Apa yang Dimaksud dengan Idiom?

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), idiom adalah konstruksi yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna unsurnya.

Apa yang dimaksud dengan idiom?

Sumber

Hasil Pencarian - KBBI Daring

1 Like

Pengertian Idiom
Idiom merupakan ujaran atau serangkaian kata yang makna dari unsur-unsur kata tersebut tidak bisa diartikan secara gramatikal maupun leksikal.

Contoh Idiom
Sebagai contoh, makna menjual rumah berarti ‘ada dua tokoh pelaku yaitu pembeli yang mendapatkan atau menerima sebuah rumah dan penjual yang menerima uang dari pembeli’. Sama halnya dengan makna menjual sepeda yang berarti ‘terdapat dua tokoh pelaku yaitu penjual yang menerima uang dari pembeli (hasil dari menjual sepeda) dan pembeli yang mendapatkan atau menerima sebuah sepeda’. Namun, makna tersebut akan berbeda jika makna itu berbunyi menjual gigi bukan berarti terdapat dua tokoh pelaku antara penjual dan pembeli melainkan makna tersebut berarti ‘tertawa terbahak-bahak atau tertawa dengan keras’. Nah, makna dari menjual gigi merupakan makna idiom.

Contoh lain dari idiom bisa berupa:

  • Membanting tulang yang memiliki makna ‘berkerja dengan keras’

  • Meja hijau yang memiliki makna ‘pengadilan’

  • beratap seng yang memiliki makna ‘sudah putih rambutnya atau sudah tua’

Macam-macam Idiom
Menurut Abdul Chaer (2015), idiom terbagi menjadi dua macam yaitu idiom penuh dan idiom sebagian.

  1. Idiom penuh adalah unsur yang terdapat pada kalimat idiom menjadi satu kesatuan sehingga makna yang dimiliki oleh idiom itu berasal dari kesatuan tersebut. Contoh: buah tangan, buah bibir, dan anak buah.
  • Buah tangan yang memilki makna ‘barang yang dibawa hasil dari berpergian atau oleh-oleh’

  • Buah bibir yang memilki makna ‘bahan perbincangan atau pembicaraan orang’

  • Anak buah yang memilki makna ‘anggota kelompok yang berada di bawah pimpinan seseorang’

  1. Idiom sebagian adalah unsur yang terdapat pada kalimat idiom masih mempunyai unsur makna leksikal sendiri. Berbeda dengan idiom penuh, idiom sebagian masih berkaitan dengan salah satu unsur pembentuknya. Contoh: buku putih, daftar hitam, dan koran kuning.
  • Buku putih yang memiliki makna ‘buku yang memuat keterangan resmi dari suatu kasus’

  • Daftar hitam yang memiliki makna ‘daftar yang berisikan nama-nama orang yang telah melakukan atau diduga, dicurigai melakukan kejahatan’

  • Koran kuning yang memilki makna ‘koran yang biasanya berisikan berita sensasi’

Perbedaan Peribahasa dengan Idiom
Peribahasa dan idiom seringkali disama artikan padahal keduanya merupakan hal yang berbeda. Idiom memiliki arti sebagai makna yang tidak bisa diprediksi baik secara gramatikal dan leksikal sedangkan peribahasa dapat dicari maknanya karena adanya hubungan makna asli dengan makna dari peribahasa itu sendiri.

Contoh Peribahasa

  • Anjing dan kucing yang memiliki makna sebagai ‘dua orang yang tidak pernah akur atau seringkali bertengkar’. Hubungan antara anjing dan kucing memang selalu dikatakan sebagai hewan yang suka bertengkar.

  • Tong kosong nyaring bunyinya memiliki makna sebagai ‘seseorang yang banyak berbicara biasanya ilmunya rendah’. Tong yang kosong jika dipukul akan mengeluarkan suara yang keras atau nyaring, berbeda dengan tong yang berisi penuh jika dipukul tidak akan mengeluarkan suara yang nyaring atau keras.

Untuk menemukan makna idiom memang sulit untuk dicari maka dari itu diperlukan kamus idiom untuk melihat apa makna yang terkandung di dalam ujaran atau serangkaian kata tersebut.

Sumber

Chaer, Abdul. 2015. Morfologi Bahasa Indonesia (Pendekatan Proses). Jakarta: PT Rineka Cipta.

1 Like