© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa yang dimaksud dengan Comprehensive Assessment of Rational Thinking?

Comprehensive Assessment of Rational Thinking

Comprehensive Assessment of Rational Thinking merupakan sebuah framework yang digunakan untuk mengukur sejauh mana kita berpikir secara rasional.

The Comprehensive Assessment of Rational Thinking (CART) merupakan konstruksi psikologis rasionalitas yang menjadi dasar pengembangan alat asesmen berpikir rasional yang dikembangkan oleh Stanovich (2014) dan Stanovich, West, dan Toplak (2016).

Konstruk CART merupakan konstruksi operasional untuk pengembangan alat asesmen perbedaan individual dalam tingkat rasionalitas. Konstruksi CART dapat disebut sebagai sebuah konstruksi operasional, karena setiap komponen yang ada di dalamnya sekaligus merupakan sub-test dari CART itu sendiri. Kerangka ini merupakan sintesa atas konsep-konsep teoritik dan penelitian- penelitian empirik yang telah dilakukan selama sekitar dua dekade (Stanovich, 2016).

Tabel di bawah ini merangkum struktur dan komponen-komponen yang ada di dalam konstruk CART.

Tabel Konstruk Comprehensive Assessment of Rational Thinking (Stanovich, 2014, p.28; Stanovich, West, & Toplak, 2016).
Konstruk Comprehensive Assessment of Rational Thinking

Di dalam kerangka ini, rational thinking tasks dipilah ke dalam empat jenis, yakni:

  • Tugas-tugas di mana rasionalitas lebih ditentukan oleh ketepatan pemrosesan kognitif (kolom 1),

  • Tugas-tugas di mana rasionalitas lebih ditentukan oleh isi pengetahuan yang dimiliki individu (kolom 2),

  • Tugas-tugas di mana rasionalitas ditentukan oleh kemampuan untuk mengen- dalikan cara berpikir yang tidak akurat (kolom 3),

  • Tugas-tugas di mana rasionalitas banyak dipengaruhi oleh faktor- faktor disposisional di dalam berpikir (kolom 4).

Kemampuan untuk melakukan penalaran probabilistic dan statistikal, serta kemampuan penalaran secara ilmiah berperan baik pada tugas-tugas yang menuntut ketepatan pemrosesan kognitif (kolom 1) maupun yang memerlukan isi pengetahuan yang memadai (kolom 2).