Apa yang dimaksud dengan media transmisi terpadu dan tidak terpadu?

Terdapat beberapa jenis jaringan komputer yang dibagi berdasarkan berbagai kategori. Salah satunya ialah berdasarkan media transmisinya. Dalam transmisi sendiri dibagi lagi menjadi 2 bagian yaitu media transmisi terpadu dan tidak terpadu. Lalu apakah pengertian dari 2 jenis tesebut?

Media transmisi terpadu ( Guided Transmission Media ) adalah suatu media yang mentransmisikan suatu gelombang elektromagnetik (data) dengan cara menggunakan konduktor fisik.
contoh:

  1. Twisted pair cable atau juga kabel pasangan berpilin itu terdiri atas 2(dua) buah konduktor yang digabungkan dengan tujuan ialah untuk dapat mengurangi atau juga meniadakan interferensi elektromagnetik dari luar. Dan terdapat dua jenis twited pair cable yaitu kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) dan kabel STP (Shielded Twisted Pair).
  2. Kabel koaksial adalah macam atau jenis kabel yang menggunakan 2(dua) buah konduktor. Kabel tersebut banyak digunakan untuk dapat mentransmisikan suatu sinyal frekuensi tinggi mulai 300 kHz keatas.
  3. Serat optik adalah suatu saluran transmisi yang terbuat dari kaca maupun juga plastik yang digunakan untuk dapat mentransmisikan suatu sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat yang lain.

Media Transmisi Tidak Terpadu ( Unguided transmission media ) atau juga media transmisi tidak terpadu adalah suatu jaringan yang menggunakan suatu sistem gelombang.
contoh:

  1. Gelombang mikro (microwave) adalah suatu bentuk radio yang menggunakan frekuensi tinggi (satuan gigahertz), yang melingkupi kawasan UHF, SHF serta EHF. Gelombang mikro itu banyak digunakan di suatu sistem jaringan MAN, warnet serta juga penyedia layanan internet (ISP).
  2. Satelit adalah suatu media transmisi , fungsi utamanya adalah untuk menerima sinyal dari stasiun bumi serta akan meneruskannya ke stasiun bumi lain.
  3. Gelombang radio adalah suatu media transmisi yang dapat difungsikan ialah untuk mengirimkan suara ataupun data.
  4. Inframerah tersebut biasa digunakan untuk melakukan komunikasi dalam jarak dekat, dengan kecepatan 4 Mbps. Dalam penggunaannya pengendalian jarak jauh, contohnya remote control pada televisi dan juga alat elektronik lainnya.

Perbedaan terpadu dan tidak terpadu :

  1. Dilihat dari media transmisi gelombang elektromagnetik
    Guided : dapat dipandu melalui secara pisik, dengan menggunakan jenis kabel.
    Unguided : mentransmisikan dengan melalui media atmosfir atau radio.

  2. Dilihat dari karakteristik mutu transmisi ditentukan oleh media dan karakteristik sinyal
    Guided : media itu sendiri yang akan menentukan batasan dari transmisi
    Unguided : ditentukan oleh kualitas sinyal antena transmisi

Media transmisi terpandu atau Guided Transmission Media adalah jaringan yang menggunakan sistem kabel.Guided Transmission Media menyediakan jalur transmisi sinyal yang terbatas secara fisik, meliputi twisted-pair cable, coaxial cable (kabel koaksial) dan fiber-optic cable (kabel serat optik). Sinyal yang melewati media-media tersebut diarahkan dan dibatasi oleh batas fisik media.

  1. Twisted-pair cable terdiri atas dua pasang kawat yang terpilin. Twisted-pair lebih tipis, lebih mudah putus, dan mengalami gangguan lain sewaktu kabel terpuntir atau kusut. Keunggulan dari kabel twisted-pair adalah dampaknya terhadap jaringan secara keseluruhan: apabila sebagian kabel twisted-pair rusak, tidak seluruh jaringan terhenti, sebagaimana yang mungkin terjadi pada coaxial.
  2. Kabel coaxial atau popular disebut “coax” terdiri atas konduktor silindris melingkar, yang menggelilingi sebuah kabel tembaga inti yang konduktif.
  3. Kabel fiber optic merupakan media networking yang mampu digunanakan untuk transmisi-transmisi modulasi. Jika dibandingkan media-media lain, fiber optic memiliki harga lebih mahal, tetapi cukup tahan terhadap interferensi elektromagnetis dan mampu beroperasi dengan kecepatan dan kapasitas data yang tinggi.

Media Transmisi Tidak Terpandu atau Unguided transmission media adalah Media unguided mentransmisikan gelombang electromagnetic tanpa menggunakan konduktor fisik seperti kabel atau serat optik. Contoh sederhana adalah gelombang radio seperti microwave, wireless mobile dan lain sebagainya. Media ini memerlukan antena untuk transmisi dan penerimaan (transmiter dan receiver). Ada dua jenis transmisi, Point-to-point (unidirectional) yaitu dimana pancaran terfokus pada satu sasaran. Broadcast (omnidirectioanl) yaitu dimana sinyal terpancar ke segala arah dan dapat diterima oleh banyak antena. Contoh alatnya ialah :

  1. Gelombang Mikro Terrestrial (Atmosfir Bumi). Tipe antena gelombang mikro yang paling umum adalah parabola ‘dish’. Ukuran diameternya biasanya sekitar 3 m. Antena pengirim memfokuskan sinar pendek agar mencapai transmisi garis pandang menuju antena penerima.
  2. Gelombang Mikro Satelit. Satelit komunikasi adalah sebuah stasiun relay gelombang mikro. Dipergunakan untuk menghubungkan dua atau lebih transmitter/receiver gelombang mikro pada bumi, yang dikenal sebagai stasiun bumi atau ground station. Satelit menerima transmisi diatas satu band frekuensi (uplink), amplifier dan mengulang sinyal-sinyal, lalu mentransmisikannya ke frekuensi yang lain (downlink). Sebuah satelit pengorbit tunggal akan beroperasi pada beberapa band frekuensi, yang disebut sebagai transponder channel, atau singkatnya transponder.
  3. Radio Broadcast. Satelit komunikasi merupakan suatu revolusi dalam teknologi komunikasi dan sama pentingnya dangan serat optic.
  4. Infra Merah. Komunikasi infra merah dicapai dengan menggunakan transmitter/receiver (transceiver) yang modulasi cahaya yang koheren. Transceiver harus berada dalam jalur pandang maupun melalui pantulan dari permukaan berwarna terang misalnya langit-langit rumah. Satu perbedaan penting antara transmisi infra merah dan gelombang mikro adalah transmisi infra merah tidak dapat melakukan penetrasi terhadap dinding, sehingga masalah-masalah pengamanan dan interferensi yang ditemui dalam gelombang mikro tidak terjadi.

**Perbedaan Terpandu dengan Tidak Terpandu : **

  1. Guided : Dapat dipandu melalui secara fisik, Dengan menggunakan jenis kabel
    Unguided : Mentransmisikan dengan melalui media atmosfir atau radio

Sumber :

  1. http://www.pendidikanku.org/2015/03/pengertian-media-dan-perbedaan-guided-dan-unguided-terlengkap.html
  2. https://fraizageraldi97.blogspot.co.id/2013/10/media-transmisi.html

Media Transmisi Terpadu adalah media yang menyediakan jalur transmisi sinyal yang terbatas secara fisik, misalnya kabel.

Contoh media transmisi terpadu adalah kabel twisted pair, yang dibagi menjadi dua:

  • UTP / Unshielded Twisted Pair, yang dibagi lagi menurut kecepatan transmisi data. Ada 5 kategori dari UTP. UTP cenderung lebih murah dan lebih mudah dipasang, tetapi dia rentang terkena gangguan eksternal dan internal.
  • STP / Shielded Twisted Pair, yang memiliki proteksi lebih dari gangguan eksternal dan internal, namun memiliki kekurangan tersendiri yang serupa dengan kekurangan UTP.

Contoh lainnya adalah kabel koaksial yang memiliki dua buah konduktor. Keuntungannya adalah tidak perlunya repeater, tidak seperti UTP dan STP, dan lebih murah dibanding Fiber Optic.

Kabel fiber optic, merupakan media networking yang mampu digunanakan untuk transmisi-transmisi modulasi. Walaupun lebih mahal, dia tahan lama, transmisinya lebih cepat dan tidak rentan gangguan eksternal internal. Selain mahal, dia juga memerlukan peralatan khusus untuk pemasangan.

Media transmisi tidak terpadu adalah media transmisi yang meunggunakan gelombang untuk mentransmisi data.

Contohnya:
Satelit - Menerima sinyal dari stasiun bumi dan meneruskannya ke stasiun bumi lain. Lebih murah dari menggelar kabel antar benua, memiliki jangkauan yang luas tetapi investasi mahal dan teknologi yang rumit.

Infrared - Komunikasi jarak dekat. Kebal terhadap interferensi radio dan gelombang elektromagnetik, murah, tetapi jaraknya terbatas dan sinyalnya lemah, tidak bisa digunakan diluar ruangan dan harus ada jalur lurus dari pengguna dan penerima.