Apa yang dimaksud dengan teknik review dokumen dalam identifikasi risiko?

Pengukuran risiko adalah usaha untuk mengetahui besar kecilnya resiko yang akan terjadi. hal ini dilakukan untuk tinggi rendahnya resiko yang dihadapi perusahaan, kemudian bisa melihat dampak dari resiko terhadap kinerja perusahaan sekaligus bisa melihat prioritisasi resiko, resiko yang mana yang paling relevan.

Apa yang dimaksud dengan teknik review dokumen dalam identifikasi risiko?

Teknik review dokumen dalam identifikasi risiko adalah sebuah teknik menggunakan referensi ke dokumen-dokumen yang ada, seperti temuan audit, dan risiko yang pernah diidentifikasi dari kegiatan atau proyek sebelumnya. Catatan mengenai risiko mengarahkan ke pemahaman yang lebih baik dari kemungkinan rintangan yang bisa timbul dalam aktivitas / proyek berikutnya.

Referensi

https://success.clarizen.com/hc/en-us/community/posts/203996208-Risk-Management-Useful-Tools-and-Techniques
https://manajemenrisiko123.wordpress.com/2014/06/23/proses-manajemen-risiko/

Review dokumen dilakukan untuk mendapatkan ide tentang risiko yang mungkin ada / diramalkan pada sebuah proyek. Review dokumen dilakukan dengan cara meninjau secara rinci terhadap dokumentasi proyek, termasuk rencana, asumsi, file proyek, dan informasi lainnya yang akan digunakan untuk mengidentifikasi area-area yang tidak konsisten atau mempunyai kecenderungan akan menghasilkan sebuah risiko.

Dokumentasi-dokumentasi proyek harus ditinjau secara komprehensif, dilihat dari sisi kelengkapan, akurasi dan konsistensinya. Dokumen yang hilang, informasi yang tidak akurat atau tidak lengkap serta informasi yang inkonsisten dapat menjadi indikator awal dari sebuah risiko dalam proyek.

Beberapa dokumen-dokumen yang di-review antara lain :

  • Project charter
  • Project scope statement
  • Work Breakdown Structure (WBS)
  • Project schedule
  • Cost estimates
  • Procurement plan
  • Assumptions log