Apa yang dimaksud dengan Biaya Modal Tertimbang Rata-Rata (Weighted Average Cost Of Capital/WACC)?

po

Biaya modal rata-rata tertimbang (Weighted Average Cost of Capital, WACC) merupakan biaya modal suatu perusahaan, yang terdiri dari saham, penggunaan hutang, dan laba ditahan.

Apa yang dimaksud dengan Biaya Modal Tertimbang Rata-Rata (Weighted Average Cost Of Capital/WACC) ?

Perusahaan dalam membiayai proyek investasinya bisa hanya menggunakan modal sendiri, sehingga cost of capital yang digunakan sebagai cut of rate sebesar biaya modal sendiri yang bersangkutan.

Tetapi seringkali suatu proyek investasi tidak hanya menggunakan satu sumber dana, tetapi menggunakan berbagai sumber dana sekaligus. Misalnya selain menggunakan saham biasa, juga menggunakan saham preferen dan hutang.

Apabila perusahaan menggunakan kombinasi beberapa jenis sumber dana, maka cost of capital yang perlu diperhitungkan adalah keseluruhan biaya modal atau disebut sebagai weighted average cost of capital atau biaya modal rata-rata tertimbang.

Menghitung weighted average cost of capital atau WACC dapat menggunakan rumus berikut ini :

image

wd, wp, ws didasarkan pada sasaran struktur modal (capital structure) perusahaan yang dihitung dengan nilai pasar (market value)-nya. Setiap perusahaan harus memiliki suatu struktur modal yang dapat meminimumkan biaya modal sehingga dapat memaksimumkan harga saham.

Contoh

Target struktur modal perusahaan adalah 30% hutang, 10% saham preferen dan 60% modal sendiri (yang seluruhnya berasal dari laba ditahan). Biaya hutang adalah 12%, biaya saham preferen 12,6% dan biaya laba ditahan 16,5%, pajak diketahui sebesar 40%. Berapa struktur modal keseluruhannya?

image

2 Likes

Biasanya suatu investasi tidak hanya dibelanjai dengan satu sumber dana, tetapi menggunakan kombinasi beberapa sumber dana, misalnya utang, saham istimewa dan saham biasa. Besarnya biaya modal rata-rata tertimbang tidak akan bisa dipertahankan jika kebutuhan dana perusahaan dalam suatu periode tertentu semakin besar, komponen biaya modal juga akan mengalami peningkatan sesuai dengan hukum permintaan dan penawaran.

Made Sudana (2013) menyatakan indikator yang digunakan untuk mengukur variabel biaya modal adalah dengan menghitung biaya modal rata-rata tertimbang (weighted average cost of capital atau WACC) dengan rumus :

WACC = Ka = Wd .Kd (1-T)+Wp .Kp(Ks atau Ke)

Keterangan :
WACC = biaya modal rata-rata tertimbang
Wd = presentase hutang dari modal
Wp = presentase saham preferen dari modal
Ws = presentase saham biasa/laba ditahan dari modal
Kd = biaya hutang
Kp = biaya saham preferen
Ks = biaya laba ditahan
Ke = biaya saham biasa baru
T = pajak (dalam presentase)

Wd, Wp, Ws didasarkan pada sasaran struktur modal perusahaan yang dihitung dengan nilai pasarnya. Setiap perusahaan harus memiliki suatu struktur modal yang dapat meminimumkan biaya modal sehingga dapat memaksimumkan harga saham.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Biaya Modal Rata-Rata Tertimbang

Menurut Brigham (2014) biaya modal dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Beberapa berada diluar kendali perusahaan, tetapi beberapa faktor yang lain dipengaruhi oleh keputusan-keputusan pendanaan dan investasi perusahaan.

Dua faktor paling penting yang berada diluar kendali langsung perusahaan adalah tingkat bunga dan tarif pajak adalah sebagai berikut:

  1. Tingkat Bunga
    “Jika tingkat bunga dalam perekonomian meningkat, maka biaya utang akan naik karena perusahaan harus membayar pemegang obligasi lebih tinggi ketika melakukan pinjaman. Dalam pembahasan tentang CAPM bahwa tingkat bunga yang lebih tinggi akan meningkatkan biaya ekuitas biasa dan preferen. Selama beberapa tahun terakhir ini inflasi, dan akibatnya tingkat bunga mengalami tren yang menurun. Hal ini telah mengurangi biaya modal bagi seluruh perusahaan, dan mendorong investasi pada perusahaan”.

  2. Tarif Pajak
    “Tarif pajak digunakan dalam perhitungan komponen biaya utang dan memiliki pengaruh penting pada biaya modal. Secara tidak langsung, pajak juga mempengaruhi biaya modal. Misalnya, penurunan tarif pajak atas dividen terhadap tarif pajak atas penghasilan bunga membuat saham relative lebih menarik, dan hal ini menurunkan biaya ekuitas relative dan WACC”.

Weighted Average Cost of Capital (WACC) adalah jumlah biaya dari masing-masing komponen modal, misalnya pinjaman jangka pendek dan, pinjaman jangka panjang ( cost of debt ) serta setoran modal saham ( cost of equity ) yang diberikan bobot sesuai dengan proporsinya dalam struktur modal perusahaan. Dimana pembiayaan total adalah jumlah dari nilai pasar dari utang dan pembiayaan ekuitas.

Hal-hal yang diperlukan dalam menghitung WACC adalah sebagai berikut ;

  • Jumlah utang dalam struktur modal (pada nilai pasar);

  • jumlah ekuitas dalam struktur modal ;

  • biaya utang ;

  • tingkat pajak ;

  • biaya ekuitas.

Pembobotan utang dan ekuitas didasarkan pada nilai pasar bukan nilai buku akuntansi.

image

Keterangan:

image