hanya hidup dengan ke-santai-an saja. Di sisi lain, rileks tentunya dibutuhkan juga oleh manusia, untuk melepas kepenatan dalam menjalani hidup. Oleh karena itu stres dan rileks dibutuhkan setiap manusia. Titik terbaik dari sinusoida Cortisol adalah ditengah-tengah, dimana terdapat keseimbangan antara stres dan rileks.

Titik A terjadi pada pukul 04.30 - 06.00, di titik ini manusia akan merasa malas karena berada dalam kondisi paling ekstrim stres, sholat shubuh berguna untuk meng-counter ini semua, oleh karena itu kenapa sholat shubuh 2 rakaat ? Karena melaksanakan 2 rakaat di waktu ekstrem, sudah teramat berat. Sholat shubuh berguna untuk melatih kita agar kita terbiasa berpindah dari kondisi ekstrem seorang manusia. Jika seorang muslim biasa beraktivitas di waktu shubuh , maka dia akan terlatih menjadi jiwa yang terlatih dalam kondisi ekstrem. Sholat shubuh dari segi biologi dan hormon berguna untuk melatih kita beraktivitas dalam kondisi ekstrem.

Sekarang menuju titik B, Titik B terjadi sekitar jam 12.00 siang , ini adalah titik balance antara rileks dan stres. Lalu apa hubungannya dengan sholat dzuhur ? Kalau kita dalam kondisi puncak potensi tentunya harus mengingat Allah. Potensi puncak + ibadah = hasil yang optimal. Bukankah sebuah ikhtiar harus disertai dengan doa? disinilah manfaat dari titik B ini terhadap sholat dzuhur.

Titik C adalah titik menurun negatif menuju pukul 12 malam. Titik C terjadi sore hari sampai senja hari. Titik C dalam filosofi hormon Cortisol adalah situasi paling kondusif bagi seorang manusia untuk jatuh cinta. Manusia pada jam-jam ini, dalam bahasa gaul disebut sedang mengalami fase mellow. Lalu apa hubungan titik C dengan sholat ? Pernahkah anda bertanya kenapa sholat Ashar, Maghrib dan Isya berdekatan? Sementara Isya, Shubuh ke Dzuhur jaraknya panjang, seolah tidak ada waktu lain ? Berdasarkan filosofi biologinya maka tersirat bahwa, Allah ingin kita meningkatkan cinta kita pada-Nya pada jam-jam ini. Cintailah Tuhanmu, maka engkau akan bahagia. Orang yang tidak akan pernah merasakan menderita dan sakit hati karena cinta adalah orang yang mencintai Tuhannya. Tujuan sholat di waktu C adalah agar kita sering berinteraksi dengan Allah kita sehingga rasa cinta kita pada-Nya makin tinggi. Dengan rasa cinta yang tinggi, maka kita tidak akan depresi, sakit hati dan capek yang biasa didapat dari cinta ke sesama manusia. Cinta pada manusia itu fitrah, tapi cintailah Allah diatas segalanya.

Titik D adalah titik pusat rileks, kalau kita sudah melewati titik D , maka otomatis rileksasi kita akan ilang perlahan2. Pernahkah kita bertanya, kenapa saat kita begadang, saat menuju jam 24.00 rasanya mengantuk sekali, tapi ketika sudah melewati jam 1, maka mata kita tidak mengantuk lagi ? Jawabannya adalah karena perlahan-lahan kita meninggalkan titik puncak rileks.

Titik E adalah 1/3 malam yang disarankan untuk melakukan qiyamul lail. Tapi di titik ini juga, terjadi gravitasi bulan yang mempengaruhi cairan tubuh. Manusia terdiri dari air, sehingga airnya yang bereaksi dengan gravitasi akan mempengaruhi metabolisme tubuh kita. Saat di titik inilah, kita susah bangun karena pengaruh gravitasi itu. Oleh karena itu dalam 2 kondisi itu, kita diminta untuk bercengkrama dengan-Nya sebagai titik optimal seorang manusia.

Sumber : http://sekitaremaja.blogspot.co.id/2012/05/enam-alasan-mengapa-kita-harus-shalat.html