Apa yang dimaksud dengan Bisnis Berkelanjutan atau Sustainable Business ?

Bisnis yang berkelanjutan (Sustainable Business), atau biasa disebut Bisnis Hijau (Green Business), adalah perusahaan yang memiliki dampak negatif yang minimal terhadap lingkungan, masyarakat, baik masyarakat ekonomi global maupun masyarakat lokal

Apa yang dimaksud dengan Bisnis Berkelanjutan atau Sustainable Business ?

Sustainable Business atau Bisnis Berkelanjutan adalah usaha bisnis untuk meminimalisir dampak negatif bagi lingkungan maupun sosial agar generasi penerus nanti memiliki sumber daya yang memadai untuk memenuhi kebutuhannya. Sustainable Business tidak hanya aman bagi lingkungan, bisnis ini juga harus memiliki kualitas yang baik untuk berhasil di pasar global yang kompetitif.[1] Sustainable Bussines sering di artikan dengan model bisnis yang mengelola triple bottom line dimana perusahaan mengelola keuangan mereka serta dampak sosial dan lingkungan.[2] Berbeda dengan kegiatan bisnis tradisional, perusahaan hanya berpikir dalam segi keuangan tanpa memikirkan efek ke lingkungan maupun sosial.

Triple Bottom Line


Triple Bottom Line diperkenalkan pertama kali oleh John Elkington pada tahun 1997. Triple Bottom Line memecah fokus perusahaan menjadi 3, keuangan dalam segi ekonomi, tanggung jawab sosial, dan tanggung jawab lingkungan. Triple Bottom Line bertujuan untuk menjaga kesinambungan bisnis dengan memecah fokus perusahaan menjadi 3 unsur yaitu, keuntungan, manusia, dan planet sehingga perusahaan tetap mendapat keuntungan dan sosial lingkungan tetap terjaga.

Karakteristik Sustainable Business


  1. Radical resource productivity
    Perusahaan mengurangi atau bahkan meninggalkan penggunaan sumber daya alam dalam proses produksinya. Perusahaan menghilangkan ketergantungan pada energi atau sumber daya yang tidak dapat diperbarui

  2. Investment in natural capital
    Perusahaan menjalankan dan menggunakan energi atau sumber daya untuk kebutuhan bisnis namun ikut memulihkan atau menjaga lingkungan dan sosial

  3. Ecological redesign
    Perusahaan menggunakan sistem closed-loop production yaitu dengan mendaur ulang limbah hasil produksi menjadi sumber daya yang dapat digunakan lagi untuk kegiatan produksi

  4. Service and flow economy
    Perusahaan tidak lagi menjual produk, namun menyewakannya. Ketika produk sudah usang atau daya gunanya berkurang maka perusahaan akan mendaur ulangnya. Hal ini dapat mengurangi limbah barang rusak yang tidak digunakan oleh suatu perusahaan.

  5. Responsible consumption
    Perusahaan mempromosikan produknya dengan mengedukasi konsumen agar lebih bijak dalam membeli produk yang benar benar mereka butuhkan sehingga dapat mengurangi terjadinya konsumen asal beli yang membuat produk terbuat sia sia.

Referensi
  1. http://study.com/academy/lesson/business-sustainability-definition-lesson-quiz.html
  2. http://lexicon.ft.com/Term?term=business-sustainability
  3. http://whatis.techtarget.com/definition/business-sustainability
  4. http://www.investopedia.com/terms/t/triple-bottom-line.asp
  5. http://sustainabilityadvantage.com/2010/08/10/5-criteria-for-a-sustainable-business-model/
1 Like