Apa yang mendasari suatu pemrograman komputer dapat berjalan dengan efisien?

Pemrograman adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan memelihara kode yang membangun suatu program komputer. Kode ini ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman. Tujuan dari pemrograman adalah untuk memuat suatu program yang dapat melakukan suatu perhitungan atau ‘pekerjaan’ sesuai dengan keinginan si pemrogram. Untuk melakukan pemrograman, diperlukan keterampilan dalam algoritma, logika, bahasa pemrograman, dan pada banyak kasus, pengetahuan-pengetahuan lain seperti matematika.

Apa yang mendasari suatu pemrograman komputer dapat berjalan dengan efisien?

Untuk membuat suatu program pastinya harus memperhatikan aspek-aspek yang diperlukan sebelum membuat program yang lebih baik dan efisien. Program yang akan dibuat harus benar-benar diperhitungkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan untuk mempermudah pekerjaan masyarakat.
Beberapa hal yang mendasari suatu program tersebut berjalan dengan efisien yang pertama yaitu sedikitnya waktu yang digunakan dalam pembuatan program tersebut. Dalam pembuatan sebuah program pastilah memakan waktu yang lama. Apalagi jika dikerjakan secara teamwork. Karena pada teamwork terdapat banyak pemikiran yang berbeda-beda. Tetapi jika ingin bekerja sendiri juga akan kewalahan untuk mengerjakannya. Memang jika bekerja sendiri akan lebih cepat, tetapi jauh lebih sukses jika bekerja bersama-sama.

Yang kedua yaitu Memori, Memori adalah bagian dari komputer tempat program – program dan data – data disimpan. Beberapa pakar komputer (terutama dari Inggris) menggunakan istilah store atau storage untuk memori, meskipun kata storage sering digunakan untuk menunjuk ke penyimpanan disket. Sedikitnya ruang memori yang dibutuhkan untuk membuat suatu program termasuk dalam efisiensi programming. Semakin sedikit memori yang dipakai, maka program tersebut jauh lebih efisien untuk digunakan dalam jangka panjang. Kode yang terlalu panjang merupakan penyebab banyaknya memori termakan untuk program tersebut.

Selain yang pertama dan kedua, program yang sedikit penggunaannya pada perangkat bawah seperti hard disk juga dapat dibilang program yang efisien. Karena jika program tersebut memakain sedikit hard disk maka terdapat banyak sisa yang dapat digunakan untuk menyimpan suatu berkas lain dan dapat terhitung pemakaiannya ringan. Jika suatu program membutuhan disk yang besar jumlahnya, program tersebut dapat disebut suatu hal yang berat untuk dijalankan. Sehingga laptop/pc sulit untuk dijalankan dengan normal.

Memori utama atau lebih dikenal sebagai memori adalah sebuah array yang besar dari word atau byte, yang ukurannya mencapai ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan. Setiap word atau byte mempunyai alamat sendiri. Memori utama berfungsi sebagai tempat penyimpanan yang akases datanya digunakan oleh CPU atau perangkat I/O. Memori utama termasuk tempat penyimpanan data sementara (volatile), artinya data dapat hilang begitu sistem dimatikan.sehingga jika program tersebut berjalan dengan efisien, maka tidak ada yang namanya penghapusan file-file sementara tersebut.

Tidak adanya kebocoran memori juga dapat dikatakan sebagai pembuatan program yang efisien. Program yang bocor dapat berakibat lumpuhnya program tersebut/ tidak bisa dipakainya program tersebut.

Hal terakhir yang bisa mempengaruhi suatu program berjalan dengan efisien yaitu Bandwidth jaringan. Jumlah data yang bisa dikomunikasikan atau dikirim dalam satu waktu dalam jaringan diatur dengan Bandwitdh. Bandwidth adalah jalur data yang digunakan oleh computer untuk berkomunikasi dengan computer lain. Dalam hal ini merujuk pada seberaoa besar sebuah informasi yang bisa dikirimkan. Bandwidth dikukur dalam satuan bps (bit per second). Bandwidth terdiri dari beberapa jalur/channel broadband. Broadband merujuk pada seberapa besar kecepatan data yang dikirimkan. Broadband diukur dalam satuan cps (character per second). Jadi besarnya bandwidth akan mempengaruhi seberapa banyak informasi yang dapat dikirimkan.

SUMBER :

Pemrograman komputer merupakan suatu proses iteratif penulisan dan penyuntingan kode sumber sehingga membentuk sebuah program. Penyuntingan kode sumber meliputi proses pengetesan, analisis, pembetulan kesalahan, pengoptimasian algoritma, normalisasi kode, dan kadang-kadang pengkoordinasian antara satu programmer dengan programmer lainnya jika sebuah program dikerjakan oleh beberapa orang dalam sebuah tim. Seorang praktisi yang memiliki keahlian untuk melakukan penulisan kode dalam bahasa pemrograman disebut sebagai programmer komputer atau programmer, pengembang perangkat lunak, atau koder. Istilah rekayasa perangkat lunak (bahasa Inggris: Software engineering) seringkali digunakan karena proses penulisan program tersebut dipandang sebagai suatu disiplin ilmu perekayasaan.

Suatu pemrograman komputer dapat berjalan dengan efisien tergantung pada 4 komponen yaitu

BAHASA PEMROGRAMAN YANG DIGUNAKAN

Bahasa pemrograman atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer adalah teknik komando/instruksi untuk memerintahkan komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer.

Ada beberapa kriteria untuk penilaian suatu bahasa pemrograman, yaitu :


a. Clarity, Simplicy dan Unity
Bahasa pemrograman harus dapat menolong programmer untuk membuat suatu desain program jauh sebelum programmer memuai coding. Kemudahan, Kesederhanaaan dan Kesatuan merupakan suatu kombinasi yang membantu programmer menggembangkan suatu algoritma,sehingga algoritma yang dihasilkan mempunyai komplesiitas yang rendah. Syntax bahasa pemrograman mempengaruhi kemudahan ketikaprogram mulai ditulis ditest, dan dimodifikasi. Program yang mudah dibaca adalah kunci dari hal tersebut.


b. Artogonality
Artogonality menunjuk kepada suatu atribut yang dapat dikombinasikan dengan beragam fitur bahasa pemroframan sehingga setiap Kombinasinya mempunyai arti dan dapat digunakan. Contohnya, suatu bahasa pemrogaman mendukung suatu ekspresi yang dapat menghasilkan suatu nilai, dan bahasa pemrograman tersebut juga mendukung statement kondisi yang meng evaluasi suatu ekspresi untuk mendapatkan nilai true atau false. Dua fitur dari bahasa pemrograman tersebut, yaitu ekspresi dan statement kondisi, adalah orthogonal jika sembarang ekspresi dapat digunakan (dan dievaluasi) didalam statement kondisi. Ketika fitur bahasa pemrograman adalah orthogonal, maka bahasa pemrograman tersebut akan mudah dipelajari dan proram akan mudah ditulis karena hanya ada sedikit eksception dan chace yang harus diingat.


c. Kewajaran untuk aplikasi
Bahasa pemrograman membutuhkan syntax yang tepat atau cocok yang digunakan pada struktur program untuk merefleksikan struktur logika yang dilandasi suatu algoritma**. Bahasa pemrograman harus mempunyai struktur data, oprasi-oprasi, struktur control dan syntax alami yang tepat/cocok untuk memecahkan suatu masalah.** Suatu bahasa pemrograman didesain secara khusus untuk kebutuhan tertentu, contohnya prolog dipakai guna kebutuhan deduksi atau C++ untuk bahasa pemrograman berorientasi ata berbasis pada javaJaobject.


d. Mendukung abstraksi
Abstraksi merupakan sesuatu masalah yang subtansial bagi para programmer untuk mengcreate sebuah solusi dari problem yang ditemui. Kemudian abstraksi tersebut dapat dengan mudah diimplementasikan dengan menggunakan fitur-fitur yang ada dalam bahasa pemrograman.


e. Kemudahan dalam memverifikasi program
Verifikasi program merupakan perihal yang sangat penting bagi suatu program karena dengan verifikasi yang mudah maka suatu program akan mudah dibangun dan dikembangkan. Kesederahanaan struktur simantik dan syntax merupakan aspek primer yang mempengaruhi kesederhanaan verifikasi program.


f. Lingkungan programmer
Bahasa pemrograman yang mempunyai atmosfer pemrograman yang bagus dan sangat jelas akan mempermudah programmer untuk mengimplementasikan abstraksi yang sudah disususnnya lingkungan pemrograman disini dapat berarti editor yang digunakan, dokumentasi yang baik dari bahasa penyusunan program, tools untuk mengetahui debugging, tampilan user yang bagus dan userfrienly, ataupun alat bantu lain yang bisa digunakan untuk mempermudah pekerjaan para programmer.

Smalltalk merupakan salah satu bahsa pemrograman yang didesain secara khusus untuk lingkungan pemrograma nya, terdiri dari windows, menu, input mouse, dan sekumpulan tools yang digunakan dalam pemrograman.


g. Portabilitas program.
Salah satu dari 8 kriteria yang terpenting untuk pembuatan pemrograman adalah mudahnya memindahkan aplikasi yang sudah jadi dari komputer yang digunakan untuk membangun dan mengembangankan , kekomputer lain yang akan digunakan selanjutnya.


i. Biaya penggunaan
Biaya merupakan element penting dalam memngevaluasi bahasa pemrograman.

TEKNIK PEMROGRAMAN YANG DITERAPKAN

Teknik pemrograman tersebut diantaranya :

a. Pemrograman Prosedural

  • Berdasarkan urutan-urutan, sekuensial
  • Program adalah suatu rangkaian prosedur untuk memanipulasi data. Prosedur merupakan kumpulan instruksi yang dikerjakan secara berurutan.
  • Harus mengingat prosedur mana yang sudah dipanggil dan apa yang sudah diubah.

b. Pemrograman Fungsional

  • Berdasarkan teori fungsi matematika
  • Fungsi merupakan dasar utama program.

c. Pemrograman Terstruktur

  • Secara berurutan dan terstrukrtur.
  • Program dapat dibagai-bagi menjadi prosedur dan fungsi.
  • Contoh: PASCAL dan C

d. Pemrograman Modular

  • Pemrograman ini membentuk banyak modul.

  • Modul merupakan kumpulan dari prosedur dan fungsi yang berdiri sendiri

  • Sebuah program dapat merupakan kumpulan modul-modul.

    Keuntungan

    1. Program lebih pendek
    2. Mudah dibaca dan dimengerti
    3. Mudah didokumentasi
    4. Mengurangi kesalahan dan mudah mencari kesalahan
    5. Kesalahan yang terjadi bersifat “lokal”
      Contoh: MODULA-2 atau ADA

e. Pemrograman Berorientasi Obyek

  • Pemrograman berdasarkan prinsip obyek, dimana obyek memiliki data/variabel/property
    dan method/event/prosedur yang dapat dimanipulasi
  • Contoh: C++, Object Pascal, dan Java.

f. Pemrograman Berorientasi Fungsi

  • Pemrograman ini berfokus pada suatu fungsi tertentu saja. Sangat tergantung pada tujuan pembuatan bahasa pemrograman ini.
  • Contoh: SQL (Structured Query Language), HTML, XML dan lain-lain.

g. Pemrograman Deklaratif

  • Pemrograman ini mendeskripsikan suatu masalah dengan pernyataan daripada
    memecahkan masalah dengan implementasi algoritma.
    Contoh: PROLOG

PERANGKAT KERAS YANG DIPAKAI UNTUK MENGOPERASIKAN

Pemilihan hardware yang tepat merupakan salah satu kunci membangun pemrograman yang efisien.
Pastikan memilih hardware yang sesuai dengan aktifitas yang akan dilakukan server. Sangat disayangkan sekali jika kita menghabiskan banyak uang untuk membangun server dengan spesifikasi yang sangat tinggi padahal server tersebut hanya digunakan untuk aktifitas yang sangat ringan. Dalam hal ini, anda harus betul-betul teliti dalam memilih hardware dikarenakan pemilihan hardware yang kurang tepat akan berdampak pada kinerja server.

sumber :

http://www.ayoksinau.com/delapan-8-kriteria-bahasa-pemrograman-yang-harus-diketahui-programmer/ (diakses pada tanggal 3 Oktober 2017)
http://mahasiswabsi2010.blogspot.co.id/2011/09/pengenalan-dasar-pemrograman.html (diakses pada tanggal 3 Oktober 2017)

image

Pemrograman adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan memelihara kode yang membangun suatu program komputer. Kode ini ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman. Tujuan dari pemrograman adalah untuk memuat suatu program yang dapat melakukan suatu perhitungan atau ‘pekerjaan’ sesuai dengan keinginan si pemrogram. Untuk melakukan pemrograman, diperlukan keterampilan dalam algoritma, logika, bahasa pemrograman, dan pada banyak kasus, pengetahuan-pengetahuan lain seperti matematika.

Pemrograman adalah suatu seni dalam menggunakan satu atau lebih algoritma yang saling berhubungan dengan menggunakan suatu bahasa pemrograman tertentu sehingga menjadi suatu program komputer. Bahasa pemrograman yang berbeda mendukung gaya pemrograman yang berbeda pula. Gaya pemrograman ini biasa disebut paradigma pemrograman.

Apakah memprogram perangkat lunak lebih merupakan seni, ilmu, atau teknik telah lama diperdebatkan. Pemrogram yang baik biasanya mengkombinasikan ketiga hal tersebut, agar dapat menciptakan program yang efisien, baik dari sisi saat dijalankan (run time) atau memori yang digunakan.

Suatu program komputer dapat berjalan efektif jika :

  1. Efisiensi / kinerja:
    Jumlah sumber daya sistem program yang mengkonsumsi waktu proses, ruang memori, perangkat bawahseperti disk, bandwidth jaringan dan bahkan sampai batas tertentu interaksi dari pemakai): semakin sedikit, semakin baik. Ini juga termasuk pembuangan benar beberapa sumber, seperti membersihkan file-file sementara dan tidak adanya kebocoran memori.

  2. Reliabilitas
    Seberapa sering hasil dari sebuah program sudah benar. Hal ini tergantung pada kebenaran konseptual algoritma, dan pemrograman minimisasi kesalahan, seperti kesalahan dalam manajemen sumber daya (misalnya, buffer overflows dan ras kondisi) dan kesalahan logika (seperti pembagian dengan nol).
    Kekokohan: seberapa baik program mengatasi masalah yang bukan karena kesalahan programmer. Ini termasuk situasi seperti salah, tidak pantas atau merusak data, tidak tersedianya sumber daya yang dibutuhkan seperti memori, sistem operasi layanan dan koneksi jaringan, dan kesalahan pengguna.

  3. Kegunaan
    Yang ergonomi sebuah program: kemudahan dengan mana seseorang dapat menggunakan program untuk tujuan, atau dalam beberapa kasus bahkan tujuan tak terduga. Isu-isu tersebut dapat membuat atau menghancurkan kesuksesan bahkan tanpa masalah lain. Hal ini melibatkan berbagai tekstual, grafis dan kadang-kadang elemen-elemen perangkat keras yang meningkatkan kejelasan, intuitif, kekompakan dan kelengkapan program antarmuka pengguna.

  4. Portabilitas
    Kisaran perangkat keras komputer dan platform sistem operasi yang kode sumber dari program dapat dikompilasi / ditafsirkan dan lari. Hal ini tergantung pada perbedaan-perbedaan dalam fasilitas pemrograman yang disediakan oleh platform yang berbeda, termasuk hardware dan sistem operasi sumber daya, perilaku yang diharapkan dari hardware dan sistem operasi, dan ketersediaan platform compiler tertentu (dan kadang-kadang perpustakaan) untuk bahasa dari source code.

  5. Perawatan
    Kemudahan dengan sebuah program yang dapat dimodifikasi oleh pengembang sekarang atau pada masa mendatang dalam rangka untuk membuat perbaikan atau penyesuaian, memperbaiki bug dan lubang keamanan, atau disesuaikan dengan lingkungan baru. Praktek yang baik selama pengembangan awal membuat perbedaan dalam hal ini. Kualitas ini mungkin tidak secara langsung jelas bagi pengguna akhir tetapi dapat secara signifikan memengaruhi nasib sebuah program jangka panjang.

SUMBER: