© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa yang dimaksud dengan Paleoantropologi?

Paleoantropologi

Paleoantropologi adalah ilmu yang mempelajari asal usul manusia dan evolusi manusia melalui bukti fosil-fosil.

Paleoantropologi

  • Paleontropologi merupakan ilmu yang mendalami asal usul dan perkembangan manusia dengan fosil manusia purba sebagai objek penelitiannya dan merupakan salah satu dari cabang ilmu Biologi. Paleoantropologi berasal dari bahasa Yunani: παλαιός (palaeos) “tua, kuno”, anthrōpos (ἄνθρωπος), “manusia”, pemahaman akan kemanusiaan, dan -logia (-λογία), “ilmu”), yang merupakan kombinasi dari disiplin ilmu paleontologi dan antropologi ragawi, merupakan sebuah ilmu yang mendalami manusia pada masa lalu yang ditemukan dalam bentuk fosil hominid seperti tulang dan tapak kaki yang mengalami petrifikasi.

Sejarah paleoantropologi

Masa seratus tahun abad ke-18

  • Semenjak masa Carl Linnaeus , kera besar dianggap sebagai relasi paling tidak jauh dengan manusia, sesuai kesamaan morfologi. Pada masa seratus tahun ke-19, diperkirakan bahwa relasi terdekat dengan manusia merupakan simpanse dan gorila, dan sesuai kemiripannya, diduga bahwa manusia memiliki nenek moyang yang sama dengan kera Afrika dan fosilnya pasti mampu ditemukan di Afrika.[1]

Masa seratus tahun abad ke-19

  • Cabang ilmu ini diperkirakan menyembul pada penghabisan masa seratus tahun ke-19 ketika terjadi penemuan penting yang berujung terhadap studi evolusi manusia. Hal tersebut merupakan penemuan manusia Neanderthal di Jerman, karya Thomas Huxley yang berjudul Evidence as to Man’s Place in Nature , dan karya Charles Darwin yang berjudul The Descent of Man merupakan awal penelitian paleoantropologi yang penting.

  • Cabang ilmu paleoantropologi modern dimulai pada masa seratus tahun ke-19 dengan penemuan “manusia Neanderthal” (yang ditemukan pada tahun 1856, tetapi di daerah lain terdapat penemuan tulang yang mirip semenjak tahun 1830), dan dengan bukti yang menunjukkan bahwa temuan tersebut merupakan manusia gua. Ide bahwa manusia memiliki kemiripan dengan kera besar sudah berada pada beberapa orang semenjak lama, tetapi ide mengenai evolusi biologi mengenai spesies secara umum tidak diakui hingga setelah Charles Darwin mempublikasikan On the Origin of Species pada tahun 1859.

  • Walaupun buku pertama Darwin mengenai evolusi tidak mengacu kepada pertanyaan mengenai evolusi manusia— “light will be thrown on the origin of man and his history,” atau cahaya akan terungkap pada masalah asal manusia dan sejarahnya," merupakan pernyataan yang Darwin tulis pada buku tersebut—tetapi pembaca kontemporer mengerti bahwa hal tersebut dimaksudkan bagi teori evolusi.

  • Debat antara Thomas Huxley dan Richard Owen dipusatkan terhadap ide mengenai evolusi manusia. Huxley menggambarkan persamaan dan perbedaan antara manusia dan monyet pada bukunya yang diterbitkan tahun 1863 Evidence as to Man’s Place in Nature dengan meyakinkan. Ketika Darwin menerbitkan bukunya sendiri dengan judul Descent of Man , buku tersebut sudah terkenal bagi interpretasi mengenai teorinya—dan interpretasi tersebut yang menciptakan teorinya menjadi konroversial. Bahkan jumlah pendukung Darwin (seperti Alfred Russel Wallace danCharles Lyell) menolak dengan keras pendapat bahwa manusia mampu melakukan evolusi pada kapasitas mental mereka dengan tidak terbatas dan kepekaan moral melintasi seleksi dunia.

Paleontropolog terkenal

  • Robert Ardrey (1908–1980)
  • Davidson Black (1884–1934)
  • Robert Broom (1866–1951)
  • J. Desmond Clark (1916–2002)
  • Carleton S. Coon (1904–1981)
  • Raymond Dart (1893–1988)
  • Eugene Dubois (1858–1940)
  • Johann Carl Fuhlrott (1803–1877)
  • Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald (1902–1982)
  • Louis Leakey (1903–1972)
  • Mary Leakey (1913–1996)
  • André Leroi-Gourhan (1911–1986)
  • Kenneth Oakley (1911–1981)
  • Pierre Teilhard de Chardin (1881–1955)
  • Franz Weidenreich (1873–1948)

Sumber: Kerry Bright, sponsored by the National Science Foundation at the University of Montana. “Human Evolution: Background Information”. Evolution Education website, evoled.org .